Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat

Fabiola Febrinastri

Rabu, 24 Juni 2026 | 15:54 WIB
Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat
Risky dan kegiatannya menjual ikan, sebelum akhirnya masuk Sekolah Rakyat. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Setahun lalu, Muhammad Risky Pratama (12) menghabiskan hari-harinya dengan mengayuh sepeda puluhan kilometer untuk menjajakan ikan segar hasil tangkapan laut di kawasan Bagan Deli, Kota Medan, demi membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Kini, hidupnya berubah drastis. Melalui Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 2 Medan, Risky tak hanya mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga menemukan harapan baru untuk mewujudkan mimpi dan cita-citanya.

“Kadang (sehari) Rp30 ribu dapatnya, paling banyak dikasih Rp90 ribu, kalau habis semua (ikannya),” kata Risky saat menceritakan pengalamannya berjualan ikan di Medan, Sumatera Utara, Selasa (23/6/2026).

Risky datang dari keluarga sederhana. Sejak kelas 4 SD, anak sulung dari empat bersaudara ini dirawat oleh kakeknya yang bernama Salamuddin dan neneknya Masitah. Lantaran sang ibu merantau bekerja ke luar daerah, sedangkan ayahnya sudah berkeluarga lagi dan tinggal cukup jauh, sehingga jarang bertemu dengan Risky.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, keluarga ini bergantung pada penghasilan sang kakek yang mencari kerang di laut. Penghasilannya tidak menentu, sekitar Rp30 ribu sampai Rp50 ribu sehari, tergantung cuaca saat melaut.

Dengan penghasilan tersebut, kakek Salamuddin kesulitan memenuhi kebutuhan 13 anggota keluarga yang menjadi tanggungannya, termasuk untuk biaya sekolah Risky.

Karena itu, sejak kelas 6 SD, Risky membantu berjualan ikan untuk mencari penghasilan tambahan. Dia mengaku berjualan ikan atas keinginan sendiri.

“Hasil jualan dibagi nenek, habis itu nenek beli beras dan pempers adek,” ujar Risky.

Sekolah Rakyat Tumbuhkan Asa
Sekolah Rakyat tidak hanya membawa perubahan bagi kehidupan Risky, namun juga menjadi secercah harapan bagi sang kakek dan nenek yang berharap cucunya dapat memperoleh lingkungan yang lebih baik untuk mengenyam pendidikan.

baca juga

Masitah (55) mengaku sangat bersyukur dengan hadirnya program Sekolah Rakyat gagasan Presiden Prabowo Subianto. Karena tanpanya, Risky mungkin tidak akan mampu melanjutkan pendidikan.

“Dulu saya menangis, kenapa? Karena saya tak akan mampu menyekolahkan dia (Risky). Karena dia bilang, cita-cita awak ini nek, apa bisa awak sekolah, nah itu saya menangis memang. Tapi kalau sekarang ini saya menangis, tapi menangis bahagia,” kata Masitah dengan suara bergetar dan meneteskan air mata haru.

Lebih jauh, Masitah menjelaskan semenjak menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat, banyak perubahan yang dia lihat dari Risky, mulai dari kemandirian, kepercayaan diri, hingga lebih rajin beribadah.

“Bukan lagi ada perubahan, jauh kali, bilangkan jauh kali lah. Perhatiannya kalau pulang jauh lah dia, tidak sebelumnya dulu mau melalak (keluyuran), kalau sekarang melalak arahnya ke musala sana atau masjid,” ujarnya.

Sementara itu, sang kakek Salamuddin (63) mengungkapkan bahwa Risky merupakan pribadi yang penuh inisiatif. Dia berjualan ikan memang atas keinginanan sendiri, tanpa paksaan. Namun Salamuddin menilai, Risky tetap harus melanjutkan sekolahnya.

“Kalau penghasilan lumayan juga, cuma kan kita kan sayang sekolahnya, nggak bisa sekolah itu aja, maka kami kerahkan ini supaya kami semangatkan dia untuk sekolah, ini supaya dia terdidik, menjadi orang,” ungkap Salamuddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:44 WIB

Kemensos Terima Hibah Lahan 6,3 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat di Tangerang

Kemensos Terima Hibah Lahan 6,3 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat di Tangerang

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:52 WIB

Kemensos-PKP Terjun ke Pasuruan untuk Cek Rumah Orangtua Siswa Sekolah Rakyat Tak Layak Huni

Kemensos-PKP Terjun ke Pasuruan untuk Cek Rumah Orangtua Siswa Sekolah Rakyat Tak Layak Huni

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:30 WIB

Sekolah Rakyat Siap Beroperasi, Kemensos Hadapi Krisis Tenaga Pendidik

Sekolah Rakyat Siap Beroperasi, Kemensos Hadapi Krisis Tenaga Pendidik

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:16 WIB

Terkini

Hari Tani Nasional, Energi Terbarukan Jadi Penggerak Pangan dan Kemandirian Petani

Hari Tani Nasional, Energi Terbarukan Jadi Penggerak Pangan dan Kemandirian Petani

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:11 WIB

Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dan Pertanyaan tentang Pilihan Rakyat

Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dan Pertanyaan tentang Pilihan Rakyat

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 11:10 WIB

Iran Patok Syarat Tinggi untuk Buka Kembali Negosiasi dengan Amerika Serikat, Apa Saja?

Iran Patok Syarat Tinggi untuk Buka Kembali Negosiasi dengan Amerika Serikat, Apa Saja?

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:05 WIB

6 Tempat Romantis di Solo Raya Pas Banget Untuk Ngedate Estetik

6 Tempat Romantis di Solo Raya Pas Banget Untuk Ngedate Estetik

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 11:03 WIB

Mengenal 3 Tingkatan GERD, Mulai dari Gejala Ringan hingga Terapi Obat P-CAB

Mengenal 3 Tingkatan GERD, Mulai dari Gejala Ringan hingga Terapi Obat P-CAB

Health | Kamis, 24 September 2026 | 11:03 WIB

Ulasan Almond: Belajar Memahami Emosi dan Manusia

Ulasan Almond: Belajar Memahami Emosi dan Manusia

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 11:00 WIB

Titik Aksi Buruh Disepakati di Depan UOB Plaza Dukuh Atas, Setelah Orasi Bakal Langsung Pulang

Titik Aksi Buruh Disepakati di Depan UOB Plaza Dukuh Atas, Setelah Orasi Bakal Langsung Pulang

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:59 WIB

Red Flag, Green Flag, dan Beige Flag: Bikin Sadar Diri atau Malah Overthinking?

Red Flag, Green Flag, dan Beige Flag: Bikin Sadar Diri atau Malah Overthinking?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 10:58 WIB

Fasilitas Menyimpang Ditemukan di Lapas Cibinong, Komisi II DPR Turun Tangan

Fasilitas Menyimpang Ditemukan di Lapas Cibinong, Komisi II DPR Turun Tangan

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:56 WIB

Polda Metro Dalami Peran Ipda Yayat di Kasus Suap Bekasi, Pengajuan Pensiun Dini Bakal Ditelaah

Polda Metro Dalami Peran Ipda Yayat di Kasus Suap Bekasi, Pengajuan Pensiun Dini Bakal Ditelaah

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:55 WIB

×