Wamensos Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sarpras Sekolah Rakyat

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:09 WIB
Wamensos Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sarpras Sekolah Rakyat
Wamensos Agus Jabo Priyono membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Tata Kelola BMN dan Barang Persediaan Program Sekolah Rakyat di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi, Jawa Barat, Rabu (22/7/2026). (Dok: Kemensos)

Suara.com - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menekankan pentingnya pengelolaan sarana prasarana (Sarpras) Sekolah Rakyat.

Dia menyebut, pengelolaan seluruh fasilitas yang merupakan barang milik negara (BMN) tersebut menjadi salah satu aspek keberhasilan penyelenggaraan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

"Keberhasilan program Sekolah Rakyat tidak hanya ditentukan oleh kualitas proses pembelajaran ataupun kompetensi tenaga pendidik, tetapi juga sangat ditentukan oleh sejauh mana negara mampu menyediakan sarana prasarana. Peralatan pendidikan, fasilitas kesehatan, perlengkapan dapur dan berbagai aset lainnya yang mendukung proses pendidikan," katanya.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Tata Kelola BMN dan Barang Persediaan Program Sekolah Rakyat di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi, Jawa Barat, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini digelar selama dua hari hingga 23 Juli 2026.

Agus Jabo menambahkan, Presiden tak hanya menggagas program Sekolah Rakyat tapi juga memberikan dukungan nyata terhadap penganggaran, sistem, hingga pengadaan barang dan jasa.

Selain Wamensos Agus Jabo Priyono, dalam Rakor hadir Plt Inspektur Jenderal (Irjen) Kemensos Dody Sukmono, Staf Ahli Menteri Abdul Muis, Kepala Biro Umum Kemensos Yadi Muhtar, Kapusdiklatbangprof Kemensos Afrizon Tanjung, dan Direktur Perlindungan Sosial Non Kebencanaan Kemensos Faisal. (Dok: Kemensos)
Selain Wamensos Agus Jabo Priyono, dalam Rakor hadir Plt Inspektur Jenderal (Irjen) Kemensos Dody Sukmono, Staf Ahli Menteri Abdul Muis, Kepala Biro Umum Kemensos Yadi Muhtar, Kapusdiklatbangprof Kemensos Afrizon Tanjung, dan Direktur Perlindungan Sosial Non Kebencanaan Kemensos Faisal. (Dok: Kemensos)

"Dan saya pikir, pak presiden sudah mempersiapkan dan sudah terbukti kemudian sarana prasarana yang disediakan untuk mendukung proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat itu sangat luar biasa," sambungnya.

Adapun sarana prasarana di Sekolah Rakyat antara lain, tempat tidur, meja belajar, komputer, laptop, peralatan laboratorium, perlengkapan dapur, kendaraan operasional, hingga fasilitas pendukung strategis lainnya.

Agus Jabo mengatakan, seluruh fasilitas tersebut merupakan barang milik negara. Barang milik negara artinya barang milik rakyat yang diperoleh melalui APBN.

Oleh karena itu, jelas dia, pengelolaan BMN bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan bentuk pertanggungjawaban Kemensos sebagai penyelenggara Sekolah Rakyat kepada negara dan publik.

baca juga

"Apabila pengelolaan BMN dilakukan dengan baik, tentunya pelayanan kepada peserta didik akan menjadi baik. Sebaliknya, apabila pengelolaan BMN tidak tertib, maka kualitas layanan pendidikan juga akan ikut berdampak," tegas dia.

Agus Jabo pun memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya penguatan Sistem Pengendalian Internal (SPI) dan Manajemen Risiko dalam pengelolaan BMN agar kedepannya bisa dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk itu dia memberikan delapan arahan dalam rapat koordinasi tersebut.

Pertama, mengajak seluruh satuan kerja di Kemensos agar segera menyusun rencana tindak lanjut (RTL) atas seluruh rekomendasi hasil monitoring dan evaluasi dalam rapat koordinasi dengan menetapkan target waktu. Menurutnya, hal itu sangat penting sebagai indikator keberhasilan, serta penanggung jawab yang jelas.

"Kedua, percepat penyelesaian seluruh proses distribusi BMN. sehingga tidak terdapat aset yang tertahan di gudang atau belum dimanfaatkan oleh Sekolah Rakyat," ujarnya.

Ketiga, ia mendorong gugus tugas melakukan inventarisasi ulang terhadap seluruh BMN pada masing-masing Sekolah Rakyat untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dengan kondisi di lapangan. Keempat, menyelesaikan seluruh dokumen administrasi BMN, kodefikasi aset, daftar barang, dan inventarisasi barang serta pencatatan pada sistem informasi pengelolaan BMN, termasuk berita acara serah terima barang.

"Jadi berita acara serah terima ini penting gitu lho, terutama berita acara serah terima barang-barang yang sudah masuk ke sekolah-sekolah rakyat. Dari kita ke Sekolah Rakyat, berita acaranya harus tertib karena disitulah kita bisa mempertanggungjawabkan secara obyektif," jelas dia.

Kelima, meningkatkan kapasitas SDM atau pengelola BMN melalui latihan, bimbingan teknis dan pendampingan agar memiliki kompetensi yang memadai dalam pengelolaan BMN. Keenam, menyusun dan menerapkan SOP pengelolaan BMN yang diserahkan ke seluruh Sekolah Rakyat sebagai pedoman dalam proses penerimaan, penggunaan, dan pemeliharaan

"Ketujuh, manfaatkan teknologi informasi untuk mendukung monitoring pengelolaan BMN secara real time sehingga pimpinan dapat memperoleh informasi yang tepat, akurat dan menjadi dasar dalam mengambil keputusan," kata Agus Jabo.

Dan terakhir, dia meminta kepada Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemensos agar terus melakukan pembinaan, pendampingan dan pengawasan berbasis risiko terhadap pengelolaan BMN serta memastikan seluruh rekomendasi hasil pengawasan ditindaklanjuti secara konsisten.

Selain itu, Agus Jabo menyebut, pengelolaan BMN bukan hanya persoalan administrasi aset, melainkan merupakan cerminan kualitas tata kelola pemerintahan, integritas penyelenggara negara, dan komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

"Setiap aset yang dibiayai oleh uang rakyat harus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat," ucapnya.

Agus Jabo menambahkan, Sekolah Rakyat adalah program pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa tidak boleh ada aset yang terbengkalai, tidak dicatat, tidak dimanfaatkan, atau tidak dipelihara dengan baik.

"Saya mengajak seluruh jajaran Kementerian Sosial untuk menjadikan hasil monitoring dari evaluasi ini sebagai momentum memperkuat tata kelola, menjaga akuntabilitas, meningkatkan efektivitas pembelanjaan intern, pengendalian intern," ungkap dia.

Rapat dihadiri oleh Plt Inspektur Jenderal (Irjen) Kemensos Dody Sukmono, Staf Ahli Menteri Abdul Muis, Kepala Biro Umum Kemensos Yadi Muhtar, Kapusdiklatbangprof Kemensos Afrizon Tanjung, dan Direktur Perlindungan Sosial Non Kebencanaan Kemensos Faisal.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GIIAS 2026, ACC dan TAF Jadi Platinum Financial Partner: Dukung Industri Otomotif Nasional

GIIAS 2026, ACC dan TAF Jadi Platinum Financial Partner: Dukung Industri Otomotif Nasional

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:24 WIB

Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat

Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:41 WIB

Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program

Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:26 WIB

Mensos dan Menteri PKP Sepakat Akselerasi Renovasi Rumah Siswa Sekolah Rakyat

Mensos dan Menteri PKP Sepakat Akselerasi Renovasi Rumah Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:22 WIB

Kemensos - PKP Verifikasi Rumah Tak Layak Huni Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Jabar

Kemensos - PKP Verifikasi Rumah Tak Layak Huni Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Jabar

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:17 WIB

Di Hadapan Gus Ipul, Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Serentak Ucapkan Ikrar Mandiri

Di Hadapan Gus Ipul, Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Serentak Ucapkan Ikrar Mandiri

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 09:11 WIB

Terkini

Berapa Harga Oli Yamalube Matic? Cek Spesifikasi dan Kecocokan untuk Motor

Berapa Harga Oli Yamalube Matic? Cek Spesifikasi dan Kecocokan untuk Motor

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Beberapa Jam Sebelum Bobotoh Tewas di Bogor, Kelompok Suporter Termasuk Jakmania Ikrar Damai

Beberapa Jam Sebelum Bobotoh Tewas di Bogor, Kelompok Suporter Termasuk Jakmania Ikrar Damai

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Moisturizer Sebaiknya Dipakai Berapa Kali Sehari? Ini Panduan agar Kulit Sehat

Moisturizer Sebaiknya Dipakai Berapa Kali Sehari? Ini Panduan agar Kulit Sehat

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Menjangkau Pulau Terpencil, Bank Terapung Hadir di Bajo Sangkuang

Menjangkau Pulau Terpencil, Bank Terapung Hadir di Bajo Sangkuang

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Fungsi Rahasia Broker Summary yang Wajib Diketahui Trader!

Fungsi Rahasia Broker Summary yang Wajib Diketahui Trader!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Tak Sekadar Baca Buku, Mengapa Literasi Diri Jadi Bekal Transformasi Generasi Muda?

Tak Sekadar Baca Buku, Mengapa Literasi Diri Jadi Bekal Transformasi Generasi Muda?

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Crime Scene Zero Season 2 Siap Tayang 2027, Lima Pemain Lama Kembali!

Crime Scene Zero Season 2 Siap Tayang 2027, Lima Pemain Lama Kembali!

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Kepala BMKG Merapat ke Istana, Bawa Laporan Karhutla dan Siaga Bencana Hidrometeorologi

Kepala BMKG Merapat ke Istana, Bawa Laporan Karhutla dan Siaga Bencana Hidrometeorologi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:29 WIB

3 Laga Cuma Jadi Cadangan, Mees Hilgers Masih Dianggap Belum Layak Main 90 Menit di Eredivisie

3 Laga Cuma Jadi Cadangan, Mees Hilgers Masih Dianggap Belum Layak Main 90 Menit di Eredivisie

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Pesan Terakhir Bobotoh Persib 16 Tahun Sebelum Tewas: 'Berangkat ya, Van'

Pesan Terakhir Bobotoh Persib 16 Tahun Sebelum Tewas: 'Berangkat ya, Van'

Bogor | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:26 WIB

×