Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:29 WIB
Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16
Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Syarifudin. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Petugas Gulkarmat Jakpus mengevakuasi satu korban terjebak dari kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, Jumat (7/8/2026) malam.
  • Korban ditemukan setelah memberikan tanda cahaya senter dari lantai 16 dan berhasil diturunkan secara manual dengan digendong.
  • Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dan korban saat ini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Tarakan.

Suara.com - Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat berhasil mengevakuasi satu orang yang terjebak dalam kebakaran hebat di Gedung Bapenda DKI Jakarta pada Jumat (7/8/2026) malam.

Proses evakuasi berlangsung dramatis lantaran petugas harus menurunkan korban secara manual dari ketinggian.

Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Syarifudin, mengonfirmasi bahwa hanya ada satu orang korban yang terjebak saat api berkobar di gedung tersebut.

"Hanya satu. Hanya satu orang yang terjebak di lantai kemarin. Sudah diamankan ya," ujar Syarifudin di lokasi kejadian, Sabtu (8/8/2026).

Syarifudin menjelaskan bahwa keberadaan korban diketahui setelah korban memberikan tanda melalui cahaya senter dari dalam gedung. Hal ini memudahkan tim rescue untuk menentukan titik koordinat penyelamatan di tengah kepulan asap dan api.

"Saya kurang tahu kalau posisinya. Yang jelas kita menerima berita kebakaran besar, terus alhamdulillah beliau ada senter yang bisa kasih tanda, 'Oh, bahwa beliau itu korban.' 'Oh ya, ada di lantai sekian.' Jadi kita selain pemadaman, upaya penyelamatan kita utamakan kemarin tuh," jelasnya.

Meski menghadapi berbagai rintangan di lapangan, pasukan khusus rescue akhirnya berhasil menjangkau korban dan membawanya turun dengan cara digendong dari lantai 16 hingga ke dasar gedung.

"Memang banyak kendala-kendalanya, tapi alhamdulillah dengan proses tim rescue pasukan khusus kita bisa mengevakuasi sampai menggendong, karena dari bawah sudah menggendong korban untuk sampai ke bawah," tambah Syarifudin.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Syarifudin memastikan seluruh personel yang bertugas maupun warga di lokasi dalam kondisi aman.

baca juga

"Kabar korban sementara masih dirawat inap di rumah sakit. Kita berhasil memang satu doang yang kita evakuasi secara manual dari lantai 16 ya ke bawah, jadi sudah selamat. Sementara masih perawatan di rumah sakit," ungkapnya.

Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta bersiap memadamkan kobaran api yang membakar Gedung Badang Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta, Jumat (7/8/2025). [ANTARA FOTO/Rakha Raditya Yahya/hma]
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta bersiap memadamkan kobaran api yang membakar Gedung Badang Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta, Jumat (7/8/2025). [ANTARA FOTO/Rakha Raditya Yahya/hma]

"Tidak ada korban. Untuk jiwa, alhamdulillah, baik petugas semua, alhamdulillah semua aman," tegasnya lagi.

Saat ini, korban tengah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Tarakan. Sementara itu, petugas masih terus melakukan penyisiran di lokasi kebakaran guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

"Untuk penyisiran kita tetap dari lantai 11, 12, 13, sampai benar-benar tuntas ya, sampai benar-benar memang tuntas. Karena kalau masih ada tumpukan dan asap ditinggal, itu akan bisa kebakaran kembali. Makanya kita harapkan kita tuntaskan semua, baru clear, police line, nanti tinggal geser ke perwira," pungkasnya.

Untuk diketahui, si jago merah mengamuk di kompleks gedung Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda DKI Jakarta, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam.

Kebakaran besar ini memaksa petugas mengerahkan kekuatan penuh guna memadamkan kobaran api yang terus membesar.

Laporan pertama mengenai insiden ini diterima melalui layanan darurat Jakarta Siaga 112 pada pukul 21.30 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:03 WIB

10 Saksi Diperiksa, Begini Kondisi Korban Terjebak di Lantai 15 Saat Kebakaran Gedung Bapenda DKI

10 Saksi Diperiksa, Begini Kondisi Korban Terjebak di Lantai 15 Saat Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Begini Kondisi Terkini Gedung Bapenda DKI Jakarta Usai Dilalap 'Si Jago Merah' Tadi Malam

Begini Kondisi Terkini Gedung Bapenda DKI Jakarta Usai Dilalap 'Si Jago Merah' Tadi Malam

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:04 WIB

Gedung Bapenda DKI Membara, Api Diduga Berasal dari Lantai 11 yang Tengah Direnovasi

Gedung Bapenda DKI Membara, Api Diduga Berasal dari Lantai 11 yang Tengah Direnovasi

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:38 WIB

Terkini

Apakah Krim Malam Boleh Dipakai Saat Tidur Siang atau Kerja Shift Malam? Ini Penjelasan Dokter

Apakah Krim Malam Boleh Dipakai Saat Tidur Siang atau Kerja Shift Malam? Ini Penjelasan Dokter

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:41 WIB

Buntut Kasus Jatah Makan Bolosego di Alun-Alun Kidul, Oknum Polisi Polsek Kraton Dipatsus

Buntut Kasus Jatah Makan Bolosego di Alun-Alun Kidul, Oknum Polisi Polsek Kraton Dipatsus

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:39 WIB

Kebakaran di Kota Bogor Hanguskan 5 Bangunan dan 1 Mobil

Kebakaran di Kota Bogor Hanguskan 5 Bangunan dan 1 Mobil

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 13:38 WIB

Italia Mau Batasi Pelajar Asing, Pemilu Memanas

Italia Mau Batasi Pelajar Asing, Pemilu Memanas

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:38 WIB

Kala Ceri dan Tomat Jadi Inspirasi Karya Fesyen, Instalasi, hingga Kuliner

Kala Ceri dan Tomat Jadi Inspirasi Karya Fesyen, Instalasi, hingga Kuliner

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:36 WIB

Epson Hadirkan Proyektor 4K Ultra-Short-Throw EH-LS970B untuk Hiburan Layar Besar di Rumah

Epson Hadirkan Proyektor 4K Ultra-Short-Throw EH-LS970B untuk Hiburan Layar Besar di Rumah

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 13:35 WIB

Kenapa Setrika Lengket di Baju? Ini Cara Mengatasinya agar Baju Tak Rusak

Kenapa Setrika Lengket di Baju? Ini Cara Mengatasinya agar Baju Tak Rusak

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:32 WIB

Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Tak Diperkuat Sergio Aguero

Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Tak Diperkuat Sergio Aguero

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 13:32 WIB

Studi Ungkap Emosi soal Perubahan Iklim Tak Otomatis Ubah Perilaku, Mengapa?

Studi Ungkap Emosi soal Perubahan Iklim Tak Otomatis Ubah Perilaku, Mengapa?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:30 WIB

Kenapa Harus Melihat Orang Lain Menderita Dulu untuk Belajar Bersyukur?

Kenapa Harus Melihat Orang Lain Menderita Dulu untuk Belajar Bersyukur?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 13:30 WIB

×