Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Muhamad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
Presiden Prabowo meninjau berbagai booth hasil riset dan inovasi anak bangsa, salah satunya teknologi nuklir yang dipaparkan oleh Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir BRIN, Syaiful Bakhri. [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto bertemu 150 peneliti BRIN di Istana Negara.
  • BRIN memaparkan potensi besar cadangan uranium dan thorium nasional untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir.
  • Lembaga riset berkomitmen mengembangkan empat teknologi maju serta nuklir dan antariksa demi kedaulatan bangsa.

Suara.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan strategis dengan 150 peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara, Kamis (6/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden meninjau langsung berbagai booth hasil riset dan inovasi anak bangsa, salah satunya adalah teknologi nuklir yang dipaparkan oleh Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir BRIN, Syaiful Bakhri.

Kepada Presiden Prabowo, Syaiful Bakhri menjelaskan bahwa riset nuklir saat ini tidak hanya menyasar sektor energi untuk kemandirian listrik nasional, tetapi juga merambah ke sektor pangan dan kesehatan.

"Ini teknologi menjadi teknologi energi, perisapan PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir), kemudian non - energi terkait pangan dan kesehatan," ujar Syaiful saat memaparkan teknologi tersebut di hadapan Presiden.

Syaiful mengungkapkan fakta krusial mengenai kekayaan sumber daya alam Indonesia yang dapat mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

Menurutnya, Indonesia memiliki cadangan bahan baku nuklir yang sangat melimpah, dan BRIN telah menguasai teknologi pemurniannya.

"Untuk PLTN kita sudah siapkan untuk bahan nuklir di Indonesia, kita punya potensi uranium sekitar 89 ribu ton di Indonesia, thorium 143 ribu ton di Indonesia sejauh ini. Dan ini adalah kemampuan dari kami memurnikan uranium sampai dengan 60% kemudian mineral ikutan dari radio aktif," tegas Syaiful.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, mendampingi 150 peneliti pilihan untuk bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (6/8/2026). (Suara.com/Bagaskara)
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, mendampingi 150 peneliti pilihan untuk bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (6/8/2026). (Suara.com/Bagaskara)

Sementara itu, dalam sambutannya di acara tersebut, Kepala BRIN Arif Satria menekankan komitmen lembaga riset nasional tersebut dalam mengawal kedaulatan teknologi Indonesia di masa depan.

Arif memaparkan, empat fokus teknologi utama serta pengembangan nuklir dan antariksa sebagai pengungkit daya saing bangsa.

baca juga

"Bapak Presiden, BRIN akan berfokus pada teknologi-teknologi maju yang akan menentukan daya saing negara dalam dua hingga tiga dekade ke depan. Pertama, semikonduktor agar Indonesia tidak bergantung pada chip asing. Kedua, kecerdasan artifisial (AI) untuk melipatgandakan produktivitas nasional. Ketiga, genomik agar kita mampu menghasilkan benih, obat, dan bioindustri sendiri. Keempat, teknologi kuantum untuk keamanan dan komputasi masa depan," papar Arif Satria.

Lebih lanjut, Arif menegaskan, bahwa penguasaan teknologi nuklir dan antariksa menjadi kunci penting agar Indonesia tidak sekadar menjadi konsumen teknologi global.

"Selain itu, terdapat dua bidang teknologi yang terus kami kembangkan, yaitu nuklir dan antariksa, sebagai pengungkit kedaulatan energi, kesehatan, pangan, hingga pengawasan wilayah. Penguasaan teknologi-teknologi inilah yang akan menentukan apakah Indonesia hanya menjadi pengguna teknologi atau menjadi pemilik teknologi di masa depan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Terkini

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

×