Kisah Ramayana Satukan RI-India, Puan Ajak PM Modi Jaga Dunia Melintasi Lautan

Muhamad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:40 WIB
Kisah Ramayana Satukan RI-India, Puan Ajak PM Modi Jaga Dunia Melintasi Lautan
Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi bersama Ketua DPR RI Puan Maharani. [Ist]
baca 10 detik
  • Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan PM India Narendra Modi di Senayan pada Selasa, 7 Juli 2026.
  • Indonesia- dan India sepakat memperkuat kemitraan strategis guna menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik di tengah ketegangan geopolitik global saat ini.
  • DPR RI mendorong kolaborasi ekonomi mencakup hilirisasi industri, transfer teknologi, serta penguatan kerja sama parlemen antar kedua negara.

Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak India memperkuat kemitraan strategis di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Sebagai dua negara demokrasi terbesar sekaligus kekuatan maritim di kawasan Indo-Pasifik, Indonesia dan India menurutnya memiliki tanggung jawab bersama menjaga stabilitas regional dan global.

Pesan tersebut disampaikan Puan saat menyambut kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Puan mengatakan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-India, yang diperkuat dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke India pada 2025, menjadi momentum penting untuk membawa hubungan kedua negara ke tingkat yang lebih strategis.

"Kita adalah dua negara demokrasi besar, sesama kekuatan maritim di Samudra Hindia, yang menjunjung tinggi prinsip kedaulatan di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks," kata Puan.

Ia menegaskan DPR RI mendukung penuh peningkatan hubungan Indonesia dan India menjadi Comprehensive Strategic Partnership. Menurutnya, kesepakatan Shared Vision on Maritime Cooperation in the Indo-Pacific yang ditandatangani sejak 2018 menjadi fondasi penting bagi penguatan kerja sama kedua negara.

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Bintang Republik Indonesia Adipurna, tanda kehormatan tertinggi Republik Indonesia, kepada Perdana Menteri India Narendra Modi dalam kunjungan kenegaraannya di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Bintang Republik Indonesia Adipurna, tanda kehormatan tertinggi Republik Indonesia, kepada Perdana Menteri India Narendra Modi dalam kunjungan kenegaraannya di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Di tengah meningkatnya rivalitas antarnegara besar, gangguan rantai pasok, krisis pangan dan energi, hingga ancaman perubahan iklim, Puan menilai Indonesia dan India harus mengambil peran lebih besar.

"Saat dunia diwarnai oleh meningkatnya rivalitas kekuatan besar, gangguan rantai pasok, krisis pangan dan energi, serta dampak perubahan iklim, Indonesia dan India memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga stabilitas kawasan dan memperkuat kerja sama pembangunan,” ujarnya.

Puan juga menekankan pentingnya diplomasi parlemen untuk melengkapi kerja sama antar-pemerintah.

baca juga

Ia menyambut baik pembentukan India-Indonesia Parliamentary Friendship Group oleh Parlemen India serta kelompok persahabatan serupa di DPR RI.

"Selain melalui mekanisme friendship group bilateral, DPR RI siap memperkuat kerja sama dengan Parlemen India di berbagai forum parlemen regional dan multilateral," katanya.

Di bidang ekonomi, Puan berharap hubungan kedua negara tidak hanya berfokus pada peningkatan nilai perdagangan, tetapi juga mendorong kolaborasi di sektor-sektor strategis seperti hilirisasi industri, transfer teknologi, dan penguatan rantai pasok regional.

"Kami berharap kerja sama ekonomi kedua negara bergerak lebih dari sekedar peningkatan nilai perdagangan, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah, hilirisasi industri, transfer teknologi, serta penguatan rantai pasok regional,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Puan mengingatkan bahwa Indonesia dan India telah terhubung oleh sejarah dan budaya selama berabad-abad. Ia menyinggung kisah Ramayana sebagai simbol nilai-nilai yang mampu menyatukan berbagai bangsa.

"Ramayana mengajarkan kita bahwa nilai-nilai luhur dapat melintasi lautan dan menyentuh berbagai bangsa,” ucap Puan.

Ia pun berharap hubungan persahabatan kedua negara terus berkembang dan membawa manfaat bagi masyarakat Indonesia maupun India.

"Semoga persahabatan kedua bangsa terus tumbuh, membawa kedamaian, kemajuan, dan kesejahteraan bagi generasi yang akan datang,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PM Narendra Modi Perkenalkan Visi Gangga-Mahakam, Ajak Indonesia Masuki Era Baru

PM Narendra Modi Perkenalkan Visi Gangga-Mahakam, Ajak Indonesia Masuki Era Baru

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:35 WIB

Puan Jelaskan Makna Filosofis Gedung DPR RI ke PM Modi: Simbol Perjuangan Bangsa Berkembang

Puan Jelaskan Makna Filosofis Gedung DPR RI ke PM Modi: Simbol Perjuangan Bangsa Berkembang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:34 WIB

Disorot Kamera, Gibran Terlibat Obrolan Serius dengan Pimpinan Parlemen Jelang Kedatangan Modi

Disorot Kamera, Gibran Terlibat Obrolan Serius dengan Pimpinan Parlemen Jelang Kedatangan Modi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:42 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×