Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
Silaturahmi Nasional (Silatnas) SP2MI 2026 di Gedung Sasonobudoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (25/6/2026).(Dok: Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak Serikat Penggerak Pendidikan Masyarakat Indonesia (SP2MI) mengambil peran dalam menjangkau anak-anak yang belum sekolah, putus sekolah, maupun berisiko putus sekolah untuk memperoleh akses pendidikan yang layak, termasuk melalui program Sekolah Rakyat.

Ajakan tersebut disampaikan Gus Ipul saat menjadi keynote speaker dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) SP2MI 2026 di Gedung Sasonobudoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (25/6/2026).

"Pada kesempatan yang baik ini saya mengundang Bapak-Ibu sekalian untuk ikut terlibat dalam pemutakiran data. Jika ada peserta didik yang Bapak-Ibu sekalian temukan belum masuk data, nanti bisa dibantu untuk dilakukan pemutahkiran lewat saluran-saluran yang sudah kami buat,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul saat menjadi keynote speaker dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) SP2MI 2026 di Gedung Sasonobudoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (25/6/2026). (Dok: Kemensos)
Gus Ipul saat menjadi keynote speaker dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) SP2MI 2026 di Gedung Sasonobudoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (25/6/2026). (Dok: Kemensos)

Sebelumnya, kehadiran Gus Ipul di lokasi acara disambut Ketua Umum SP2MI Amirudin beserta jajaran pengurus dan Plt. Direktur Operasi TMII Dede Noviardi. Kegiatan tersebut diikuti anggota SP2MI dari berbagai daerah di Indonesia, pengelola PKBM, TBM, dan PAUD swadaya dari 12 provinsi, akademisi, serta mitra pemerintah yang bergerak di bidang pendidikan masyarakat.

Ketua Umum SP2MI Amirudin menegaskan SP2MI memiliki kesamaan misi dengan Kemensos karena selama ini juga aktif mendampingi kelompok masyarakat yang belum memperoleh akses pendidikan secara optimal.

“SP2MI sudah menjadi mitra pemerintah dan harapan kita, kita fokus di bidang keterampilan dan pemberdayaan masyarakat di PKBM. Nah sekiranya Kementerian Sosial berkenan mengundang kita untuk menjadi mitra kemitraan untuk keterampilan dan pemberdayaan anak-anak kita,” ujar Amirudin.

Ia menjelaskan bahwa anggota SP2MI berasal dari berbagai daerah dan banyak bergerak di pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C, sehingga memiliki pengalaman langsung menjangkau anak-anak yang berada di luar sistem pendidikan formal.

Di hadapan para penggerak pendidikan masyarakat tersebut, Gus Ipul menyampaikan apresiasi atas kontribusi mendampingi anak-anak yang belum mendapat kesempatan mengenyam pendidikan.

“Berbahagia saya hari ini bisa berada di tengah-tengah para pejuang pendidikan Indonesia. Relawan-relawan yang memilih jalan hidup untuk membantu, menyisir anak-anak usia sekolah yang tidak sekolah, belum sekolah, putus sekolah,” kata Gus Ipul.

baca juga

Persoalan anak tidak sekolah masih menjadi tantangan besar yang harus diselesaikan secara bersama-sama menurut Gus Ipul. Data menunjukkan masih terdapat lebih dari empat juta anak usia sekolah yang tidak berada di bangku pendidikan.

“Sementara data menunjukkan, 4 juta lebih anak-anak usia sekolah yang tidak sekolah, belum sekolah, putus sekolah, dan potensi putus sekolah. Ini adalah pekerjaan rumah kita semua dan Bapak-Ibu sekalian telah memilih untuk bisa membantu mereka-mereka itu,” ujarnya.

Gus Ipul menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan tiga mandat strategis kepada Kementerian Sosial, yakni pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Menurutnya, seluruh program tersebut harus diawali dengan data yang akurat agar intervensi pemerintah benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak menggunakan mekanisme pendaftaran seperti sekolah pada umumnya. Program tersebut justru mengedepankan pendekatan penjangkauan kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Sekolah rakyat tidak membuka pendaftaran. Sekolah rakyat itu melakukan penjangkauan. Kita tidak membuka pendaftaran tapi kita melakukan penjangkauan kepada mereka-mereka yang berada di Desil 1 dan 2. Keluarga-keluarga yang paling miskin,” ujarnya.

Karena itu, Gus Ipul menilai keberadaan SP2MI dan jaringan lembaga pendidikan masyarakat memiliki posisi strategis untuk membantu menemukan sekaligus mendampingi calon siswa Sekolah Rakyat di berbagai daerah.

Ia berharap sinergi antara Kemensos dan SP2MI dapat diperkuat melalui kolaborasi dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Kami punya pendamping PKH di seluruh Indonesia, ada 30 ribu lebih yang mungkin sebagian sudah bersentuhan dengan Bapak-Ibu sekalian. Saya ingin ke depan ini Pak Amirudin, teman-teman bisa bekerjasama dengan teman-teman pendamping pihak PKH kami di berbagai tempat,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Kemensos dan SP2MI dalam mendukung pelaksanaan Sekolah Rakyat maupun penanganan anak tidak sekolah melalui berbagai program pendidikan masyarakat.

Gus Ipul dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) SP2MI 2026 di Gedung Sasonobudoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (25/6/2026).(Dok: Kemensos)
Gus Ipul dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) SP2MI 2026 di Gedung Sasonobudoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (25/6/2026).(Dok: Kemensos)

“Saya cukup berharap kita bisa kerja sama nanti Pak Amirudin bisa kerja sama dengan tim Kemensos yang urusi sekolah rakyat. Nanti kita cari cara apa saja yang bisa membantu. Setelah itu saya nanti akan sampaikan ke Abdul Mu’ti Mendikdasmen kira-kira program apa saja yang juga kita bisa sinergikan,” kata Gus Ipul.

Di penghujung kegiatan, Ketua Umum SP2MI Amirudin menyerahkan pin kartu peserta istimewa SP2MI kepada Gus Ipul. Suasana semakin meriah saat Gus Ipul bersama ratusan peserta secara serentak menyerukan tiga kunci utama Sekolah Rakyat, yakni “Menjangkau yang Tidak Terjangkau, Memungkinkan yang Tidak Mungkin, dan Memuliakan Wong Cilik.” ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026

Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:05 WIB

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Perkuat Pemberdayaan Desa dan Lulusan Sekolah Rakyat

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Perkuat Pemberdayaan Desa dan Lulusan Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:34 WIB

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:35 WIB

Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat

Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:54 WIB

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:12 WIB

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB

Terkini

Guruh Soekarnoputra Akan Dikebumikan di Samping Makam Fatmawati

Guruh Soekarnoputra Akan Dikebumikan di Samping Makam Fatmawati

News | Sabtu, 26 September 2026 | 09:06 WIB

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 09:00 WIB

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:43 WIB

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 08:39 WIB

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:38 WIB

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura Tanpa Pemain Lokal, John Herdman Beri Jawaban Tegas

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura Tanpa Pemain Lokal, John Herdman Beri Jawaban Tegas

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 08:28 WIB

×