Rp 2,23 Triliun Masuk ke Kas Negara dari Rokok yang Dihisap Anak-Anak

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:24 WIB
Rp 2,23 Triliun Masuk ke Kas Negara dari Rokok yang Dihisap Anak-Anak
Ilustrasi rokok yang dihisap anak-anak. (Freepik/freepik)
baca 10 detik
  • Negara diperkirakan mengantongi Rp2,23 triliun dari pajak rokok yang dikonsumsi 2,03 juta remaja usia 13–17 tahun sepanjang 2025.
  • Peneliti Rukki menyebut kondisi ini sebagai paradoks karena penerimaan negara berasal dari konsumsi yang membahayakan kesehatan dan masa depan generasi muda.
  • Penegakan aturan pengendalian tembakau dinilai perlu diperkuat, termasuk larangan penjualan rokok kepada anak dan penjualan rokok secara eceran.

Suara.com - Negara diperkirakan mengantongi sekitar Rp2,23 triliun dari pajak rokok yang dikonsumsi remaja sepanjang 2025. Nominal itu didapat akibat adanya 2,03 juta anak usia 13-17 tahun yang masih terjerat kebiasaan merokok. Jumlah itu mencakup 9,24 persen dari total 22,09 juta anak dalam rentang usia tersebut.

Peneliti Rukki, Ridhwan Fauzi mengungkap bahwa sepanjang 2025 diperkirakan 2,03 juta remaja itu mengonsumsi lebih dari 4,17 miliar batang rokok. Dengan harga rata-rata Rp1.078 per batang, sehingga total pengeluaran mereka mencapai sekitar Rp4,49 triliun.

Dari nilai tersebut, hampir separuhnya atau sekitar Rp2,23 triliun masuk ke kas negara melalui cukai, pajak rokok daerah, dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

"Ironisnya, hampir separuh dari jumlah tersebut sekitar USD135,49 juta atau Rp2,23 triliun masuk ke penerimaan negara melalui pajak rokok secara keseluruhan, yaitu cukai, pajak rokok daerah, dan PPN," ujar Ridhwan dalam paparannya di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan adanya paradoks fiskal. Di satu sisi pemerintah memperoleh pemasukan dari rokok, namun di sisi lain jutaan remaja justru terjerat kecanduan yang mengancam kesehatan mereka.

"Penerimaan negara diperkuat oleh konsumsi berbahaya yang merugikan masa depan generasi muda. Sementara itu layanan berhenti merokok masih minim dan kurang didukung pendanaan, sehingga jutaan remaja tetap terjebak dalam lingkaran adiksi," ucapnya.

Ridhwan juga menyoroti beban ekonomi yang justru lebih besar ditanggung keluarga miskin. Dalam paparannya disebutkan rumah tangga pada kelompok ekonomi terbawah menghabiskan lebih dari USD51,69 juta untuk konsumsi rokok remaja, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok ekonomi terkaya yang mencapai USD28,06 juta.

Ia menilai kondisi tersebut tidak lepas dari masih lemahnya implementasi aturan pengendalian tembakau, termasuk penegakan larangan penjualan rokok kepada anak di bawah umur dan penjualan rokok secara eceran.

"Indonesia menghadapi tantangan serius dalam melindungi generasi muda dari perilaku merokok. Meskipun regulasi telah ada, harga rokok tetap murah, mudah diakses, dan dipasarkan secara agresif kepada remaja. Lemahnya penegakkan PP No. 28/2024, khususnya larangan penjualan kepada anak di bawah umur dan penjualan eceran per batang, menyebabkan jutaan remaja terus merokok," katanya.

baca juga

Karena itu, Ridhwan mendorong pemerintah memperkuat penegakan PP Nomor 28 Tahun 2024, menyederhanakan struktur cukai agar rokok murah tidak lagi beredar luas, mengalokasikan kembali penerimaan negara dari rokok untuk layanan berhenti merokok, serta meminta industri rokok bertanggung jawab atas perannya dalam mempertahankan tingginya angka kecanduan pada anak dan remaja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produk Tembakau Alternatif Dinilai Berpeluang Tekan Angka Perokok, Benarkah?

Produk Tembakau Alternatif Dinilai Berpeluang Tekan Angka Perokok, Benarkah?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:27 WIB

Survei: 78,6% Konsumen Nilai Haknya Diabaikan dalam Aturan Rokok Terbaru

Survei: 78,6% Konsumen Nilai Haknya Diabaikan dalam Aturan Rokok Terbaru

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:40 WIB

Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal

Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:04 WIB

Terkini

Usai Dirantai dan Dilaporkan Balik, Korban Penyekapan di Senen Kini Jalani Trauma Healing

Usai Dirantai dan Dilaporkan Balik, Korban Penyekapan di Senen Kini Jalani Trauma Healing

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:09 WIB

Luka Bakar 47 Persen! Istri Siri Dipaksa Anggota Polisi Buat Sabu hingga Disiram Air Keras

Luka Bakar 47 Persen! Istri Siri Dipaksa Anggota Polisi Buat Sabu hingga Disiram Air Keras

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:30 WIB

Bea Cukai Pakai Jebakan Canggih Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkoba Kuncup Bunga

Bea Cukai Pakai Jebakan Canggih Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkoba Kuncup Bunga

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:08 WIB

Tak Puas Vonis 10 Tahun! Kejagung Banding dan Persoalkan Tahanan Rumah Nadiem Makarim

Tak Puas Vonis 10 Tahun! Kejagung Banding dan Persoalkan Tahanan Rumah Nadiem Makarim

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:51 WIB

Divonis 10 Tahun, Kenapa Hakim Andi Saputra Ingin Nadiem Makarim Bebas?

Divonis 10 Tahun, Kenapa Hakim Andi Saputra Ingin Nadiem Makarim Bebas?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:51 WIB

Pilot AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi

Pilot AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:33 WIB

Daftar Penumpang Pesawat AMA Korban Serangan KKB di Yahukimo, Pilot Asal AS Tewas

Daftar Penumpang Pesawat AMA Korban Serangan KKB di Yahukimo, Pilot Asal AS Tewas

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:20 WIB

OTT Lagi! KPK Tangkap Bupati Langkat, Operasi Senyap ke-15 Sepanjang 2026

OTT Lagi! KPK Tangkap Bupati Langkat, Operasi Senyap ke-15 Sepanjang 2026

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:11 WIB

Menkeu Mengatakan Pemerintah Mulai Cabut Subsidi BBM Pekan Depan

Menkeu Mengatakan Pemerintah Mulai Cabut Subsidi BBM Pekan Depan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:00 WIB

Sering Bikin Kaget! MRT Rem Mendadak di Jalur Senayan-ASEAN Ternyata Akibat Gangguan Sinyal

Sering Bikin Kaget! MRT Rem Mendadak di Jalur Senayan-ASEAN Ternyata Akibat Gangguan Sinyal

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:43 WIB

×