Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Muhamad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
Halte Transjakarta di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, kini resmi berganti nama menjadi "Halte Setiabudi Integritas". [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • KPK dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan perubahan nama Halte TransJakarta Setiabudi menjadi Halte Setiabudi Integritas pada 21 Juni 2026.
  • Perubahan nama halte tersebut merupakan kolaborasi untuk menciptakan identitas serta mempromosikan nilai antikorupsi kepada masyarakat luas di Jakarta.
  • Ketua KPK Setyo Budiyanto menggagas penamaan tersebut agar halte menjadi simbol memori kolektif yang memengaruhi perilaku positif masyarakat sehari-hari.

Suara.com - Halte TransJakarta di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, kini resmi menyandang nama baru: Halte Setiabudi Integritas. Pergantian nama tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Peresmian dilakukan bersamaan dengan pembukaan kembali Jalan HR Rasuna Said yang telah rampung direnovasi pada Minggu (21/6/2026).

Di balik penamaan tersebut, ternyata ada kisah menarik. Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan, ide itu muncul dari kebiasaannya menggunakan transportasi umum.

Gagasan tersebut lahir ketika Setyo melakukan perjalanan dari Ragunan menuju kawasan Setiabudi dengan menggunakan transportasi publik.

"Kenapa kok Halte Setiabudi itu tidak diberikan nama, sebuah nama yang bisa menampilkan atau identitas ya. Identitas, baik dari provinsi maupun dari KPK," tutur Setyo.

Ketua KPK Setyo Budiyanto. [Suara.com/Adiyoga]
Ketua KPK Setyo Budiyanto. [Suara.com/Adiyoga]

Usulan tersebut kemudian ditindaklanjuti secara resmi. Setyo mengaku meminta jajarannya di KPK untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Gayung pun bersambut. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung disebut merespons positif gagasan tersebut hingga akhirnya nama "Integritas" resmi disematkan pada halte tersebut.

Selain Halte Setiabudi, satu halte lainnya juga turut diberi nama dengan nuansa antikorupsi.

Setyo berharap penamaan halte itu tidak hanya menjadi simbol atau sekadar penanda lokasi, melainkan juga mampu menanamkan nilai integritas kepada masyarakat.

baca juga

"Saya yakin, ini bukan sekadar nama. Halte ini juga bukan sekadar untuk naik turunnya penumpang gitu, bukan sekadar dilewati. Tetapi setidaknya harapan saya dengan sebuah penamaan yang menunjukkan identitas itu bisa menjadi sebuah memori kolektif," kata Setyo.

Menurut dia, sebuah nama memiliki makna yang besar dan dapat memengaruhi cara pandang maupun perilaku masyarakat.

"Kita nggak bisa bilang apalah arti sebuah nama, tapi nama mengandung makna yang sangat luar biasa," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:26 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×