Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 22 Juni 2026 | 14:07 WIB
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Muhammad Qodari menyebut tidak ada ruang negosiasi untuk menghentikan program MBG [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/app/tom]
baca 10 detik
  • Ridho Al-Hamdi menilai pernyataan Muhammad Qodari terkait program Makan Bergizi Gratis berpotensi memicu gelombang protes masyarakat yang lebih besar.
  • Penolakan ruang dialog terhadap penggunaan anggaran negara tersebut mencerminkan sikap pemerintah yang dianggap tidak demokratis dan anti-kritik.
  • Pemerintah didesak segera mengevaluasi serta memperbaiki mekanisme pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis melalui keterlibatan para ahli dan masyarakat.

Suara.com - Guru Besar Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ridho Al-Hamdi, menilai pernyataan Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Muhammad Qodari yang menyebut tidak ada ruang negosiasi untuk menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi memicu gelombang protes yang lebih besar di masyarakat.

"Iya sangat mungkin akan terjadi protes yang lebih besar di kalangan publik, kan? Pasti," kata Ridho saat dihubungi, Suara.com, Senin (22/6/2026).

Menurut Ridho, sikap yang menutup ruang dialog terhadap sebuah kebijakan publik justru dapat meningkatkan kekecewaan masyarakat. 

Terlebih, MBG merupakan program yang menggunakan anggaran negara. Sehingga publik berhak mengawasi, mengkritik, bahkan menggugat pelaksanaannya.

Ia menegaskan bahwa kebijakan publik tidak bisa diposisikan sebagai sesuatu yang kebal terhadap kritik hanya karena menjadi janji politik presiden. Sebab, dana yang digunakan untuk menjalankan program tersebut berasal dari uang rakyat dan sumber daya alam milik negara.

"Karena ini urusan publik, maka sah-sah saja rakyat untuk melakukan tuntutan, bahkan bisa meminta untuk membatalkan," tegasnya.

Pernyataan dari Qodari yang tidak memberikan ruang negosiasi menunjukkan praktik pemerintahan yang tidak menghargai pendapat masyarakat. Menurut dia, pemerintah semestinya membuka ruang diskusi dan menerima masukan dari berbagai kelompok yang mengkritisi program MBG.

"Ini menjadi cermin pemerintahan Prabowo ini pemerintahan yang otoriter, pemerintahan yang tidak demokratis dan tidak menghargai pendapat rakyat," ujarnya.

Ia turut mengkritik peran Bakom yang seharusnya berfungsi sebagai penghubung komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Namun, respons yang muncul justru terkesan defensif dan menutup ruang demokrasi.

baca juga

"Bakom itu bukan jadi badan komunikasi yang baik, gitu ya, tapi malah menjadi badan buzzer, buzzer pemerintah... tidak ada ruang demokrasi dan ini menjadi anti-demokrasi karena tidak ada ruang negosiasi," ucapnya.

Lebih lanjut, Ridho meminta pemerintah memanfaatkan berbagai kritik dan hasil riset mengenai MBG sebagai bahan evaluasi. 

Jika pemerintah tetap menjalankan program tersebut, maka mekanisme pelaksanaannya perlu dibenahi. Termasuk dengan melibatkan para ahli dan kelompok yang selama ini memberikan masukan

"Jangan semuanya karena melibatkan partai politik, melibatkan TNI, kemudian tidak ada ruang negosiasi. Ini yang salah dari kebijakannya Prabowo," tandasnya.

"Kalaupun tidak ada ruang negosiasi, ya tolong dong diperbaiki mekanisme pelaksanaan MBG karena memang dari berbagai riset, dari berbagai kritik data yang diberikan, MBG ini tidak ada yang beres sama sekali pelaksanaannya," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:50 WIB

DPR Jawab Tudingan Celios: MBG Bukan Gimmick, Hasilnya Terlihat 3 Tahun Lagi

DPR Jawab Tudingan Celios: MBG Bukan Gimmick, Hasilnya Terlihat 3 Tahun Lagi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:41 WIB

MBG Diperdebatkan, Siapa yang Paling Berkepentingan Program Ini Terus Jalan?

MBG Diperdebatkan, Siapa yang Paling Berkepentingan Program Ini Terus Jalan?

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:47 WIB

Terkini

12 Cara Cepat Mendinginkan HP Panas Agar Tak Sampai Meledak

12 Cara Cepat Mendinginkan HP Panas Agar Tak Sampai Meledak

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 16:05 WIB

Pemilik Restoran Bongkar Sogok Polisi Rp1,75 Miliar Demi Bisnis Esek-esek Tak Diganggu

Pemilik Restoran Bongkar Sogok Polisi Rp1,75 Miliar Demi Bisnis Esek-esek Tak Diganggu

News | Senin, 21 September 2026 | 16:05 WIB

7 Makanan-Minuman yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur, Bisa Bikin Susah Terlelap

7 Makanan-Minuman yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur, Bisa Bikin Susah Terlelap

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 16:05 WIB

Sinyal Peluncuran Yamaha NMAX Turbo Facelift Menguat untuk Model 2027

Sinyal Peluncuran Yamaha NMAX Turbo Facelift Menguat untuk Model 2027

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 16:05 WIB

3 Pilihan Kompor Tanam Rinnai Paling Murah untuk Dapur Sempit

3 Pilihan Kompor Tanam Rinnai Paling Murah untuk Dapur Sempit

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 16:05 WIB

20 Webtoon Masuk Finalis World Webtoon Awards 2026, Voting Pembaca Dibuka

20 Webtoon Masuk Finalis World Webtoon Awards 2026, Voting Pembaca Dibuka

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 16:00 WIB

Shayne Pattynama Dipanggil Bela Timnas Indonesia, Siapa yang Dicoret John Herdman?

Shayne Pattynama Dipanggil Bela Timnas Indonesia, Siapa yang Dicoret John Herdman?

Bola | Senin, 21 September 2026 | 15:59 WIB

Ini Alasan Laura Moane Pilih The Doll Ghawiah Jadi Debut Horornya yang Penuh Darah

Ini Alasan Laura Moane Pilih The Doll Ghawiah Jadi Debut Horornya yang Penuh Darah

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 15:59 WIB

Mobil Mercedes-Benz Milik Vinna Ledy Anggraheni Kembali Disita KPK! Diduga Pemberian Pengusaha

Mobil Mercedes-Benz Milik Vinna Ledy Anggraheni Kembali Disita KPK! Diduga Pemberian Pengusaha

News | Senin, 21 September 2026 | 15:56 WIB

Tong Kalap, Tong Nyesa: Siasat Kafe di Bandung Kurangi Limbah Makanan

Tong Kalap, Tong Nyesa: Siasat Kafe di Bandung Kurangi Limbah Makanan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:55 WIB

×