Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:30 WIB
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
ilustrasi Selat Hormuz. (Google Gemini)
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia turun pada Jumat 26 Juni 2026 karena meredanya kekhawatiran gangguan pasokan di Selat Hormuz.
  • Minyak Brent dan WTI mencatat penurunan tajam mingguan meski sempat terjadi insiden serangan kapal dekat Oman.
  • Gempa bumi di Venezuela memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi penurunan kapasitas produksi minyak akibat pemadaman listrik massal.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia bergerak turun pada perdagangan Jumat 26 Juni 2026, dan menjadi penurunan harga tertajam pekan ini.

Penurunan harga disebabkan meredanya kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan, seiring mulai keluarnya sejumlah kapal tanker yang sempat tertahan di Selat Hormuz.

Kondisi ini terjadi meskipun sempat ada laporan mengenai kapal kargo yang terkena serangan di dekat Oman pada Kamis lalu.

Mengutip dari Reuters, minyak mentah berjangka Brent turun 19 sen atau 0,25 persen ke level 75,07 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melemah 13 sen atau 0,18 persen menjadi 71,79 dolar AS per barel.

Padahal pada perdagangan Kamis, kedua harga minyak acuan tersebut sempat melonjak lebih dari 2 persen setelah sebuah kapal kargo dihantam proyektil tak dikenal di perairan Oman.

Insiden tersebut sempat membuat badan pelayaran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membekukan program evakuasi sukarela mereka.

logo PBB (Bernd Dittrich/Unsplash)
logo PBB (Bernd Dittrich/Unsplash)

Dua pejabat Amerika Serikat (AS) kepada Reuters menyebutkan bahwa Iran melepaskan tembakan ke arah kapal kargo tersebut saat mencoba melintasi selat.

Sebaliknya, otoritas Iran menyatakan bahwa mereka tidak menjamin keamanan bagi kapal-kapal yang melintas di luar jalur resmi yang telah ditentukan di Selat Hormuz.

Analis IG, Tony Sycamore, menilai pelaku pasar saat ini akan mencermati kembali pergerakan lalu lintas kapal tanker akibat kembali munculnya premi risiko geopolitik ini.

baca juga

Pasar ingin melihat apakah aktivitas pengiriman akan berlanjut normal atau hambatan terbaru ini justru memaksa para produsen menahan rencana peningkatan produksi mereka.

Secara akumulatif, baik Brent maupun WTI diproyeksikan mencatat kerugian mingguan mendekati 7 persen. Meskipun ada insiden baru, data terbaru menunjukkan bahwa pengiriman minyak mentah melalui Selat Hormuz pada minggu ini justru mencatat level tertinggi sejak pecahnya konflik antara AS-Israel dan Iran pada Februari lalu.

Peningkatan lalu lintas kapal ini didorong oleh adanya kesepakatan gencatan senjata yang membuka kembali jalur perairan strategis tersebut, di samping adanya aksi borong dari para pelaku dagang yang khawatir jalur tersebut akan kembali ditutup sewaktu-waktu.

Meski demikian, volume lalu lintas kapal saat ini dinilai masih jauh di bawah kondisi normal. Jumlah kapal yang melintas hanya sebagian kecil dari rata-rata harian sebelum konflik 28 Februari terjadi, yang kala itu bisa mencapai 125 kapal per hari.

Di sisi lain, sentimen pasar juga dipengaruhi oleh bencana gempa bumi yang mengguncang Venezuela pada Kamis lalu.

Berdasarkan penilaian awal dari para pekerja industri setempat, kerusakan pada infrastruktur minyak, gas, dan kilang raksasa di Venezuela terpantau masih terbatas karena sebagian besar pusat produksi utama berada jauh dari pusat gempa.

Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Berisiko Tinggi Terhadap Gempa? [@ActualidadRT]
Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Berisiko Tinggi Terhadap Gempa? [@ActualidadRT]

Namun, sejumlah sumber menyebutkan bahwa pemadaman listrik massal pasca-gempa memicu keraguan pasar mengenai kemampuan Venezuela untuk mempertahankan kapasitas produksinya di level 1,2 juta barel per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:51 WIB

Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:17 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:56 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak

Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB

Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel

Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:36 WIB

Rupiah Menguat dan IHSG Terbang, Apakah Damai AS-Iran Jadi Titik Balik Ekonomi RI?

Rupiah Menguat dan IHSG Terbang, Apakah Damai AS-Iran Jadi Titik Balik Ekonomi RI?

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 18:11 WIB

Terkini

LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar

LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:07 WIB

Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan

Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:01 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed

Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:50 WIB

DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru

DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:50 WIB

Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:37 WIB

IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing

IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:16 WIB

Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram

Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025

Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:56 WIB

Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi

Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:52 WIB

SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja

SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:47 WIB