Today History 28 Juli, dari Daendels Hingga Letusan Perang Dunia I

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:51 WIB
Today History 28 Juli, dari Daendels Hingga Letusan Perang Dunia I
Herman Willem Daendels (Creative Commons/Raden Saleh)
baca 10 detik
  • Daendels sejajarkan kedudukan Minister Belanda dengan Sultan Yogyakarta pada 28 Juli 1808.

  • Perang Dunia I resmi meletus pada 28 Juli 1914 setelah deklarasi serangan Austria-Hungaria.

  • Maximilien Robespierre dieksekusi guillotine pada 28 Juli 1794 dan mengakhiri era teror Prancis.

Suara.com - Today History 28 Juli menyimpan rekam jejak kelam sekaligus krusial yang membentuk konstelasi kekuasaan di tingkat nasional maupun internasional.

Tiga peristiwa besar pada hari ini menandai pergeseran hierarki raja di Jawa, dimulainya pembantaian perang global, hingga jatuhnya rezim paling berdarah di Prancis.

1. Daendels di Tanah Jawa

Ilustrasi Buku 'Daendels' (Dokumen pribadi/Sam Edy)
Ilustrasi Buku 'Daendels' (Dokumen pribadi/Sam Edy)

Langkah drastis diambil Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels pada 28 Juli 1808 saat merombak total struktur kekuasaan di Tanah Jawa. Penguasa kolonial tersebut secara sepihak menaikkan derajat jabatan Residen menjadi Minister di Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Perubahan status ini secara otomatis menyejajarkan posisi utusan Belanda dengan Sultan Yogyakarta dan Sunan Surakarta. Daendels sengaja memangkas wewenang tradisi kraton demi memperkuat cengkeraman birokrasi kolonial atas penguasa lokal.

2. Meletusnya Konflik Global Pertama

Ilustrasi Perang Dunia I. [Shutterstock]
Ilustrasi Perang Dunia I. [Shutterstock]

Tepat 106 tahun setelah kebijakan Daendels, letupan perang dahsyat mengguncang benua Eropa pada 28 Juli 1914. Austria-Hungaria resmi mendeklarasikan serangan militer terhadap Serbia yang kemudian memicu terseretnya puluhan negara ke dalam pusaran Perang Dunia I.

Kubu Sekutu yang dipelopori Inggris, Prancis, dan Rusia saling adu kekuatan melawan kekuatan Blok Sentral besutan Jerman serta Austria-Hungaria. Pertempuran sengit ini berlangsung selama empat tahun dan merenggut jutaan nyawa manusia hingga berakhir pada 11 November 1918.

3. Akhir Tragis Pemimpin Teror

baca juga
Maximilien Robespierre (Wikipedia)
Maximilien Robespierre (Wikipedia)

Jauh sebelum Perang Dunia I pecah, Prancis lebih dahulu mencatatkan sejarah kelam pada 28 Juli 1794. Arsitek utama era Reign of Terror atau Pemerintahan Teror, Maximilien Robespierre, dipaksa mengakhiri hidupnya di atas panggung eksekusi.

Tokoh radikal Revolusi Prancis tersebut tewas dipenggal dengan alat guillotine di pusat kota Paris. Kematian Robespierre sekaligus menyegel berakhirnya fase pembantaian paling berdarah dalam sejarah modern Prancis.

Rangkaian peristiwa pada 28 Juli memperlihatkan bagaimana ambisi politik dan geopolitik kerap memicu perombakan tatanan sosial secara mendasar. Kebijakan otoriter Daendels di Indonesia lahir dari dorongan Napoleon Bonaparte untuk mengamankan Jawa dari ancaman Inggris.

Sementara itu, deklarasi perang Austria-Hungaria merupakan imbas rantai dari terbunuhnya Putra Mahkota Franz Ferdinand yang merembet menjadi pertikaian antardisiplin militer dunia. Adapun eksekusi Robespierre terjadi akibat kejenuhan rakyat serta elite politik Prancis terhadap eksekusi massal tanpa pengadilan yang adil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Taman Siswa Menggugat Daendels

Taman Siswa Menggugat Daendels

Your Say | Selasa, 22 April 2025 | 11:27 WIB

Review Film '1917': Perang Dunia I dan Misi Mustahil Prajurit Inggris

Review Film '1917': Perang Dunia I dan Misi Mustahil Prajurit Inggris

Your Say | Minggu, 31 Maret 2024 | 10:11 WIB

Kupas Film Oscar 'All Quiet on the Western Front', Sejarah Perang Dunia I

Kupas Film Oscar 'All Quiet on the Western Front', Sejarah Perang Dunia I

Your Say | Rabu, 27 Maret 2024 | 15:15 WIB

Terkini

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

×