- Rapat Paripurna DPR RI menyetujui penerimaan hibah satu unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Italia.
- Pihak asosiasi pariwisata Italia menolak hibah tersebut dan mengusulkan kapal induk dijadikan museum serta penginapan terapung.
- Pemerintah Italia tetap melanjutkan proses hibah kapal ke Indonesia untuk mendukung kerja sama pertahanan dan strategi industri.
Suara.com - Rapat Paripurna DPR RI resmi menyetujui penerimaan hibah alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) berupa satu unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Italia.
Keputusan ini diambil secara bulat setelah melalui pembahasan di Komisi I DPR.
Menariknya kapal induk tersebut ternyata awalnya direncanakan jadi museum terapung.
Melansir dari laporan Taranto Today, Sejumlah pihak di Kota Taranto meminta pemerintah Italia membatalkan rencana hibah ke Indonesia dan mengubah kapal itu menjadi museum terapung.
Seruan ini datang dari Francesco Caizzi, Wakil Presiden asosiasi hotel dan pariwisata Italia (Federalberghi).
![Media Italia Bongkar Hibah Kapal Induk ke Pemerintah Indonesia: Ada Kontrak Rp25 T? [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/21/47881-its-giuseppe-garibaldi.jpg)
Ia menilai Garibaldi memiliki nilai sejarah tinggi yang seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan pariwisata nasional.
"Kapal Garibaldi sebaiknya dikembalikan ke Taranto," tegasnya.
Ia mengajak pemerintah Italia mempertimbangkan masa depan kapal sebagai aset wisata, bukan sekadar objek hibah.
Menurutnya, Taranto memiliki ikatan kuat dengan sejarah Angkatan Laut Italia.
Kota ini selama puluhan tahun menjadi pusat operasional militer laut dan masih menjadi lokasi strategis bagi fasilitas angkatan laut hingga kini.
Rencana yang diajukan cukup ambisius. Garibaldi diusulkan menjadi Museum Laut sekaligus penginapan bagi wisatawan muda, guna menarik kunjungan pelajar dan wisata budaya.
Model pengelolaannya pun telah disiapkan.
Institusi museum Museo Archeologico Nazionale di Taranto atau MarTa akan menangani aspek budaya, sementara sektor perhotelan diserahkan kepada pelaku usaha swasta.
Caizzi optimistis sektor pariwisata siap mendukung penuh gagasan ini.
“Kami tidak akan menghemat energi dan sumber daya untuk meyakinkan pemerintah bahwa ini solusi terbaik,” ujarnya.
Namun, rencana tersebut berbenturan dengan kebijakan pemerintah pusat.
Italia telah lebih dulu memproses hibah Garibaldi ke Indonesia sebagai bagian dari kerja sama pertahanan dan strategi industri.