- Analis Boni Hargens optimis pada 12 Agustus 2026 bahwa sinergi Polri, TNI, dan BIN menjaga keamanan HUT ke-81 RI.
- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama lintas sektor berkoordinasi memantau situasi dan mengamankan rangkaian perayaan kemerdekaan secara nasional.
- Boni mengingatkan aparat keamanan agar tetap menjaga keseimbangan antara stabilitas nasional dan penghormatan terhadap kebebasan sipil masyarakat.
Suara.com - Analis politik dan hukum Boni Hargens optimistis aparat keamanan mampu menjaga rangkaian perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia tetap aman dan kondusif.
Ia menilai sinergi Polri, TNI, dan Badan Intelijen Negara (BIN) menjadi faktor penting dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan menjelang 17 Agustus 2026.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menegaskan kesiapan Polri mengamankan seluruh rangkaian perayaan kemerdekaan.
Pengamanan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor bersama TNI, BIN, kementerian dan lembaga terkait, serta pemerintah daerah.
Menurut Boni, koordinasi tersebut penting mengingat rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI telah berlangsung di berbagai wilayah.
Pemantauan situasi secara berkelanjutan diperlukan agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.
“Skemanya kira-kira begini: Polri memimpin koordinasi keamanan, memantau situasi di lapangan secara real-time, serta mengawal seluruh tahapan rangkaian perayaan kemerdekaan dari pusat hingga daerah,” kata Boni, Rabu (12/8/2026).
Ia menjelaskan, TNI memiliki peran dalam pengamanan wilayah strategis serta mendukung stabilitas keamanan nasional.
TNI juga berperan dalam pengawalan berbagai kegiatan resmi kenegaraan selama rangkaian perayaan kemerdekaan.
Sementara itu, BIN dinilai memiliki peran penting dalam memberikan dukungan intelijen.
Informasi yang akurat dan tepat waktu dibutuhkan untuk mendeteksi potensi ancaman sekaligus memungkinkan aparat melakukan langkah pencegahan.
“BIN memberikan dukungan intelijen yang akurat dan tepat waktu untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan memastikan deteksi dini terhadap berbagai ancaman,” ujar Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) tersebut.
Boni menambahkan, pemerintah daerah dan kementerian terkait juga memiliki peran strategis dalam memastikan kegiatan perayaan di tingkat lokal berjalan lancar.
Koordinasi dari tingkat pusat hingga daerah dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas selama momentum kemerdekaan.
Boni memberikan apresiasi terhadap langkah Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Menurutnya, koordinasi dengan TNI dan BIN menunjukkan adanya kesiapan lintas sektor untuk mengawal agenda nasional tersebut.
“Komitmen dan keseriusan Polri dalam menjaga keamanan tak diragukan lagi. Koordinasi lintas-sektoral Polri dengan TNI dan BIN adalah kunci dalam menyukseskan agenda keamanan nasional di segala lini,” ujar Boni.
Meski optimistis, Boni mengingatkan agar pengamanan tetap berjalan seimbang dengan penghormatan terhadap kebebasan sipil.
Menurutnya, keamanan nasional tidak boleh mengabaikan hak-hak masyarakat dalam negara demokratis.
Ia menilai keseimbangan antara keamanan dan kebebasan sipil merupakan bagian penting dari penguatan demokrasi.
Karena itu, aparat keamanan diharapkan tetap menjalankan tugas secara profesional, proporsional, dan sesuai prinsip negara hukum.
Dengan sinergi Polri, TNI, BIN, pemerintah pusat, serta pemerintah daerah, Boni berharap seluruh rangkaian HUT ke-81 RI dapat berlangsung aman, tertib, dan tetap mencerminkan semangat persatuan bangsa.