11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB
11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak
Harga minyak dunia naik tipis [Foto: ANTARA]
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia melonjak dipicu gempuran beruntun militer AS terhadap sasaran militer Iran.

  • Ancaman milisi Houthi terhadap jalur ekspor Arab Saudi semakin mempergenting krisis pasokan global.

  • Belum adanya tanda kesepakatan damai membuat ketidakpastian harga energi terus berlanjut di pasar.

Suara.com - Perang di Timur Tengah langsung menghantam pasar energi global hingga memicu lonjakan harga minyak dunia. Ketegangan hebat ini membahayakan jalur distribusi energi internasional serta mengancam stabilitas pasokan dunia.

Ancaman terhadap jalur ekspor utama Arab Saudi kini membuat para pelaku pasar khawatir akan potensi krisis pasokan yang meluas. Situasi darurat ini menempatkan ekonomi global dalam posisi yang sangat rentan.

Patokan harga minyak Brent tercatat melesat 3,7 persen hingga menyentuh angka 94,40 dolar AS per barel pada Jumat pagi waktu setempat. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melonjak 4 persen menjadi 87,71 dolar AS per barel.

Iustrasi Kilang Minyak [Pexels].
Iustrasi Kilang Minyak [Pexels].

Kenaikan tajam harga si emas hitam ini terjadi persis setelah Amerika Serikat melancarkan gempuran udara berturut-turut selama 11 malam. Dikutip dari CNN Internasional, serangan tersebut menghantam berbagai target militer strategis milik Iran di kawasan tersebut.

Kondisi semakin memanas setelah milisi Houthi di Yaman mengancam akan melumpuhkan jalur penyelamat utama ekspor minyak Arab Saudi. Langkah agresif ini berpotensi memutus pasokan minyak mentah ke berbagai negara konsumen.

Ketegangan geopolitik yang belum mereda ini dinilai menjadi pendorong utama gejolak harga di pasar komoditas.

"Pergerakan harga minyak terbaru ini terjadi saat serangan antara AS dan Iran tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, dan belum ada tanda-tanda konkret mengenai kesepakatan damai," tulis analis Deutsche Bank dalam sebuah catatan.

Tanpa adanya jalur diplomasi yang efektif, pertempuran udara dan ancaman di lautan berisiko terus mengerek biaya energi global. Kondisi ini memaksa para investor mengantisipasi skenario terburuk dalam beberapa minggu ke depan.

Konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah secara historis selalu menjadi faktor krusial yang mengguncang stabilitas harga minyak dunia. Wilayah ini menampung titik-titik penyaluran minyak mentah terpenting yang menghubungkan produsen utama dengan pasar internasional.

baca juga

Gempuran beruntun pihak militer serta ancaman blokade armada milisi menegaskan betapa rapuhnya rantai pasok energi global saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump: Iran Mau Banget Bertemu, Tapi Amerika Tak Tertarik

Donald Trump: Iran Mau Banget Bertemu, Tapi Amerika Tak Tertarik

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:48 WIB

Lagi! Iran Bom Pangkalan AS di Yordania dan Bahrain, Gudang Logistik Tempur Ludes

Lagi! Iran Bom Pangkalan AS di Yordania dan Bahrain, Gudang Logistik Tempur Ludes

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11 WIB

Amerika Ancam Bombardir Fasilitas Nuklir Bawah Tanah Iran, Trump: Mustahil Dihentikan

Amerika Ancam Bombardir Fasilitas Nuklir Bawah Tanah Iran, Trump: Mustahil Dihentikan

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:08 WIB

Terkini

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:00 WIB

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:22 WIB

×