Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:46 WIB
Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya
Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika Bukit Aman, Datuk Hussein Omar Khan (New Straits Times)
baca 10 detik
  • Bukit Aman menyelidiki kasus penangkapan warga Malaysia pembawa narkoba di Bandara Juanda Surabaya.

  • Tersangka menyembunyikan hampir satu kilogram sabu dan ribuan ekstasi di balik korset tubuhnya.

  • Polisi Malaysia meningkatkan kerja sama dengan Indonesia guna membongkar jaringan sindikat narkoba internasional.

Suara.com - Kepolisian Kerajaan Malaysia resmi memperluas jangkauan investigasi peredaran narkotika lintas negara setelah otoritas Indonesia kembali meringkus warga negara Malaysia akibat membawa obat-obatan terlarang narkoba. Langkah tegas ini diambil hanya berselang beberapa hari sejak penangkapan seorang pilot Malaysia Airlines di Jakarta atas dugaan kejahatan serupa.

Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika Bukit Aman, Datuk Hussein Omar Khan, memastikan pihaknya bergerak cepat mendalami rekam jejak tersangka asal Johor yang tertangkap di Bandara Internasional Juanda Surabaya. Penyelidikan ini difokuskan untuk membongkar jaringan pemasok utama serta jalur penyelundupan yang lolos dari pemantauan udara.

Integrasi pengawasan antarnegara kini menjadi fokus utama Kepolisian Malaysia guna memutus rantai operasional sindikat perdagangan gelap skala internasional tersebut.

Ilustrasi narkoba (Freepik/freepik)
Ilustrasi narkoba (Freepik/freepik)

"Ya. NCID Bukit Aman juga akan menindaklanjuti kasus ini," kata Hussein kepada New Straits Times.

Tersangka berumur 22 tahun tersebut disergap petugas tak lama setelah mendarat menggunakan maskapai Batik Air penerbangan OD352 dari Kuala Lumpur. Pihak keamanan mengamankan ratusan gram narkotika jenis sabu beserta ribuan butir ekstasi yang disembunyikan langsung pada bagian tubuhnya.

"Paket-paket tersebut dililitkan di sekeliling tubuh tersangka," katanya.

Pemeriksaan menyeluruh di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda membongkar taktik penyelundupan yang tergolong nekat. Petugas menemukan empat kantong berisi sabu seberat 990 gram dan empat kantong berisi 1.089 butir ekstasi yang disembunyikan rapi di balik korset.

Berdasarkan hasil interogasi awal, pemuda tersebut mengaku nekat menjadi kurir sindikat internasional karena terdesak masalah keuangan dan himpitan utang. Tekanan ekonomi dimanfaatkan oleh kelompok kejahatan terorganisir untuk merekrut pelaku sebagai perantara lintas negara.

"Tersangka berusaha menyembunyikan narkotika di balik korset yang dikenakannya untuk menghindari pemeriksaan. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan," kata Komandan Pangkalan Udara TNI AL Juanda, Kolonel Henoch Nasairus Virzawan kepada wartawan.

baca juga

Hasil penyitaan barang haram senilai 155.000 dolar AS tersebut berhasil menyelamatkan ribuan nyawa dari potensi penyalahgunaan narkoba. Pihak berwenang memperkirakan penggagalan ini menghindarkan sedikitnya 6.584 pengguna dari ancaman ketergantungan.

Saat ini Bukit Aman berkoordinasi erat dengan kepolisian Indonesia untuk menelusuri celah keamanan di bandara asal tempat barang haram tersebut berhasil lolos.

Insiden di Surabaya ini menambah panjang daftar keterlibatan warga Malaysia dalam skandal obat terlarang di Indonesia dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, seorang pilot maskapai penerbangan nasional Malaysia dibekuk di Bandara Soekarno-Hatta akibat membawa puluhan ribu butir ekstasi.

Penangkapan beruntun ini memicu evaluasi mendalam terhadap efektivitas sistem pemindaian keamanan bandara di Malaysia. Pihak berwenang bertekad mengusut tuntas keterkaitan antar-kasus demi menghentikan operasional sindikat terselubung ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur

Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:43 WIB

Kim Woo Bin Didapuk jadi Pelatih Tim Bisbol dalam Drama Baru Berjudul Gift

Kim Woo Bin Didapuk jadi Pelatih Tim Bisbol dalam Drama Baru Berjudul Gift

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:40 WIB

3 Peeling Gel untuk Cerahkan Wajah Kusam: Formula Lembut, Minim Iritasi!

3 Peeling Gel untuk Cerahkan Wajah Kusam: Formula Lembut, Minim Iritasi!

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:40 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×