3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB
3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu
Pengoperasian kembali Terminal IC Bandara Soekarno-Hatta setelah direvitaslisasi. [Dok Angkasa Pura Indonesia].
baca 10 detik
  • Polisi Malaysia membenarkan penangkapan tiga wanita pembawa narkoba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

  • Kasus penyembunyian narkoba di koper dan sepatu ini dipastikan bukan bagian sindikat besar.

  • Malaysia berjanji memperketat pengawasan perbatasan untuk memutus rute transit narkoba internasional.

Suara.com - Kepolisian Malaysia atau PDRM mengonfirmasi penangkapan tiga perempuan asal Sabah yang kedapatan membawa narkoba lewat Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Petugas menggagalkan penyelundupan ini setelah mendeteksi narkoba yang tersembunyi rapat di koper serta sepatu pelaku.

Hasil pemeriksaan awal mengindikasikan barang haram yang disita penyidik Indonesia bernilai kecil dan murni untuk konsumsi pribadi.

Catatan kepolisian menunjukkan dua di antara tiga perempuan berumur 30 hingga 39 tahun tersebut memang pemakai aktif.

Ilustrasi narkoba (freepik)
Ilustrasi narkoba (freepik)

Aparat mengamankan ketiganya seusai mendarat di Terminal 2F dari penerbangan langsung asal Kota Kinabalu, Senin lalu.

NCID Bukit Aman memastikan aksi nekat kelompok kecil ini sama sekali tidak memiliki tautan dengan jaringan kriminal lainnya.

"Penangkapan ketiga wanita ini ditemukan tidak berkaitan dengan kasus-kasus sebelumnya yang melibatkan penahanan seorang pilot dan seorang pria berusia 22 tahun di Indonesia," ujar Hussein dikutip dari kantor berita Malaysia, Bernama, Kamis (6/8/2026).

Jalur geografis Malaysia memang kerap dimanfaatkan sindikat internasional sebagai titik lompatan distribusi barang haram menuju wilayah tetangga.

Tingginya frekuensi kasus luar negeri memaksa kepolisian memperketat pemantauan di seluruh celah perbatasan udara maupun laut.

"Sebagian besar sindikat perdagangan narkoba ini berasal dari negara-negara di sebelah utara Malaysia, dan kita menjadi jalur transit bagi mereka untuk bergerak ke Indonesia, Singapura, Filipina, dan beberapa negara lainnya," ungkapnya.

baca juga

Pemerintah Diraja berkomitmen menyapu bersih celah penyelundupan agar reputasi kawasan tidak terus-menerus tercoreng sebagai sarang transit.

Evaluasi prosedur standar pengamanan bandara dan pelabuhan kini sedang berjalan secara menyeluruh.

"Oleh karena itu, kami akan memperketat lagi prosedur operasional standar (SOP) yang ada di titik masuk dan keluar negara untuk memastikan Malaysia tidak terus-menerus dicap sebagai negara transit narkoba," papar Hussein.

Tindakan tegas penegak hukum terbukti dari akumulasi penyitaan puluhan ton barang haram sepanjang dua tahun terakhir.

Catatan NCID berhasil mengamankan 89 ton narkotika sepanjang 2025 serta tambahan 46 ton pada semester awal 2026.

Penangkapan di Jakarta ini menjadi peringatan keras bagi otoritas kedua negara untuk memperkuat koordinasi intelijen lintas batas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Senpi dan Narkoba Ditemukan di Ruang Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta, Pengelola Buka Suara

Ratusan Senpi dan Narkoba Ditemukan di Ruang Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta, Pengelola Buka Suara

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Temuan Baru di Ruang Yayasan Sekolah Swasta Jaksel: Ada AK-47, Narkoba, hingga Puluhan CD Porno!

Temuan Baru di Ruang Yayasan Sekolah Swasta Jaksel: Ada AK-47, Narkoba, hingga Puluhan CD Porno!

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:36 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Terkini

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

×