- Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan setiap warga negara termasuk Jokowi memiliki hak melakukan kunjungan ke berbagai daerah.
- Puan mengimbau tokoh bangsa menjaga situasi nasional tetap kondusif di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian saat ini.
- Kegiatan di lapangan diharapkan tidak memicu ketegangan agar suhu politik di tanah air tetap tenang dan juga sejuk.
Suara.com - Ketua DPR RI, Puan Maharani, memberikan tanggapan terkait kegiatan safari yang dilakukan oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang baru-baru ini mengunjungi Provinsi Lampung.
Puan menegaskan, bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk melakukan kunjungan ke berbagai daerah.
"Safari politik adalah hak semua warga negara untuk bisa melakukan kunjungan ke mana saja," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Meski menghormati hak tersebut, Puan memberikan catatan penting mengenai kondisi stabilitas nasional.
Mengingat situasi global yang saat ini tengah penuh ketidakpastian, ia mengimbau semua tokoh bangsa dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana agar tetap kondusif.
![Suasana penganugerahan gelar kehormatan adat kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Kedatun Keagungan Lampung, Sabtu (27/6/2026). Jokowi diketahui melakukan ritual menginjak kaki kerbau. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/27/96589-jokowi-injak-kepala-kerbau.jpg)
Puan berharap agar kegiatan-kegiatan di lapangan tidak memicu ketegangan yang tidak perlu di tengah masyarakat.
"Namun dalam situasi global yang sekarang sedang tidak menentu, alangkah baiknya jika kita sama-sama bisa menjaga situasi untuk bisa tetap kondusif," tuturnya.
Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan ini menekankan pentingnya menjaga suhu politik agar tidak memanas.
Ia menginginkan agar dinamika yang terjadi di tanah air tetap berjalan dalam suasana yang tenang dan menyejukkan.
"Artinya jangan kemudian, ya... tetap adem aja, gitu aja," pungkas Puan.