Babak Baru! Donald Trump Tuntut Iran Bayar Ganti Rugi Perang karena Ini

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:36 WIB
Babak Baru! Donald Trump Tuntut Iran Bayar Ganti Rugi Perang karena Ini
Donald Trump [The White House]
baca 10 detik
  • Trump menuntut ganti rugi dari Iran atas tewasnya ribuan prajurit AS dan warga sipil.

  • Tuntutan AS dilayangkan untuk membalas syarat pembukaan Selat Hormuz yang diajukan pihak Iran.

  • AS kini memperlambat negosiasi militer dan fokus menekan ekonomi Iran yang terhimpit inflasi.

Suara.com - Presiden Donald Trump menegaskan pemerintah Amerika Serikat menuntut ganti rugi perang dari Iran atas seluruh korban tewas dan luka berat akibat aksi militer negara tersebut. Langkah ini menjadi serangan balik strategis Washington terhadap Teheran yang sebelumnya meminta kompensasi atas kerusakan wilayah mereka selama perang.

Pernyataan keras tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di platform Truth Social pada 10 Agustus. Respon ini muncul setelah Iran mengajukan syarat ganti rugi dalam perundingan bersama Oman untuk membuka kembali jalur pelayaran vital Selat Hormuz.

"Ini adalah gagasan yang menarik karena sekarang saya juga menuntut kompensasi dari Iran," ujar Trump dikutip dari USA Today, Selasa (11/8/2026).

Harga minyak dunia, termasuk di Indonesia terancam naik akibat perang antara Amerika Serikat dan Israel vs Iran di Teluk, yang membuat jalur perdangan minyak dunia di Selat Hormuz tak bisa dilewati. [Suara.com/Syahda]
Harga minyak dunia, termasuk di Indonesia terancam naik akibat perang antara Amerika Serikat dan Israel vs Iran di Teluk, yang membuat jalur perdangan minyak dunia di Selat Hormuz tak bisa dilewati. [Suara.com/Syahda]

Trump menyebut pembayaran tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban atas banyaknya nyawa yang hilang akibat bom tepi jalan dan berbagai konflik yang melibatkan Iran. Ia secara spesifik menyebut serangan kapal USS Cole tahun 2000 oleh kelompok Al Qaeda serta ribuan orang lainnya yang tewas dalam pertempuran.

Mengapa Trump Menuntut Ganti Rugi Perang dari Iran?

Selain korban militer, Trump mendesak Teheran memberikan kompensasi kepada keluarga demonstran tidak bersalah yang tewas di tangan rezim penguasa selama setengah abad terakhir. Tuntutan finansial ini kini menjadi syarat mutlak bagi AS dalam setiap pembicaraan diplomatik mendatang.

"Saya telah menginstruksikan perwakilan saya untuk memasukkan hal ini dengan tegas ke dalam setiap, dan seluruh, negosiasi di masa depan," kata presiden.

Data mencatat sedikitnya 18 anggota militer Amerika Serikat tewas di Timut Tengah dalam serangan yang berkaitan dengan peperangan melawan Iran sejak Februari lalu. Pertikaian bersenjata antara kedua negara tersebut kini telah melampaui usia lima bulan.

Pernyataan tegas ini menyusul wawancara telepon Trump dengan Axios pada 9 Agustus yang mengindikasikan AS akan menahan aksi militer baru. Washington memilih memantau dampak tekanan ekonomi yang kini tengah mencekik Teheran.

baca juga

Bagaimana Perubahan Taktik Negosiasi Amerika Serikat Terhadap Iran?

Langkah baru ini menandai pergeseran gaya diplomasi yang signifikan setelah Trump sempat mengancam akan melakukan pancungan jika Iran menolak kesepakatan damai pada 3 Agustus lalu. Kini AS mengubah pendekatan dengan memanfaatkan krisis internal yang dialami musuhnya.

"Kami melakukannya secara tenang," kata Trump kepada Axios, seraya mengisyaratkan bahwa pembicaraan mengenai kesepakatan damai telah melambat.

"Kami hanya setengah bernegosiasi dengan mereka. Kami hanya mengawasi Iran dengan inflasi yang sangat tinggi dan fakta bahwa mereka tidak memiliki uang," lanjutnya.

Sebelumnya, Trump terus mendorong terwujudnya kesepakatan damai yang dapat menghentikan ambisi dan kemampuan nuklir Iran. Namun, nota kesepahaman yang sempat dicapai kedua negara pada Juni lalu mendadak runtuh tanpa menunjukkan kemajuan berarti hingga saat ini.

Ketegangan geopolitik ini berakar dari eskalasi militer AS-Iran yang membara sejak awal Februari dan melumpuhkan Stabilitas kawasan. Penutupan akses Selat Hormuz oleh Iran serta kehancuran ekonomi domestik Teheran kini menjadi titik krusial yang menyandera proses diplomasi kedua pihak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Terbaru Mojtaba Khamenei, Media AS Malah Sebar Cerita Konspirasi

Penampakan Terbaru Mojtaba Khamenei, Media AS Malah Sebar Cerita Konspirasi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Mojtaba Khamenei Muncul di Tengah Isu Sakit Keras

Mojtaba Khamenei Muncul di Tengah Isu Sakit Keras

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Ternyata Ini di Balik Benjamin Netanyahu Tolak 15 Poin Perdamaian Gaza dari Donald Trump

Ternyata Ini di Balik Benjamin Netanyahu Tolak 15 Poin Perdamaian Gaza dari Donald Trump

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:47 WIB

Terkini

Babak Baru! Donald Trump Tuntut Iran Bayar Ganti Rugi Perang karena Ini

Babak Baru! Donald Trump Tuntut Iran Bayar Ganti Rugi Perang karena Ini

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:36 WIB

Ulasan Novel Olenka, Obsesi dan Kehampaan Jiwa yang Terasing

Ulasan Novel Olenka, Obsesi dan Kehampaan Jiwa yang Terasing

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:25 WIB

Kenapa Gelar Bangsawan Menantu Sultan Brunei Raabi'atul Adawiyyah Dicabut?

Kenapa Gelar Bangsawan Menantu Sultan Brunei Raabi'atul Adawiyyah Dicabut?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:20 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Tidak Sedap pada Sepatu, Bisa Pakai Bahan Rumahan Ini

7 Cara Menghilangkan Bau Tidak Sedap pada Sepatu, Bisa Pakai Bahan Rumahan Ini

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Survei BI: Keyakinan Konsumen Turun, Apa Penyebabnya?

Survei BI: Keyakinan Konsumen Turun, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:16 WIB

Ekonomi RI Tumbuh 5,29%, Tapi Mengapa Dunia Usaha Masih Tertekan?

Ekonomi RI Tumbuh 5,29%, Tapi Mengapa Dunia Usaha Masih Tertekan?

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Apakah Lewat Indonesia?

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Apakah Lewat Indonesia?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Shakira Serukan Rakyat Kolombia Bersatu Hadapi Gempa Bumi Besar

Shakira Serukan Rakyat Kolombia Bersatu Hadapi Gempa Bumi Besar

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:04 WIB

Titik Balik Kasus Kematian Sutrimo: Mengapa Keluarga Akhirnya Memilih Lapor Polisi?

Titik Balik Kasus Kematian Sutrimo: Mengapa Keluarga Akhirnya Memilih Lapor Polisi?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Rilis Trailer Perdana, Robert Pattinson Mainkan Dua Peran di Primetime

Rilis Trailer Perdana, Robert Pattinson Mainkan Dua Peran di Primetime

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:00 WIB

×