Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak

Vania Rossa

Senin, 29 Juni 2026 | 17:53 WIB
Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak
Skrining ibu dan anak di Puskesmas untuk cegah stunting. (dok. ist)
baca 10 detik
  • APKESMI meluncurkan program Puskesmas Siap SEDIA pada 29 Juni 2026 guna menekan angka stunting melalui penguatan layanan primer.
  • Program ini fokus pada skrining anemia dan gangguan pertumbuhan untuk mendeteksi risiko masalah gizi anak secara lebih dini.
  • Inisiatif ini mendorong edukasi nutrisi serta intervensi berbasis bukti untuk meningkatkan kualitas tumbuh kembang dan perkembangan otak anak.

Suara.com - Upaya menekan angka stunting di Indonesia dinilai perlu dimulai dari penguatan layanan kesehatan primer, terutama melalui deteksi dini anemia pada ibu dan anak. Pasalnya, anemia defisiensi besi (ADB) menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak dan meningkatkan risiko stunting.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting masih berada di angka 19,8 persen. Artinya, sekitar satu dari lima balita di Indonesia masih mengalami gangguan pertumbuhan kronis yang berpotensi berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Ketua Umum DPP Akselerasi Puskesmas Indonesia (APKESMI), Kusnadi, mengatakan puskesmas memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dan menangani masalah gizi sejak dini.

"Sebagai organisasi yang mewadahi puskesmas di Indonesia, APKESMI terus mendorong lahirnya inovasi yang memperkuat pelayanan kesehatan primer. Pencegahan anemia dan stunting harus dilakukan sejak dini agar dampaknya terhadap tumbuh kembang anak dapat diminimalkan," ujar Kusnadi dalam peluncuran Program Puskesmas Siap SEDIA, Senin (29/6/2026).

Program tersebut diluncurkan bertepatan dengan Hari Keluarga Nasional sebagai upaya memperkuat kapasitas puskesmas dalam mencegah anemia dan stunting melalui pendekatan yang lebih terintegrasi. Pelaksanaannya didukung oleh Danone Indonesia.

Melalui Program Puskesmas Siap SEDIA (Skrining, Edukasi, Intervensi Aksi Cegah Anemia dan Stunting), tenaga kesehatan didorong melakukan skrining menggunakan standar antropometri dan kalkulator zat besi untuk mengidentifikasi risiko anemia maupun gangguan pertumbuhan pada anak.

Selain pemeriksaan, program ini juga menekankan edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya pemenuhan zat besi, gizi seimbang, serta pola makan sehat bagi ibu dan anak. Intervensi selanjutnya disesuaikan dengan hasil skrining dan rekomendasi tenaga kesehatan.

Menurut Kusnadi, penguatan layanan primer menjadi langkah penting agar pencegahan anemia dan stunting dapat dilakukan lebih cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

"Kami berharap implementasi awal di sejumlah puskesmas dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas layanan primer sehingga deteksi dini dan penanganan masalah gizi dapat dilakukan lebih optimal," katanya.

baca juga

Anemia Bisa Ganggu Perkembangan Otak Anak

Medical and Scientific Affairs Director Danone Specialized Nutrition Indonesia, dr. Ray Wagiu Basrowi, menjelaskan bahwa anemia defisiensi besi pada anak tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga dapat mengganggu perkembangan otak.

Menurutnya, kekurangan zat besi dapat memengaruhi kemampuan konsentrasi, perhatian, daya ingat, hingga proses belajar anak dalam jangka panjang.

"Upaya pencegahan stunting dan anemia defisiensi besi perlu didukung pendekatan berbasis bukti ilmiah agar intervensi yang dilakukan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan," ujar dr. Ray.

Ia menambahkan, kesehatan dan nutrisi pada awal kehidupan menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak. Karena itu, deteksi dini terhadap risiko kekurangan zat besi perlu diperkuat melalui layanan kesehatan primer yang mudah diakses masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, APKESMI berharap semakin banyak ibu dan anak mendapatkan akses terhadap skrining, edukasi, dan penanganan dini sehingga risiko anemia maupun stunting dapat ditekan sejak awal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Siapkan Rp10 T Hasil Denda Satgas PKH Buat Renovasi Puskesmas Terbengkalai Sejak Pak Harto

Prabowo Siapkan Rp10 T Hasil Denda Satgas PKH Buat Renovasi Puskesmas Terbengkalai Sejak Pak Harto

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:19 WIB

Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas

Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:39 WIB

Deteksi Dini Preeklamsia, Kunci Tekan Stunting dan Selamatkan Ibu Sejak Masa Kehamilan

Deteksi Dini Preeklamsia, Kunci Tekan Stunting dan Selamatkan Ibu Sejak Masa Kehamilan

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:46 WIB

Terkini

Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Galian di Manggarai, DPRD Desak Standar Pengamanan Diperketat

Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Galian di Manggarai, DPRD Desak Standar Pengamanan Diperketat

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:48 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan Pejabat BPK Titin Rita Lestari

KPK Perpanjang Masa Penahanan Pejabat BPK Titin Rita Lestari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:44 WIB

Demi Jakarta Bebas Polusi, 100 Mikrotrans Listrik Siap Mengaspal 2027

Demi Jakarta Bebas Polusi, 100 Mikrotrans Listrik Siap Mengaspal 2027

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:39 WIB

Pecahkan Mitos 80 Tahun, Bobby Nasution Bangun Sipiongot yang Dulu Jadi Bahan Anekdot Miring

Pecahkan Mitos 80 Tahun, Bobby Nasution Bangun Sipiongot yang Dulu Jadi Bahan Anekdot Miring

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:38 WIB

Target 2027: Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru Demi Evakuasi Warga dari Zona Bencana

Target 2027: Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru Demi Evakuasi Warga dari Zona Bencana

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:36 WIB

Danantara Minta KPK Kawal Ketat Proyek Hilirisasi, Pastikan BUMN Bersih

Danantara Minta KPK Kawal Ketat Proyek Hilirisasi, Pastikan BUMN Bersih

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:31 WIB

5 Peserta Tewas, Mengapa Latsarmil Tetap Lanjut? Istana: Manajer Koperasi Harus Segera Kerja

5 Peserta Tewas, Mengapa Latsarmil Tetap Lanjut? Istana: Manajer Koperasi Harus Segera Kerja

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:24 WIB

Daftar Kerabat Raffi Ahmad yang Kini Duduki Jabatan Publik, dari DPRD hingga BUMN

Daftar Kerabat Raffi Ahmad yang Kini Duduki Jabatan Publik, dari DPRD hingga BUMN

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:23 WIB

'Kita kan Banteng, Bukan Kerbau', Kelakar Elite PDIP Tanggapi Video Viral Jokowi di Lampung

'Kita kan Banteng, Bukan Kerbau', Kelakar Elite PDIP Tanggapi Video Viral Jokowi di Lampung

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:22 WIB

Pembangunan SDM Jadi Prioritas, Pemerintah Perluas Layanan Kesehatan Gratis di Papua

Pembangunan SDM Jadi Prioritas, Pemerintah Perluas Layanan Kesehatan Gratis di Papua

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:15 WIB

×