Keluarga Sutrimo Diancam Usai Lapor Polisi? LPSK Segera ke Banyumas Siap Beri Perlindungan Darurat

Muhamad Yasir

Senin, 10 Agustus 2026 | 08:05 WIB
Keluarga Sutrimo Diancam Usai Lapor Polisi? LPSK Segera ke Banyumas Siap Beri Perlindungan Darurat
Rumah Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. (Suara.com)
baca 10 detik
  • LPSK akan mendatangi keluarga Sutrimo di Banyumas untuk memberikan pendampingan.
  • Sutrimo yang merupakan kepala rumah tangga eks Jampidsus Febrie Adriansyah ditemukan meninggal tidak wajar di Jakarta pada Juli 2026.
  • Polda Metro Jaya berencana melakukan ekshumasi jasad korban guna menyelidiki penyebab pasti kematian.

Suara.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan mendatangi keluarga Sutrimo di Banyumas, jawa Tengah untuk memberikan pendampingan. Langkah proaktif tersebut diambil di tengah upaya polisi mengungkap kasus kematian tidak wajar Sutrimo yang pernah bekerja sebagai kepala rumah tangga atau karumga mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah.

Komisioner LPSK Susilaningtias mengatakan lembaganya memilih menjemput bola dalam kasus tersebut setelah keluarga Sutrimo meminta perlindungan.

"Kami akan ke keluarga secepatnya," kata Susi kepada wartawan, Minggu (9/8/2026).

Susi menjelaskan, LPSK tetap akan melakukan penelaahan sebelum memberikan perlindungan secara penuh.

Namun, apabila ditemukan adanya kebutuhan perlindungan yang mendesak, langkah perlindungan darurat dapat langsung diberikan.

"Tentu kami lakukan telaah dulu, tetapi kalau ada kebutuhan perlindungan secara darurat, LPSK bisa lakukan perlindungan darurat," ungkapnya.

Langkah LPSK itu muncul di tengah penyelidikan yang terus berjalan untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo. Kasus tersebut bahkan telah dilaporkan ke Bareskrim Polri, sementara keluarga korban juga membuat laporan terpisah di Polresta Banyumas.

Polisi kini berencana melakukan ekshumasi terhadap jasad Sutrimo untuk memastikan penyebab kematiannya. Polda Metro Jaya menyebut proses tersebut akan segera dilakukan guna menjawab dugaan adanya kematian tidak wajar.

Petugas ambulans dan dua orang yang mengaku sebagai 'kemanan Jakarta' saat menyerahkan jenazah Sutrimo. [Istimewa]
Petugas ambulans dan dua orang yang mengaku sebagai 'kemanan Jakarta' saat menyerahkan jenazah Sutrimo. [Suara.com]

Kejanggalan

baca juga

Kematian Sutrimo sebelumnya menyisakan sejumlah tanda tanya.

Pria berusia 42 tahun itu ditemukan tidak sadarkan diri di halaman Mordent Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026).

Ia sempat dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Sejumlah saksi menyebut korban ditemukan dengan kondisi mulut berbusa. Hingga kini, penyidik belum menyimpulkan penyebab kematian maupun memastikan ada tidaknya unsur pidana.

Jenazah Sutrimo kemudian dibawa ke kampung halamannya di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Namun, proses pemulangan dan pemakamannya juga memunculkan sejumlah pertanyaan.

Pemerintah Desa Wlahar menerima informasi bahwa Sutrimo meninggal akibat angin duduk.
Jenazah yang semula diperkirakan tiba menjelang sore baru sampai di desa sekitar pukul 22.00 WIB dan dimakamkan sekitar tengah malam.

Rombongan pengantar disebut hanya membawa sejumlah dokumen, KTP, dan santunan. Barang pribadi korban, termasuk telepon genggam, tidak diserahkan kepada keluarga.

Dua pengantar yang mengenakan jaket hijau juga disebut hanya memperkenalkan diri sebagai "keamanan Jakarta".

Penyidik Polda Metro Jaya telah melibatkan Pusat Laboratorium Forensik Polri, memeriksa saksi, mengumpulkan barang bukti, serta menelusuri rekaman CCTV untuk mengungkap rangkaian peristiwa sebelum kematian Sutrimo.

Dengan rencana LPSK menjemput bola keluarga dan kemungkinan perlindungan darurat, proses pengungkapan kematian Sutrimo kini mendapat lapisan pengamanan baru di tengah upaya polisi mencari penyebab pasti kematiannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Keluarga Resmi Laporkan Kematian Sutrimo ke Polisi, Siap Jika Harus Diautopsi

Keluarga Resmi Laporkan Kematian Sutrimo ke Polisi, Siap Jika Harus Diautopsi

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Terkini

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:10 WIB

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 18:05 WIB

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:03 WIB

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 18:00 WIB

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:55 WIB

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:51 WIB

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 17:43 WIB

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:42 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru

Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 17:41 WIB

Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video

Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:40 WIB

×