STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05 WIB
STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul). (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Sastrawan Sutan Takdir Alisjahbana diusulkan menjadi Pahlawan Nasional tahun 2026 atas kontribusi besar di bidang pendidikan dan bahasa.
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf mendukung usulan tersebut sebagai bentuk pengakuan negara terhadap tokoh pemikir pembangunan bangsa Indonesia.
  • Kementerian Sosial akan menyerahkan usulan ini kepada Dewan Gelar untuk proses verifikasi sebelum diputuskan oleh Presiden RI.

Suara.com - Sastrawan Sutan Takdir Alisjahbana (STA) masuk dalam daftar tokoh yang diusulkan menerima gelar Pahlawan Nasional pada 2026. Usulan tersebut mendapat dukungan dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), yang menilai kontribusi STA terhadap bangsa tidak kalah penting meski tidak terlibat langsung dalam perjuangan bersenjata.

Diketahui, Kementerian Sosial merupakan lembaga yang menerima dan memverifikasi usulan calon Pahlawan Nasional sebelum diserahkan kepada Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan untuk dikaji. Keputusan akhir pemberian gelar berada di tangan Presiden Republik Indonesia.

Menurut Gus Ipul, sosok STA menunjukkan bahwa jasa bagi bangsa tidak selalu diwujudkan melalui perjuangan di medan perang. Kontribusi di bidang pendidikan, kebudayaan, dan bahasa juga layak mendapat penghargaan.

"Pahlawan itu bukan hanya yang ikut bertempur, berada di panggung publik pada waktu itu. Tapi juga ada yang di belakang panggung, seperti Pak Sultan Takdir Alisjahbana," ujar Gus Ipul usai menghadiri Seminar Nasional Usulan Gelar Pahlawan Sultan Takdir Alisjahbana di Universitas Nasional, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Ia mengatakan, pemerintah kini membuka ruang yang lebih luas untuk mengusulkan tokoh-tokoh bangsa dari berbagai bidang, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, selama ini perhatian publik lebih banyak tertuju pada tokoh-tokoh yang berjuang secara fisik, padahal banyak figur lain yang memberikan sumbangsih besar bagi pembangunan bangsa melalui pemikiran dan karya.

"Ini adalah hal yang baru. Memang ini dibuka kesempatan oleh Bapak Presiden Prabowo untuk kita bisa mengusulkan tokoh-tokoh yang mungkin selama ini belum menjadi perhatian bersama kita. Seperti STA, Pak Sultan Takdir Alisjahbana," kata Gus Ipul.

Ia menilai STA memiliki jasa besar dalam membangun fondasi bangsa, terutama melalui pengembangan pendidikan dan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

"Beliau telah berjasa. Memang tidak ikut perang secara fisik. Tetapi beliau mempersiapkan dari sisi bagaimana pendidikan dan mendorong penggunaan bahasa Indonesia yang bisa diterima oleh semua kalangan, yang cocok untuk negara modern," ujarnya.

baca juga

Meski demikian, Gus Ipul menegaskan bahwa saat ini nama STA masih berstatus sebagai usulan. Selanjutnya, Kementerian Sosial akan menyerahkan usulan tersebut kepada Dewan Gelar yang dipimpin Menteri Kebudayaan Fadli Zon untuk dilakukan pengkajian lebih lanjut.

Sebagai informasi, proses pengusulan gelar Pahlawan Nasional diawali dari usulan masyarakat yang diajukan kepada pemerintah kabupaten atau kota. Usulan tersebut kemudian diverifikasi oleh Dinas Sosial bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD), sebelum memperoleh rekomendasi gubernur untuk diteruskan ke Kementerian Sosial.

Di tingkat pusat, Kementerian Sosial bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) akan melakukan kajian sebelum menyerahkannya kepada Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Keputusan akhir berada di tangan Presiden, yang akan menetapkan dan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional, biasanya bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan setiap 10 November.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jutaan Anak Tak Sekolah, Gus Ipul Minta Kepala Daerah Dukung Sekolah Rakyat

Jutaan Anak Tak Sekolah, Gus Ipul Minta Kepala Daerah Dukung Sekolah Rakyat

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:25 WIB

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:10 WIB

Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa

Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:37 WIB

Terkini

Siap Tahan Napas! Film Dont Breathe 3 Resmi dalam Pengerjaan

Siap Tahan Napas! Film Dont Breathe 3 Resmi dalam Pengerjaan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 11:50 WIB

Setting Powder Bisa Jadi Finishing Powder? Kenali Perbedaannya agar Gak Salah Pakai

Setting Powder Bisa Jadi Finishing Powder? Kenali Perbedaannya agar Gak Salah Pakai

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:49 WIB

Moisturizer Scora untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihannya Lengkap dengan Review Pembeli

Moisturizer Scora untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihannya Lengkap dengan Review Pembeli

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:47 WIB

Jelang Hadapi Malaysia, John Herdman Terima Kabar Buruk dari Jerman

Jelang Hadapi Malaysia, John Herdman Terima Kabar Buruk dari Jerman

Bola | Senin, 28 September 2026 | 11:47 WIB

Motul Perkuat Komitmen Kompetensi Bengkel Lokal di Indonesia

Motul Perkuat Komitmen Kompetensi Bengkel Lokal di Indonesia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 11:44 WIB

MTI Dukung Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang, Ini Alasannya

MTI Dukung Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang, Ini Alasannya

News | Senin, 28 September 2026 | 11:43 WIB

9 Pilihan E-MTB Sepeda Gunung Listrik United dan Polygon Terbaik Tahun Ini

9 Pilihan E-MTB Sepeda Gunung Listrik United dan Polygon Terbaik Tahun Ini

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:41 WIB

Greenpeace: BPGMN Akan Sia-sia Tanpa Komitmen Lindungi Gambut

Greenpeace: BPGMN Akan Sia-sia Tanpa Komitmen Lindungi Gambut

News | Senin, 28 September 2026 | 11:41 WIB

Panen Cuan Konser Musik, Jakarta Raup Rp250 Miliar Hanya dalam Dua Hari

Panen Cuan Konser Musik, Jakarta Raup Rp250 Miliar Hanya dalam Dua Hari

News | Senin, 28 September 2026 | 11:36 WIB

Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

News | Senin, 28 September 2026 | 11:36 WIB

×