Selat Hormuz Memanas Lagi, Serangan Drone Iran Menghentikan Evakuasi Kapal IMO

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:32 WIB
Selat Hormuz Memanas Lagi, Serangan Drone Iran  Menghentikan Evakuasi Kapal IMO
Ilustrasi serangan rudal dan drone Iran ke Israel. [Akun X @Oyamo00]
baca 10 detik
  • Serangan drone Iran di Selat Hormuz menghentikan evakuasi ribuan pelaut oleh PBB.

  • Insiden ini merusak kesepakatan damai AS-Iran dan memicu kenaikan harga minyak mentah global.

  • AS menolak keras pungutan biaya kapal yang diterapkan Iran di jalur perairan internasional.

Suara.com - Serangan drone teranyar menghantam sebuah kapal kargo di Selat Hormuz dan seketika mengacaukan jalur pelayaran global. Isu keamanan kemanusiaan pun mencuat karena insiden ini langsung menghentikan proses evakuasi ribuan pelaut yang terjebak di sana.

Langkah sepihak ini memicu ketegangan geopolitik baru yang sangat krusial. Peristiwa tersebut merusak stabilitas yang baru saja diupayakan melalui kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran seminggu lalu.

Dunia internasional kini mempertanyakan komitmen perdamaian jangka panjang di kawasan tersebut. Ketidakpastian ini langsung direspons negatif oleh pasar global dengan kenaikan harga minyak mentah.

Mengenal Pembunuh Aramoc, Drone Milik Iran yang Bikin Isreal Kocar-Kacir [19fortyfive.com]
Mengenal Pembunuh Aramoc, Drone Milik Iran yang Bikin Isreal Kocar-Kacir [19fortyfive.com]

Organisasi Maritim Internasional (IMO) di bawah PBB terpaksa mengambil keputusan berat akibat situasi yang tidak kondusif. Mereka membekukan sementara operasi penyelamatan yang sedang berjalan demi keselamatan kru kapal.

Rencana awal IMO adalah menyelamatkan ratusan kapal serta lebih dari 11.000 pelaut yang terjebak sejak perang pecah akhir Februari. Namun, agresi terbaru ini merusak seluruh lini rencana matang yang baru berjalan beberapa hari.

Sekretaris Jenderal IMO, Arsenio Dominguez, memberikan pernyataan resmi yang tegas mengenai prioritas keselamatan di lapangan.

“Saya selalu menegaskan kembali bahwa keselamatan para pelaut tetap menjadi hal yang utama,” ujar Dominguez, dikutip dari CNN Internasional, Jumat (26/6/2026).

“Oleh karena itu, untuk memastikan pendekatan yang terkoordinasi dan keselamatan navigasi, rencana evakuasi akan dihentikan sementara sampai diperoleh kejelasan lebih lanjut,” tambahnya.

Dominguez memaparkan bahwa kapal yang menjadi sasaran tembak sebenarnya bergerak di luar kerangka evakuasi resmi IMO. Namun, realitas di lapangan membuktikan bahwa risiko tinggi mengintai siapa saja yang melintasi kawasan itu tanpa pandang bulu.

baca juga

Sebelumnya, lalu lintas komersial di Selat Hormuz sempat menunjukkan tren positif pasca-kesepakatan diplomatik Washington dan Teheran. Data pemantauan maritim mencatat ada sekitar 70 pelayaran komersial dalam sehari yang mayoritas memilih jalur aman menyisir pantai Oman.

Akan tetapi, stabilitas semu itu runtuh ketika Korps Garda Revolusi Islam Iran mengeluarkan peringatan keras kepada publik. Mereka menegaskan kontrol penuh atas wilayah perairan tersebut dan menuntut kepatuhan dari seluruh kapal asing.

Lembaga Otoritas Selat Teluk Persia yang baru dibentuk oleh Teheran bahkan menyatakan tidak ada jaminan keselamatan bagi pelanggar batas.

“Konsekuensi perjalanan di rute yang tidak sah akan menjadi tanggung jawab pemilik, operator, dan komandan kapal,” tulis lembaga tersebut melalui akun resmi X mereka.

Di sisi lain, kesepakatan 14 poin yang diinisiasi AS sebenarnya memberikan relaksasi ekonomi berupa pencabutan blokade pelabuhan Iran. Sebagai imbalannya, Selat Hormuz seharusnya dibuka bebas tanpa pungutan biaya selama 60 hari ke depan.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menentang keras upaya penarikan retribusi atau sekadar pengalihan istilah tarif oleh pihak Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah

Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:30 WIB

Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda

Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:56 WIB

Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS

Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:56 WIB

Terkini

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

×