Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Muhamad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
Ilustrasi pengunjung di Pantai Lagoon Ancol, Jakarta. [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym]
baca 10 detik
  • Direktur Utama Ancol Syahmudrian Lubis mengkaji rencana perubahan sistem tarif masuk kawasan Ancol dengan mengganti biaya per orang menjadi tarif parkir.
  • Penerapan konsep dua zona akan memisahkan pintu masuk bagi pengunjung wahana berbayar dan pengunjung yang hanya menikmati kawasan rekreasi ringan.
  • Manajemen Ancol sedang meninjau kebijakan tersebut di Jakarta agar dapat segera diterapkan sebagai pola akses baru bagi seluruh pengunjung.

Suara.com - PT Pembangunan Jaya Ancol tengah mengkaji perubahan besar dalam sistem tarif masuk kawasan wisata Ancol. Skema yang sedang disiapkan adalah penghapusan biaya per orang di area tertentu, yang nantinya akan digantikan dengan sistem tarif parkir.

Rencana tersebut disampaikan Direktur Utama Ancol, Syahmudrian Lubis, di Jakarta International Stadium, Senin (22/6/2026).

Ia menjelaskan, ke depan Ancol akan menerapkan konsep dua zona dengan pintu masuk berbeda.

Saat ini, pengunjung dikenai tarif flat per kendaraan, ditambah Rp35 ribu per orang untuk masuk ke kawasan Ancol. Namun pola tersebut akan diubah agar lebih fleksibel bagi pengunjung yang hanya ingin menikmati kawasan tanpa masuk ke wahana berbayar.

“Nanti ada dua pintu. Ada pintu yang berbayar khusus langsung masuk ke wahana, ada juga nanti pintu yang orang-orang yang nggak berbayar, hanya kami kenakan parkir aja,” papar Syahmudrian.

Ilustrasi harga tiket gondola ancol. (dok. Ancol.com)
Wahana gondola ancol. (dok. Ancol.com)

Melalui konsep “special zone”, pengunjung yang hanya datang untuk rekreasi ringan di kawasan Ancol tidak lagi dikenai tiket per orang.

“Ada special zone, di mana itu nanti akan dilakukan pemberlakuan untuk parkir saja. Orang-orangnya udah nggak dikenai lagi untuk masuk ke sana,” terang Syahmudrian.

Sementara itu, tarif masuk tetap berlaku bagi pengunjung yang ingin mengakses wahana, mengikuti skema yang selama ini berjalan.

Meski masih dalam tahap kajian, manajemen Ancol berharap skema baru ini dapat segera diterapkan.

baca juga

“Ini lagi kami review, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa,” ucap Syahmudrian.

Saat ini, pembebasan tarif masuk Ancol hanya diberlakukan pada momen tertentu, termasuk peringatan HUT DKI Jakarta ke-499 hari ini serta rencana pada 27 dan 28 Juni mendatang.

“Jadi masih untuk occasion-occasion tertentu, seperti hari ini. Kami juga bebaskan semua visitor yang akan datang ke Ancol tanggal 27 dan 28,” pungkas Syahmudrian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Kado HUT Jakarta ke-499, Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi!

Kado HUT Jakarta ke-499, Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 16:42 WIB

Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'

Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:53 WIB

Terkini

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB

OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD

OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:08 WIB