Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump

Pebriansyah Ariefana

Senin, 22 Juni 2026 | 11:39 WIB
Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump
Donald Trump (IG Donald Trump)
baca 10 detik
  • Ancaman militer Donald Trump terhadap Iran memicu ketegangan hebat dalam negosiasi damai di Swiss.

  • Iran membalas gertakan Trump dengan menegaskan kesiapan angkatan bersenjata mereka untuk mengambil tindakan nyata.

  • Masa depan pemulihan jalur perdagangan internasional Selat Hormuz kini terancam akibat retorika kedua pemimpin.

Bagi Iran, penghentian total serangan militer di Lebanon merupakan syarat mutlak yang tidak bisa ditawar dalam kesepakatan ini. Menariknya, Trump sendiri belakangan ini mulai mengkritik keras Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait agresi militer di Lebanon.

"Saya katakan, 'Anda bisa sedikit lebih lembut, Bibi. Anda tidak perlu merobohkan bangunan setiap kali seseorang dari Hizbullah masuk ke dalamnya,'" kritik Trump saat KTT G-7 di Prancis.

Ketika ditanya mengenai sikap AS terhadap sekutunya tersebut, JD Vance memilih memberikan jawaban diplomatis yang aman.

"Saya sebenarnya merasa sangat senang dengan posisi kami di Lebanon saat ini. Masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, tetapi kami akan terus berupaya," jawab Vance singkat.

Krisis multidimensi ini merupakan buntut panjang dari serangan udara gabungan yang diperintahkan oleh Trump dan Netanyahu pada 28 Februari lalu. Operasi militer tersebut menyulut perang terbuka yang dengan cepat merembet ke berbagai negara tetangga di kawasan Timur Tengah.

Dampak nyata dari perang ini sangat mengerikan, dengan korban jiwa di Lebanon yang telah menyentuh angka hampir 3.800 orang. Sementara itu, lembaga Human Rights Activists News Agency mencatat lebih dari 3.600 orang tewas dalam konflik yang melibatkan Iran.

Secara global, blokade Selat Hormuz oleh Iran sempat membuat harga minyak dan gas dunia meroket tajam dan mengguncang ekonomi internasional. Berdasarkan draf MoU terbaru, Iran sebenarnya berkomitmen menjamin keamanan kapal komersial selama masa transisi 60 hari sembari menggodok aturan maritim baru bersama Oman.

Namun, eskalasi kembali pecah saat Iran mengumumkan penutupan kembali selat tersebut sebagai respons atas serangan udara Israel di Lebanon. Meskipun klaim penutupan ini sempat dibantah oleh Komando Pusat AS yang menyebut aktivitas pelayaran komersial justru meningkat di wilayah tersebut.

Di sisi lain, nota kesepahaman ini juga mengatur komitmen Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir serta pemusnahan cadangan uranium yang diawasi ketat oleh IAEA. Sebagai imbalannya, Amerika Serikat berjanji untuk mencabut sanksi ekonomi berat yang selama ini mencekik perekonomian Iran.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80

Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:22 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:14 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari

Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 04:13 WIB

Terkini

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Spesial untuk Pendidikan Anak di Sequoia School

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Spesial untuk Pendidikan Anak di Sequoia School

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 16:07 WIB

Janjikan Jalur Khusus Masuk Kejaksaan, Oknum Advokat di Surabaya Gasak Duit Korban Rp520 Juta

Janjikan Jalur Khusus Masuk Kejaksaan, Oknum Advokat di Surabaya Gasak Duit Korban Rp520 Juta

Jatim | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Pimpinan DPR Serahkan Kasus Penyadapan Ilegal ke Polri, Komisi III Diminta Pantau Berkala

Pimpinan DPR Serahkan Kasus Penyadapan Ilegal ke Polri, Komisi III Diminta Pantau Berkala

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Stargazer Cartenz Jadi Tulang Punggung Penjualan Hyundai 2026

Stargazer Cartenz Jadi Tulang Punggung Penjualan Hyundai 2026

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Ada Demo di Mabes Polri, 5 Rute Transjakarta Terdampak

Ada Demo di Mabes Polri, 5 Rute Transjakarta Terdampak

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:04 WIB

Besok, Sehari di Backyard: Seru-Seruan Menikmati Akhir Pekan di Halaman Belakang Sekolah

Besok, Sehari di Backyard: Seru-Seruan Menikmati Akhir Pekan di Halaman Belakang Sekolah

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 16:03 WIB

Bertambah! 18 Penerbangan di Eropa Diteror Ancaman Bom, Jet Tempur Dikerahkan

Bertambah! 18 Penerbangan di Eropa Diteror Ancaman Bom, Jet Tempur Dikerahkan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:03 WIB

Status Istri Siri Bukan Alasan! Publik Diminta Tak Hakimi Korban Pembunuhan di Madiun

Status Istri Siri Bukan Alasan! Publik Diminta Tak Hakimi Korban Pembunuhan di Madiun

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:02 WIB

Ketika Statistik Terlihat Indah, Benarkah Pengangguran Kita Berkurang?

Ketika Statistik Terlihat Indah, Benarkah Pengangguran Kita Berkurang?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 16:00 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Prabowo Mengarah ke Makar

Kepala BIN Sebut Penyadapan Prabowo Mengarah ke Makar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:59 WIB

×