Tak Lagi Soal Lingkungan: Mengapa Perubahan Iklim Disebut Ancaman bagi Keamanan Nasional Indonesia?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 21 Juli 2026 | 10:58 WIB
Tak Lagi Soal Lingkungan: Mengapa Perubahan Iklim Disebut Ancaman bagi Keamanan Nasional Indonesia?
Seorang aktivis menunjukkan poster saat melakukan aksi protes terkait perubahan iklim di Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Minggu (26/9/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Dino Patti Djalal menyatakan perubahan iklim kini menjadi ancaman serius bagi keamanan nasional serta stabilitas ekonomi Indonesia.
  • Bencana alam di Indonesia menuntut pemerintah untuk segera menetapkan perubahan iklim sebagai bagian dari ancaman strategis nasional.
  • Indonesia akan membahas integrasi aksi iklim ke dalam agenda pembangunan pada acara Indonesia Net Zero Summit 2026.

Suara.com - Perubahan iklim tidak lagi hanya dipandang sebagai persoalan lingkungan, melainkan telah berkembang menjadi ancaman terhadap keamanan nasional. Dampaknya dinilai memengaruhi berbagai aspek kehidupan, mulai dari keselamatan masyarakat hingga stabilitas ekonomi.

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal, mengatakan definisi keamanan nasional perlu diperluas karena ancaman terhadap negara kini tidak hanya berasal dari konflik atau serangan militer, tetapi juga dari krisis iklim.

"Kita sekarang melihat bagaimana isu ini sudah berkembang jauh menjadi isu yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan bangsa," kata Dino seperti dikutip dari ANTARA. 

Sejumlah aktivis menunjukkan poster saat melakukan aksi protes terkait perubahan iklim di Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Minggu (26/9/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah aktivis menunjukkan poster saat melakukan aksi protes terkait perubahan iklim di Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Minggu (26/9/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Ia mencontohkan banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra pada akhir November 2025. Menurutnya, bencana tersebut berdampak langsung pada ratusan ribu warga, mengganggu aktivitas ekonomi, dan menjadi perhatian nasional selama beberapa pekan.

Selain banjir, Dino menyebut ancaman lain seperti kebakaran hutan, kenaikan permukaan air laut, dan fenomena El Nino akan terus meningkat. "Perubahan iklim bukan ancaman yang selesai dalam satu atau dua tahun, tetapi akan berkembang secara permanen," ujarnya.

Menurut Dino, Indonesia memiliki peluang memainkan peran penting dalam penanganan krisis iklim global. Selain memiliki hutan tropis yang berfungsi sebagai penyerap karbon alami, Indonesia juga dinilai berhasil menurunkan laju deforestasi secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, ia menegaskan Indonesia perlu menentukan sikap yang lebih tegas dengan menjadikan aksi iklim sebagai salah satu prioritas nasional sekaligus memperkuat perannya dalam perumusan kebijakan iklim global.

Pandangan serupa juga mulai muncul di pemerintah. Pada Juli 2025, Badan Teknologi Pertahanan (Batekhan) Kementerian Pertahanan menyatakan bahwa tingginya risiko bencana di Indonesia menuntut pendekatan baru dengan menempatkan bencana sebagai ancaman strategis nasional. Lembaga tersebut mengusulkan penguatan sistem ketahanan berbasis risiko bencana, termasuk integrasi data, pengembangan doktrin pertahanan nonmiliter, dan pembangunan pusat logistik strategis.

Isu tersebut akan menjadi salah satu fokus pembahasan dalam Indonesia Net Zero Summit (INZS) 2026 yang diselenggarakan FPCI pada 1 Agustus di Jakarta. Forum itu bertujuan mendorong aksi iklim sebagai bagian dari agenda pembangunan sekaligus keamanan nasional.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Lagi Jadi Sampah, Bagaimana Peneliti BRIN Sulap Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Ramah Lingkungan?

Tak Lagi Jadi Sampah, Bagaimana Peneliti BRIN Sulap Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Ramah Lingkungan?

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 18:32 WIB

Karhutla Kembali Mengamuk di Aceh Barat, Lahan Gambut Kering Jadi Sasaran Api

Karhutla Kembali Mengamuk di Aceh Barat, Lahan Gambut Kering Jadi Sasaran Api

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 08:00 WIB

WALHI Bongkar Eksploitasi Ugal-ugalan di Jawa, Dari Reklamasi Jakarta hingga 20 PSN Jatim

WALHI Bongkar Eksploitasi Ugal-ugalan di Jawa, Dari Reklamasi Jakarta hingga 20 PSN Jatim

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:48 WIB

Terkini

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

×