UU Baru China Tuai Kontroversi, Legalkan Represi Lintas Negara

Galih Prasetyo

Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:00 WIB
UU Baru China Tuai Kontroversi, Legalkan Represi Lintas Negara
China resmi memberlakukan undang-undang baru terkait persatuan etnis yang memicu sorotan internasional. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Pemerintah China resmi memberlakukan undang-undang persatuan etnis baru pada Maret 2026 yang menjangkau individu hingga luar wilayah negara.
  • Regulasi ini memberi wewenang bagi Beijing untuk menindak pihak luar negeri yang dianggap mengancam stabilitas dan persatuan etnis.
  • Organisasi hak asasi manusia dan Taiwan mengkritik aturan tersebut karena berpotensi melegitimasi represi serta asimilasi paksa terhadap kelompok minoritas.

Suara.com - China resmi memberlakukan undang-undang baru terkait persatuan etnis yang memicu sorotan internasional.

Regulasi bernama Law on the Promotion of Ethnic Unity and Progress itu mulai berlaku pekan ini setelah disahkan oleh parlemen China pada Maret 2026.

Beijing menegaskan undang-undang tersebut memberi hak untuk menindak individu dan organisasi di luar negeri yang dianggap mengancam persatuan etnis China.

Ketentuan ini tertuang dalam Pasal 63 yang memperluas jangkauan hukum hingga ke luar wilayah negara.

Namun, sejumlah organisasi hak asasi manusia mengkritik keras kebijakan tersebut.

China resmi memberlakukan undang-undang baru terkait persatuan etnis yang memicu sorotan internasional. [suara.com/ai]
China resmi memberlakukan undang-undang baru terkait persatuan etnis yang memicu sorotan internasional. [suara.com/ai]

Pelapor Khusus PBB untuk Hak Minoritas dan Hak Budaya menilai aturan ini justru berpotensi melegitimasi asimilasi paksa di wilayah seperti Tibet dan Xinjiang.

Amnesty International juga memperingatkan risiko represi lintas negara.

“Advokasi damai untuk hak minoritas bisa dianggap sebagai ancaman terhadap ‘persatuan etnis’,” ujar Wakil Direktur Regional Amnesty, Sarah Brooks.

Menurut Brooks, konsep persatuan dalam undang-undang tersebut tidak mencerminkan harmoni antar kelompok, melainkan kepatuhan terhadap garis politik pemerintah China.

baca juga

Hal ini dinilai berbahaya bagi aktivis dan diaspora China di berbagai negara.

Pemerintah China membantah tudingan tersebut. Juru bicara Kantor Informasi Dewan Negara, Zhou Jianshe, menyebut Pasal 63 sebagai ketentuan hukum yang sah, perlu, dan dapat diterapkan, serta menuduh media Barat memelintir maknanya.

Kekhawatiran juga muncul dari Taiwan, yang melihat aturan ini sebagai potensi alat tekanan terhadap warganya di luar negeri.

Presiden Taiwan, William Lai, bahkan mengimbau masyarakatnya untuk lebih berhati-hati saat bepergian atau tinggal di China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:29 WIB

Sinopsis Road to Success, Drama China Terbaru Esther Yu dan Chen Jing Ke

Sinopsis Road to Success, Drama China Terbaru Esther Yu dan Chen Jing Ke

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:30 WIB

Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang

Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:51 WIB

Pesawat Tabrak Menara di Beijing, Pemerintah China Sibuk Sensor Peristiwa Itu

Pesawat Tabrak Menara di Beijing, Pemerintah China Sibuk Sensor Peristiwa Itu

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:02 WIB

Terkini

Israel Akan Batasi Azan Berkumandang di Masjid

Israel Akan Batasi Azan Berkumandang di Masjid

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:46 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 05:30 WIB

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

×