Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Selasa, 23 Juni 2026 | 13:34 WIB
Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang
Ilustrasi bom molotov. [Suara.com/Polda Metro Jaya]
baca 10 detik
  • Insiden pelemparan bom molotov terjadi di Jalan Mandiri II, Koja, Jakarta Utara, pada Senin, 22 Juni 2026.
  • Seorang pengendara motor menjadi korban saat melintas, menyebabkan bagian dashboard kendaraannya terbakar akibat lemparan bom tersebut.
  • Polisi sedang menyelidiki empat terduga pelaku berdasarkan rekaman CCTV serta mengumpulkan bukti pecahan botol di lokasi kejadian.

Suara.com - Polisi masih menyelidiki kasus pelemparan bom molotov yang terjadi di Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, pada Senin (22/6/2026).

Akibat insiden tersebut, seorang perempuan yang sedang melintas menggunakan sepeda motor menjadi korban. Bagian dashboard sepeda motor yang dikendarainya terbakar setelah terkena dampak lemparan bom molotov.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi menjelaskan, korban saat itu sedang dalam perjalanan menuju pasar.

“Saat kejadian, korban seorang perempuan sedang melintas menggunakan sepeda motor menuju pasar, kemudian terkena dampak pelemparan tersebut hingga bagian dashboard sepeda motornya terbakar,” kata Budi, Selasa (23/6/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan rekaman CCTV di lokasi, pelaku pelemparan diduga berjumlah empat orang. Saat ini, polisi masih mengumpulkan bukti dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas para pelaku.

“Dari rekaman CCTV, pelaku diduga berjumlah sekitar empat orang. Polsek Koja telah melakukan cek TKP, mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV dan pecahan botol molotov, serta mengarahkan korban membuat laporan polisi,” ujarnya.

Budi menambahkan, hingga kini polisi masih melakukan identifikasi terhadap para pelaku sekaligus mendalami motif di balik aksi teror tersebut.

“Saat ini perkara masih dalam proses penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku, termasuk mendalami motif kejadian,” pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob

Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:40 WIB

Siasat Licik Komplotan Copet di PRJ: Kepung Korban Lengah, Kini Jadi Buruan Polisi

Siasat Licik Komplotan Copet di PRJ: Kepung Korban Lengah, Kini Jadi Buruan Polisi

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:53 WIB

Terkini

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:10 WIB

Biaya Hidup Meningkat, Kesehatan Keuangan Anak Muda Turun

Biaya Hidup Meningkat, Kesehatan Keuangan Anak Muda Turun

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:10 WIB

Banjir Bandang Terjang Kompleks Pemkab Solok! Kantor PUPR hingga DPRD Terdampak Parah

Banjir Bandang Terjang Kompleks Pemkab Solok! Kantor PUPR hingga DPRD Terdampak Parah

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:03 WIB

Skandal Korupsi Masjid Agung Mesuji dan Kredit Fiktif Rp6,7 Miliar Dibongkar Polda Lampung

Skandal Korupsi Masjid Agung Mesuji dan Kredit Fiktif Rp6,7 Miliar Dibongkar Polda Lampung

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 07:58 WIB

Cara Menghilangkan Noda Minyak di Baju, Bisa Pakai Bahan di Rumah

Cara Menghilangkan Noda Minyak di Baju, Bisa Pakai Bahan di Rumah

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 07:55 WIB

KPR Fiktif Disorot OJK, Pengawasan Penyaluran Kredit Jadi Perhatian

KPR Fiktif Disorot OJK, Pengawasan Penyaluran Kredit Jadi Perhatian

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 07:54 WIB

Lolos dari Maut Masalembo: Kisah Koki KM Virgo Bertahan 9 Jam Sambil Menelan Air Laut Campur Solar

Lolos dari Maut Masalembo: Kisah Koki KM Virgo Bertahan 9 Jam Sambil Menelan Air Laut Campur Solar

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 07:50 WIB

Perkuat Layanan BNPL Digital, Indodana Finance Dapat Pendanaan Rp700 Miliar

Perkuat Layanan BNPL Digital, Indodana Finance Dapat Pendanaan Rp700 Miliar

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 07:47 WIB

Heboh Isu Larangan Memakai Jilbab Saat Wawancara Magang di Solo Safari, PKS Turun Langsung

Heboh Isu Larangan Memakai Jilbab Saat Wawancara Magang di Solo Safari, PKS Turun Langsung

Surakarta | Selasa, 22 September 2026 | 07:47 WIB

Daftar 3 Media Gugat Donald Trump karena Dilarang Liputan di Gedung Putih

Daftar 3 Media Gugat Donald Trump karena Dilarang Liputan di Gedung Putih

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:46 WIB

×