Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Bangun Santoso

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
Ilustrasi peta Papua Barat. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Amnesty Internasional menyoroti kebijakan pemekaran wilayah Papua yang dilakukan tanpa melibatkan partisipasi bermakna dari masyarakat asli setempat.
  • Pengerahan personel militer dan kepolisian berlebih dikhawatirkan memicu konflik bersenjata serta meningkatkan jumlah pengungsi di wilayah Papua.
  • Amnesty mendesak pemerintah mengevaluasi pendekatan keamanan dan mengutamakan dialog untuk merumuskan kebijakan yang sesuai aspirasi masyarakat Papua.

Suara.com - Amnesty Internasional Indonesia ikut menyoroti isu kemanusiaan di Papua yang kian memanas meskipun telah diterapkan otonomi khusus dan pemekaran sejumlah wilayah Daerah Otonomi Baru (DOB).

Juru Kampanye Amnesty Internasional Indonesia, Nurvina Savitri mengungkapkan pemekeran provinsi di Papua diterapkan tanpa melibatkan partisipasi bermakna masyarakat asli di sana.

"Persetujuannya hanya didapat dari mereka-mereka yang mendukung saja. Tanpa ada proses konsultasi yang menyeluruh," ucap Nurina saat diksusi dan nobar film Sa Pu Nama Pengungsi di Jakarta, pada Minggu (12/7/2026).

Padahal, kata Nurvina, mandat hukum HAM Internasional mengatur bahwa persetujuan masyarakat menjadi hal yang krusial untuk merumuskan suatu kebijakan yang berdampak langsung.

"Pembangunan itu untuk siapa sebenarnya?" ujar Nurvina.

Selain itu, ia juga menyentil keputusan pemerintah yang mengerahkan jumlah personil militer dan kepolisian yang berlebih untuk menangani penanganan di sana.

Pendekatan milteristik justru dikhawatirkan meningkatkan jumlah pengungsi yang terlantar dan jatuhnya korban akibat konflik bersenjata.

Alih-alih menggunakan pendekatan keamanan, pemerintah seharusnya mengutamakan proses dialog dengan masyarakat Papua.

Oleh karena itu, Amnesty Internasional Indonesia meminta pemerintah mengevaluasi pendekatan tersebut.

baca juga

Selain itu, Nurvina menambahkan, persoalan Papua tak bisa hanya dilihat dari sudut pandang Jakarta.

"Pernahkah negara atau kita melihat sebenarnya saudara-saudara di Papua maunya seperti apa?" katanya. (Reporter: Alif Bintang)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Bia dan Kapak Batu: Potret Gagap Modernitas di Balik Adat Pedalaman Papua

Bia dan Kapak Batu: Potret Gagap Modernitas di Balik Adat Pedalaman Papua

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:00 WIB

Prabowo Ungkap Temuan Harta Karun Baru dari BRIN dan TNI: Cadangan Emas Raksasa di Papua

Prabowo Ungkap Temuan Harta Karun Baru dari BRIN dan TNI: Cadangan Emas Raksasa di Papua

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:19 WIB

Apresiasi Atas Pelayanan Sepenuh Hati, Karyawan PNM Asal Papua Diberangkatkan ke Negeri Sakura

Apresiasi Atas Pelayanan Sepenuh Hati, Karyawan PNM Asal Papua Diberangkatkan ke Negeri Sakura

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:18 WIB

Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri

Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:14 WIB

Polisi Tetapkan 7 Tersangka Pembunuh Pilot Nicholas Goselin, Ini Perannya

Polisi Tetapkan 7 Tersangka Pembunuh Pilot Nicholas Goselin, Ini Perannya

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:51 WIB

Terkini

HUT ke-81 RI: BRI Perluas Akses Keuangan hingga Pelosok dan Mancanegara

HUT ke-81 RI: BRI Perluas Akses Keuangan hingga Pelosok dan Mancanegara

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Lama Tak Terdengar Kabarnya, Pemain Keturunan Indonesia Ini Bakal Susul Ole Romeny?

Lama Tak Terdengar Kabarnya, Pemain Keturunan Indonesia Ini Bakal Susul Ole Romeny?

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana

Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah

Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia

Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia

Sumbar | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Toyota Siapkan Transmisi Mobil Pengganti Manual

Toyota Siapkan Transmisi Mobil Pengganti Manual

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Video Viral Pengeroyokan Pelajar SMKN 2 Palembang, Ini 5 Fakta yang Terungkap

Video Viral Pengeroyokan Pelajar SMKN 2 Palembang, Ini 5 Fakta yang Terungkap

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Digadang-gadang Jadi Surga Dunia, Forest City Malaysia Kini Kota Hantu Markas Para Penipu

Digadang-gadang Jadi Surga Dunia, Forest City Malaysia Kini Kota Hantu Markas Para Penipu

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:22 WIB

HUT ke-81 RI, BRI Perkuat UMKM dan Inklusi Keuangan Nasional

HUT ke-81 RI, BRI Perkuat UMKM dan Inklusi Keuangan Nasional

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Diserap untuk MBG, Harga Ayam Justru Meroket Jadi Rp38.000/kg

Diserap untuk MBG, Harga Ayam Justru Meroket Jadi Rp38.000/kg

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:15 WIB

×