Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Cesar Uji Tawakal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:15 WIB
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
Suzuki Ignis dipamerkan di arena IIMS 2017 di Jakarta pada April 2017 (Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi).
baca 10 detik
  • Maruti Suzuki di India melakukan penarikan kembali unit Ignis untuk memperbaiki kerusakan sensor parkir belakang yang tidak konsisten.
  • Pihak Suzuki menawarkan penggantian komponen sensor parkir secara gratis di bengkel resmi bagi konsumen yang terdampak recall.
  • Pemilik Suzuki Ignis di Indonesia diimbau memantau informasi resmi karena belum ada kepastian unit lokal terkena dampak tersebut.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang bagi para pecinta otomotif, khususnya pemilik mobil mungil bergaya SUV, Suzuki Ignis.

Meskipun produksinya telah dihentikan di Indonesia, namun di negeri seberang tepatnya di India baru saja mengumumkan kampanye penarikan kembali atau recall untuk unit Ignis yang sudah beredar di tangan konsumen.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pabrikan terhadap kenyamanan dan keamanan para pemiliknya, menurut Motorbeam.

Masalah utama yang memicu recall ini terletak pada sistem sensor parkir belakang kendaraan.

Berdasarkan informasi dari dealer resmi, ditemukan adanya malfungsi pada komponen di dalam unit kontrol (controller assembly) yang menyebabkan sensor parkir mundur bekerja tidak konsisten dalam kondisi tertentu.

Mobil bekas Ignis matic. (Suzuki)
Mobil bekas Ignis matic. (Suzuki)

Sebagai langkah pencegahan, pihak Suzuki memutuskan untuk mengganti komponen yang terdampak tersebut secara gratis melalui bengkel resmi mereka.

Pemilik kendaraan di India yang terdampak mulai dihubungi untuk segera menjadwalkan perbaikan guna memastikan fitur asisten parkir berfungsi normal kembali.

Kabar ini tentu menjadi perhatian bagi konsumen di Indonesia. Pasalnya, Suzuki Ignis yang dipasarkan di tanah air merupakan unit impor utuh atau Completely Built Up (CBU) yang didatangkan langsung dari India.

Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi apakah unit Ignis yang beredar di jalanan Indonesia juga terdampak oleh masalah sensor parkir ini.

baca juga

Mengingat Suzuki Ignis di Indonesia sudah resmi berhenti dijual atau discontinue sejak tahun 2024, para pemilik disarankan untuk tetap memantau informasi dari jaringan bengkel resmi Suzuki di Indonesia.

Kiprah Suzuki Ignis di Indonesia

Suzuki Ignis 2018 (OLX)
Suzuki Ignis 2018 (OLX)

Melihat perjalanannya, Suzuki Ignis pertama kali mengaspal di Indonesia pada April 2017. Mobil ini langsung mencuri perhatian anak muda dan keluarga kecil karena desainnya yang unik, memadukan kelincahan city car dengan ketangguhan ala SUV melalui ground clearance yang cukup tinggi, yakni 180 mm.

Selama masa baktinya hingga tahun 2024, Ignis mengandalkan mesin berkode K12M dengan kapasitas 1.197 cc.

Mesin 4 silinder ini mampu menghasilkan tenaga maksimal 83 PS pada 6.000 rpm dan torsi puncak 113 Nm pada 4.200 rpm.

Pilihan transmisinya pun cukup beragam, mulai dari manual 5-percepatan hingga transmisi otomatis AGS (Auto Gear Shift) 5-percepatan yang khas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen

Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar

Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia

Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:00 WIB

Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?

Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×