Stok Rudal Pencegat AS Menipis Akibat Perang Panjang Lawan Iran

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:20 WIB
Stok Rudal Pencegat AS Menipis Akibat Perang Panjang Lawan Iran
Persediaan Rudal AS disinyalir menipis. (Instagram)

Suara.com - Gempuran konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah secara drastis mengikis persediaan rudal pencegat milik Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Kondisi kritis ini memaksa para perencana militer mengevaluasi ulang kemampuan Pentagon untuk mempertahankan intensitas serangan balasan mereka di masa depan.

Penurunan amunisi militer ini tercatat sangat signifikan berdasarkan data resmi yang dihimpun oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS). Persediaan rudal pencegat Patriot milik Washington yang semula berjumlah sekitar 2.300 unit kini menyusut drastis hingga menyisakan kurang dari 827 unit.

Kondisi serupa terjadi pada unit pertahanan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) yang mengalami penyusutan cadangan sangat tajam. Dicatat Al Jazeera, Amunisi THAAD yang awalnya berada di angka 452 unit kini tersisa tidak sampai 278 unit di gudang penyimpanan.

Sistem antipeluru kendali Terminal High Altitude Area Defense (THAAD). [AFP]
Sistem antipeluru kendali Terminal High Altitude Area Defense (THAAD). [AFP]

CSIS memperingatkan bahwa proses pengisian kembali cadangan amunisi vital ini membutuhkan waktu setidaknya tiga tahun.

Lamanya pemulihan ini memicu kekhawatiran besar atas kemampuan militer Amerika Serikat dalam melindungi personel serta pangkalan luar negeri mereka jika krisis baru mendadak pecah di wilayah lain seperti Pasifik.

Sebagai langkah darurat, Pentagon mengalokasikan dana sebesar 18,2 miliar dolar AS dari total usulan anggaran darurat senilai 67 miliar dolar AS pada tahun anggaran 2026.

Dana jumbo tersebut difokuskan khusus untuk membeli rudal pengganti Patriot, rudal jelajah Tomahawk Angkatan Laut, serta sistem pertahanan THAAD.

Selain pengadaan sistem pertahanan mahal, militer Amerika Serikat mulai mengalihkan fokus pada amunisi yang lebih terjangkau.

Senjata berbiaya murah dengan harga di bawah atau setara 600.000 dolar AS kini mendominasi separuh dari total pengajuan anggaran awal militer untuk tahun 2027.

baca juga

Krisis persediaan amunisi ini merupakan dampak langsung dari keterlibatan aktif militer Amerika Serikat dalam meredam eskalasi pertempuran di Timur Tengah selama beberapa bulan terakhir.

Tingginya intensitas penggunaan sistem pertahanan udara untuk mencegat ancaman rudal dan drone lawan memicu konsumsi amunisi yang jauh melebihi kapasitas produksi industri pertahanan domestik saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Stres Iran Tak Hancur-hancur Diserang, Temui Jalan Buntu

Amerika Stres Iran Tak Hancur-hancur Diserang, Temui Jalan Buntu

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:12 WIB

Donald Trump Gereget Mau Rudal Fasilitas Nuklir Iran: Sampai Mereka Bilang Tak Tahan Lagi

Donald Trump Gereget Mau Rudal Fasilitas Nuklir Iran: Sampai Mereka Bilang Tak Tahan Lagi

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB

Terkini

Sembunyi di Bawah Meja Demi Nyawa: Tragedi Mei 1998 Lewat Mata Bocah Cina

Sembunyi di Bawah Meja Demi Nyawa: Tragedi Mei 1998 Lewat Mata Bocah Cina

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Kebakaran Hotel Pullman Central Park Dipicu Fenomena Listrik di Lantai 2

Kebakaran Hotel Pullman Central Park Dipicu Fenomena Listrik di Lantai 2

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:21 WIB

Stok Rudal Pencegat AS Menipis Akibat Perang Panjang Lawan Iran

Stok Rudal Pencegat AS Menipis Akibat Perang Panjang Lawan Iran

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Cara Cek Riwayat Servis Mobil Bekas sebelum Membeli, Jangan Sampai Tertipu

Cara Cek Riwayat Servis Mobil Bekas sebelum Membeli, Jangan Sampai Tertipu

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:20 WIB

ShopeePay Perluas Adopsi QRIS Tap, Bayar TransJakarta dan KRL Kini Cukup Tempel Ponsel NFC

ShopeePay Perluas Adopsi QRIS Tap, Bayar TransJakarta dan KRL Kini Cukup Tempel Ponsel NFC

Tekno | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:18 WIB

V-KOOL Rilis Luxor Gold Pelindung Cat Mobil Terbaru GIIAS 2026

V-KOOL Rilis Luxor Gold Pelindung Cat Mobil Terbaru GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:05 WIB

Mimpi Cuan 7 Kali Lipat dari Dubai Berujung Apes, Uang Rp60 Juta Milik Warga Bandar Lampung Amblas

Mimpi Cuan 7 Kali Lipat dari Dubai Berujung Apes, Uang Rp60 Juta Milik Warga Bandar Lampung Amblas

Lampung | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:02 WIB

Di Mana Saya Bisa Membeli Cushion dengan Harga Terjangkau secara Online? Cek Daftarnya

Di Mana Saya Bisa Membeli Cushion dengan Harga Terjangkau secara Online? Cek Daftarnya

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Review Drama Wonder Wall, Misteri Uang 30 Juta Yuan di Balik Tembok Rumah

Review Drama Wonder Wall, Misteri Uang 30 Juta Yuan di Balik Tembok Rumah

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Inti Solar Andalkan Teknologi Vacuum Tube dan Heat Pump, Inovasi Pemanas Air Hemat Energi

Inti Solar Andalkan Teknologi Vacuum Tube dan Heat Pump, Inovasi Pemanas Air Hemat Energi

Tekno | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 11:58 WIB

×