Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:25 WIB
Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?
Siswa makan bersama saat uji coba pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara prasmanan di MIN 2 Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (2/4/2026). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/rwa]
baca 10 detik
  • Wahyudi Kumorotomo menyoroti implementasi Program Makan Bergizi Gratis yang dinilai kurang tepat sasaran karena diberikan kepada seluruh siswa.
  • Desain program yang tidak fokus pada daerah stunting berisiko menyebabkan pemborosan anggaran negara dalam skala yang sangat besar.
  • Pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dan transparansi anggaran guna memastikan efektivitas pemenuhan gizi anak sekolah.

Suara.com - Guru Besar Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik (MKP) Fisipol UGM, Wahyudi Kumorotomo, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang kembali menyinggung pihak-pihak yang menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu dilihat secara lebih substansial.

Menurutnya, kepedulian terhadap anak-anak yang masih mengalami kelaparan dan kekurangan gizi memang patut didukung. Namun implementasi program harus benar-benar menyasar kelompok yang membutuhkan.

"Pernyataan Presiden itu betul bahwa kita perlu memastikan semua orang itu tidak kelaparan," kata Wahyudi kepada Suara.com, Kamis (25/6/2026).

Disampaikan Wahyudi, persoalan utama bukan pada tujuan program, melainkan pada desain pelaksanaannya.

Ia menilai MBG saat ini diterapkan secara menyeluruh kepada seluruh siswa tanpa membedakan kondisi ekonomi maupun status gizi penerimanya.

Akibatnya, anggaran besar yang digelontorkan berisiko tidak efektif dalam menyelesaikan persoalan kelaparan dan stunting.

"Tapi persoalannya adalah bahwa MBG itu didesain dengan cara across the board, artinya semua anak-anak sekolah, baik yang kelaparan atau tidak, itu mendapatkan MBG," ujarnya.

Ia mencontohkan data yang menunjukkan distribusi fasilitas pendukung program belum sepenuhnya sejalan dengan daerah yang memiliki tingkat stunting tinggi.

Menurutnya, apabila tujuan utama MBG adalah meningkatkan status gizi dan menekan angka stunting, maka pemerintah semestinya memusatkan perhatian pada wilayah-wilayah yang paling membutuhkan intervensi.

baca juga

"Kalau yang kita maksudkan tujuan MBG itu untuk meningkatkan status gizi anak sekaligus membuat supaya anak-anak stunting itu tidak ada lagi, ya marilah kita pusatkan perhatian pada daerah-daerah yang memang banyak anak-anak stunting," tandasnya.

Selain soal ketepatan sasaran, Wahyudi turut menyoroti besarnya anggaran yang digunakan untuk program tersebut. Ia mempertanyakan efektivitas penggunaan dana yang mencapai triliunan rupiah setiap hari.

Belum lagi jika kemudian masih ditemukan makanan yang tidak layak dikonsumsi, kualitas makanan yang dipersoalkan, hingga kasus gangguan kesehatan yang muncul di sejumlah daerah.

"Sekali lagi pertanyaannya, apakah memang betul kita membantu anak-anak lapar dengan MBG? Kalau tidak, berarti ini memang kita harus evaluasi secara mendasar," tandasnya.

Wahyudi menilai pemerintah perlu lebih serius mengevaluasi struktur belanja dalam program MBG. Menurutnya, sebagian anggaran justru banyak terserap untuk pengadaan sarana dan prasarana.

Sementara manfaat langsung bagi pemenuhan gizi anak belum sepenuhnya terlihat secara optimal. Ia mengingatkan agar pemerintah memastikan program tersebut bebas dari konflik kepentingan, kebocoran anggaran, maupun praktik korupsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya

Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:21 WIB

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:43 WIB

Mahasiswa Demo Atas Nama Rakyat: Tapi Rakyat yang Mana?

Mahasiswa Demo Atas Nama Rakyat: Tapi Rakyat yang Mana?

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:38 WIB

Pilih Soroti MBG dan KDMP, Tiyo Ardianto Tak Ambil Pusing Temuan Alat Pelacak

Pilih Soroti MBG dan KDMP, Tiyo Ardianto Tak Ambil Pusing Temuan Alat Pelacak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:05 WIB

Mengapa Gaji Guru Sangat Kecil?

Mengapa Gaji Guru Sangat Kecil?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:32 WIB

Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya

Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:37 WIB

Menggugat Orkestrasi Dukungan MBG: Gerakan Murni atau Pertunjukan Politik?

Menggugat Orkestrasi Dukungan MBG: Gerakan Murni atau Pertunjukan Politik?

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

News | Jum'at, 25 September 2026 | 06:45 WIB

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 06:30 WIB

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 06:15 WIB

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 06:00 WIB

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

×