Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:47 WIB
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
Gempa beruntun magnitudo 7,5 menghancurkan ratusan bangunan di Venezuela dan memicu status darurat nasional. (CBS)
baca 10 detik
  • Komunitas global mengirimkan tim penyelamat dan logistik medis pascagempa kembar dahsyat di Venezuela.

  • Amerika Serikat memimpin bantuan finansial senilai 150 juta dolar beserta armada kapal amfibi militer.

  • Berbagai negara lintas benua bersinergi mendirikan rumah sakit lapangan dan menerjunkan anjing pelacak.

Pemerintah Meksiko merinci bahwa misi pertama membawa 4,4 ton peralatan evakuasi dan 2,7 ton obat-obatan. Armada tambahan berupa pesawat C-130 Hercules disiapkan membawa delapan metrik ton obat serta empat ton material penyelamat.

Prancis turut mengirimkan unit pencarian perkotaan, tim medis, insinyur terstruktur, serta anjing pelacak. Kehadiran mereka ditargetkan untuk mendeteksi tanda kehidupan di bawah bangunan yang luluh lantak.

Paus Leo ikut meringankan beban pemulihan dengan menyalurkan paket bantuan awal senilai 100.000 euro. Dana tersebut setara dengan kisaran 113.700 dolar AS untuk penanganan darurat.

Lembaga swadaya masyarakat asal Jepang, Peace Winds, kini sedang dalam perjalanan menuju lokasi terdampak. NGO ini fokus pada penyediaan bantuan darurat, pemulihan bencana, serta rekonstruksi wilayah krisis.

Uni Eropa menegaskan posisi mereka yang siap memobilisasi bantuan darurat kapan saja dibutuhkan. Mereka menunggu permintaan resmi dari otoritas setempat untuk mencairkan dana dan fasilitas penunjang.

Juru bicara kementerian luar negeri Iran, Esmaeil Baghaei menyatakan kesiapan negaranya membantu operasi penyelamatan. Kesediaan ini menambah daftar panjang solidaritas global yang mengalir untuk Venezuela.

Negara besar seperti Cina juga menyatakan kesiapannya memberikan andil dalam pemulihan pascabencana. Sebagai mitra strategis, Beijing menegaskan komitmen bantuan sesuai dengan kapasitas optimal mereka.

Respons cepat dunia ini dilatarbelakangi oleh guncangan 2 gempa bumi kembar yang melanda Venezuela sebelumnya. Bencana tersebut merusak fasilitas umum, meruntuhkan pemukiman warga, dan melumpuhkan aktivitas kota dalam sekejap.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:20 WIB

Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira

Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:41 WIB

Rakyat Bukan Ayam: Mengatasi Lapar dengan Martabat, Bukan Sekadar Bantuan

Rakyat Bukan Ayam: Mengatasi Lapar dengan Martabat, Bukan Sekadar Bantuan

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo

Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:44 WIB

Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi

Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:38 WIB

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:27 WIB

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:22 WIB

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:20 WIB

Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK

Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:17 WIB

BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini

BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:16 WIB

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:04 WIB

Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?

Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:00 WIB

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:55 WIB