Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

Muhamad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:39 WIB
Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Suara.com/Fajar Ramadhan)
baca 10 detik
  • Menkes Budi Gunadi Sadikin berkomitmen menjamin perlindungan hukum, keamanan, serta jaminan sosial bagi seluruh tenaga medis Indonesia.
  • Pemerintah menyediakan kanal pengaduan dan regulasi ketat untuk menindak tegas kasus perundungan yang dilakukan oleh rekan sejawat.
  • Kemenkes menyalurkan insentif bulanan serta beasiswa bagi tenaga medis untuk mendukung pemerataan distribusi dokter di seluruh pelosok daerah.

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan komitmen pemerintah dalam menjamin perlindungan hukum, keamanan, serta kesejahteraan tenaga medis dan tenaga kesehatan (nakes) di seluruh Indonesia.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Dalam paparannya, Budi menyoroti pentingnya jaminan sosial bagi para pejuang kesehatan, termasuk mereka yang masih berstatus magang atau internship.

"Kita memberikan jaminan sosial, setidaknya BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan kita cover. Ini termasuk dokter-dokter internship. Walaupun mereka masih magang, semuanya kita tanggung," ujar Budi.

Selain jaminan sosial, Kemenkes juga telah membuka kanal pengaduan bagi nakes yang mengalami tekanan atau kekerasan fisik, baik dari pasien, orang asing, maupun rekan sejawat.

Berdasarkan data yang masuk, ia mengungkapkan temuan mengejutkan terkait praktik perundungan di lingkungan medis.

"Dari data yang kita terima, paling banyak adalah bullying (perundungan) dari senior atau teman sejawat. Ini sudah kita antisipasi dengan revisi Undang-Undang, PP, hingga Permenkes untuk memastikan proteksi hukum bagi tenaga medis benar-benar berjalan," tegasnya.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan adanya ketimpangan pendapatan yang sangat mencolok di kalangan tenaga medis di Indonesia saat rapat bersama  Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan adanya ketimpangan pendapatan yang sangat mencolok di kalangan tenaga medis di Indonesia saat rapat bersama Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Terkait kesejahteraan ekonomi, Menkes melaporkan bahwa pemerintah telah berhasil menyalurkan insentif sebesar Rp30 juta per bulan bagi 1.370 dokter spesialis.

Kekinian, Kemenkes tengah mengkaji pemberian insentif serupa bagi dokter umum dan dokter gigi yang bertugas di Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK).

baca juga

Pemerintah juga memberikan insentif penugasan khusus untuk memperbaiki keseimbangan remunerasi antara nakes di kota besar dengan daerah tertinggal.

"Kami juga memberikan beasiswa dan fellowship afirmasi, termasuk hospital-based, khusus untuk dokter-dokter dari daerah kurang mampu. Tujuannya agar beban kerja tidak timpang. Di Jakarta dokter cukup, tapi di daerah seperti Mamberamo, satu dokter bisa melayani 1.000 hingga 2.000 pasien karena kurangnya tenaga," jelas Menkes.

Budi mengungkapkan bahwa Kemenkes telah menyusun peta jalan atau roadmap komprehensif yang mencakup empat aspek utama di antaranya; roadmap jumlah untuk memaswtikan ketersediaan nakes sesuai kebutuhan nasional; roadmap perlindungan untuk menjamin keamanan nakes dari kekerasan dan perundungan; roadmap remunerasi untuk mengatur pemerataan penghasilan agar lebih adil; dan roadmap karier guna memperbaiki jenjang karier dan keseimbangan antara layanan primer dan sekunder.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir

Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:24 WIB

Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya

Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:18 WIB

Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit

Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:25 WIB

Terkini

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

×