Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
Presiden Prabowo Subianto Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII, Gorontalo, Rabu (24/6/2026). [Dok.Ist]
baca 10 detik
  • Dosen UGM Jayan Sentanuhady menyatakan Indonesia memiliki kemampuan teknis dan sumber daya manusia untuk memproduksi mobil nasional.
  • Tantangan utama industri otomotif nasional adalah kurangnya keberpihakan pemerintah dalam membangun pasar dan ekosistem industri yang kompetitif.
  • Pemerintah perlu memberikan proteksi, insentif, serta menjadi pembeli pertama untuk menumbuhkan budaya mencintai produk otomotif dalam negeri.

Suara.com - Pertanyaan Presiden Prabowo Subianto soal mengapa Indonesia belum mampu memiliki mobil buatan sendiri hingga puluhan tahun merdeka dinilai bukan lagi persoalan kemampuan teknis.

Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM), Jayan Sentanuhady, menilai tantangan terbesar justru terletak pada keberpihakan pemerintah dalam membangun pasar dan ekosistem industri otomotif nasional.

Menurut Jayan, Indonesia sebenarnya telah memiliki sumber daya manusia yang mampu merancang dan memproduksi kendaraan. Namun, tanpa perlindungan pasar dan dukungan pemerintah, industri nasional akan sulit bersaing dengan produk impor maupun pemain otomotif global.

"Secara teknik membuat mobil/motor itu bisa, hanya perlu modal dan skill engineering, orang indonesia udah mampulah. Dari semua itu ada yang lebih penting, market," kata Jayan kepada Suara.com, Sabtu (27/6/2026).

Ia mengatakan pemerintah perlu menunjukkan keberpihakan yang nyata, mulai dari memberikan proteksi terhadap industri dalam negeri, insentif, hingga menumbuhkan budaya mencintai produk nasional.

Jika melihat negara-negara seperti Jepang dan Korea Selatan yang berhasil membangun industri otomotif, kata Jayan, hal itu tak bisa dilepaskan dari masyarakatnya yang turut didorong untuk menggunakan produk buatan negaranya sendiri.

Presiden Prabowo menaiki Maung MV3 Garuda Limousine. [BPMI Sekretariat Presiden]
Presiden Prabowo menaiki Maung MV3 Garuda Limousine. [BPMI Sekretariat Presiden]

"Jadi ada dua kesimpulan, kemauan pemerintah memberikan proteksi, kemauan pemerintah menumbuhkan budaya cinta produksi dalam negeri. Awalnya mungkin memberikan insentif," ujarnya.

Jayan mencontohkan, apabila pemerintah ingin mendorong perusahaan seperti Pindad memproduksi mobil nasional, maka instansi pemerintah, baik militer maupun sipil, harus berani menjadi pembeli pertama untuk kendaraan dinas.

Meski langkah tersebut memang belum cukup untuk langsung membangun industri otomotif yang besar, setidaknya hal itu dapat menjadi awal terbentuknya ekosistem manufaktur nasional.

baca juga

"Itulah pentingnya pemerintah hadir. Sekarang bisnis otomotif sebenarnya sudah berdarah-darah, jadi kalo mau masuk di industri itu dukungan pemerintah harus kuat, proteksi harus di lakukan. Proteksi dan insentif itu biasanya dalam satu kesatuan," tandasnya.

Lebih lanjut, ia menilai kegagalan berbagai proyek mobil nasional pada masa lalu tidak lepas dari lemahnya fondasi industri yang dibangun. Menurutnya, proyek-proyek tersebut lahir bukan karena kebutuhan industri yang berkembang secara alami.

"Kalau saya lihat dulu itu lahirnya enggak natural, tapi karena unsur kedekatan. Sehingga ketika pemerintah enggak mampu support karena pemerintah ambruk dengan cepat industrinya bubar. Intinya pemerintah harus jadi costomer pertama dan diikuti oleh masyarakat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:10 WIB

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:27 WIB

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:15 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut

Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:54 WIB

Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen

Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar

Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia

Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Cara Dapat Diskon Hotel 8% Pakai Kartu Virtual BRI

Cara Dapat Diskon Hotel 8% Pakai Kartu Virtual BRI

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 08:00 WIB

Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif

Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 08:00 WIB

Heboh Bupati Husniah Talenrang Dikabarkan Ditahan, Begini Kata Polisi

Heboh Bupati Husniah Talenrang Dikabarkan Ditahan, Begini Kata Polisi

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 07:56 WIB

Mengenal Kondisi 'Gigi Hiu' pada Masa Pertumbuhan Anak dan Langkah Penanganannya

Mengenal Kondisi 'Gigi Hiu' pada Masa Pertumbuhan Anak dan Langkah Penanganannya

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 07:49 WIB

Bangkai Paus Terdampar di Perairan Indragiri Hilir Dievakuasi Tim Gabungan

Bangkai Paus Terdampar di Perairan Indragiri Hilir Dievakuasi Tim Gabungan

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 07:47 WIB

5 Bahaya Menumpuk Steker Colokan Listrik di Satu Stop Kontak, Bisa Berakibat Fatal

5 Bahaya Menumpuk Steker Colokan Listrik di Satu Stop Kontak, Bisa Berakibat Fatal

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 07:43 WIB

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:36 WIB

Promo BRI di Swiss-Belhotel, Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Dompet Jebol

Promo BRI di Swiss-Belhotel, Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Dompet Jebol

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 07:33 WIB

Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal

Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 07:33 WIB

Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi

Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 07:24 WIB

×