Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat

Galih Prasetyo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:35 WIB
Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat
Pilot Malaysia Mohd Saufi bin Othman (IG)
baca 10 detik
  • Empat penyidik NCID Malaysia tiba di Jakarta untuk memeriksa pilot Mohd Saufi bin Othman.
  • Pemeriksaan bertujuan menggali informasi tambahan, mencocokkan keterangan, dan menyelidiki keterkaitan pilot dengan sindikat narkoba internasional.
  • Penggunaan identitas palsu pada nomor telepon oleh sindikat menjadi kendala utama dalam proses pelacakan penyelidikan.

Suara.com - Empat penyidik Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika (NCID) Malaysia telah tiba di Jakarta, Indonesia, untuk memeriksa pilot Malaysia Mohd Saufi bin Othman yang ditahan terkait kasus narkoba.

Direktur NCID Bukit Aman, Datuk Hussein Omar Khan, mengatakan pemeriksaan tersebut bertujuan menggali informasi tambahan sekaligus mencocokkan keterangan yang telah diperoleh polisi Malaysia dengan informasi dari pilot tersebut.

Menurut Hussein, pemeriksaan juga akan difokuskan pada kemungkinan keterkaitan pilot dengan jaringan sindikat narkoba internasional.

“Kami telah mendapat akses untuk bertemu dengan warga negara Malaysia tersebut pada 12 dan 13 Agustus, selama dua hari, untuk mewawancarainya guna mendapatkan lebih banyak informasi dan membandingkan apa yang telah kami kumpulkan di sini terkait sindikat dan hal-hal lainnya,” kata Hussein dinukil dari The Star.

Polisi Malaysia mengusut jaringan narkoba Ampang yang memasok barang haram kepada pilot di Jakarta. (The Star)
Polisi Malaysia mengusut jaringan narkoba Ampang yang memasok barang haram kepada pilot di Jakarta. (The Star)

Ia mengatakan penyidik ingin memverifikasi sejumlah informasi lain yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Langkah itu diharapkan dapat menghasilkan gambaran yang lebih rinci dan akurat mengenai jaringan yang terlibat.

“Kami ingin memverifikasi beberapa hal lain yang berkaitan dengan kasus ini agar dapat memperoleh informasi yang lebih terperinci dan akurat darinya,” ujarnya.

Hussein Omar Khan juga membeberkan fakta baru dalam penyelidikan kasus pilot Malaysia tersebut.

Hussein mengatakan penggunaan identitas palsu membuat polisi kesulitan mengidentifikasi orang yang sebenarnya berada di balik nomor tersebut.

baca juga

Menurut Hussein, penyidik tidak bisa begitu saja menganggap pemilik resmi sebuah nomor telepon sebagai pengguna sebenarnya.

Hal itu menjadi salah satu kendala dalam membongkar jaringan sindikat yang diduga terlibat.

“Dalam kasus ini, nomor telepon yang digunakan diduga terdaftar atas nama orang lain,” kata Hussein.

Ia menjelaskan, metode pendaftaran nomor menggunakan identitas pihak lain membuat proses pelacakan menjadi lebih kompleks.

Hussein sebelumnya menegaskan bahwa penyidik tidak dapat sekadar mendapatkan data pemilik nomor dari perusahaan telekomunikasi lalu langsung mendatangi orang tersebut.

“Tidak sesederhana kami mendapatkan nomor telepon, melacak pemiliknya dan kemudian langsung menangkap mereka,” ujarnya.

Menurut polisi, sindikat diduga sengaja memanfaatkan identitas palsu untuk menyamarkan komunikasi mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Malaysia Bawa Narkoba Kembali Ditangkap di Bandara, Kali Ini di India

Warga Malaysia Bawa Narkoba Kembali Ditangkap di Bandara, Kali Ini di India

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:35 WIB

Presiden Asosiasi Pilot Malaysia: Saya Sangat Malu Ada Pilot Selundupkan Narkoba ke Indonesia

Presiden Asosiasi Pilot Malaysia: Saya Sangat Malu Ada Pilot Selundupkan Narkoba ke Indonesia

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim Masuk Rumah Sakit, Biro Pers: Mari Kita Berdoa

PM Malaysia Anwar Ibrahim Masuk Rumah Sakit, Biro Pers: Mari Kita Berdoa

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Malaysia Airlines: Pilot yang Selundupkan Narkoba ke Jakarta Tidak Bawa Pesawat

Malaysia Airlines: Pilot yang Selundupkan Narkoba ke Jakarta Tidak Bawa Pesawat

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Ribuan Pilot Malaysia Airlines Tes Narkoba Buntut Selundupan Ekstasi ke Bandara Soetta

Ribuan Pilot Malaysia Airlines Tes Narkoba Buntut Selundupan Ekstasi ke Bandara Soetta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:33 WIB

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Terkini

Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat

Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo

Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:34 WIB

Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare

Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh

Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?

Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:30 WIB

The Skull Karya Jon Klassen, Dongeng Gelap yang Justru Terasa Menggemaskan

The Skull Karya Jon Klassen, Dongeng Gelap yang Justru Terasa Menggemaskan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:30 WIB

30 Ucapan Selamat Hari Pramuka dari Siswa untuk Kakak Pembina yang Unik dan Penuh Makna

30 Ucapan Selamat Hari Pramuka dari Siswa untuk Kakak Pembina yang Unik dan Penuh Makna

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Bukan Lembek! Ini Alasan Kenapa Gen Z Paling Jujur soal Kesehatan Mental

Bukan Lembek! Ini Alasan Kenapa Gen Z Paling Jujur soal Kesehatan Mental

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Tak Jalankan Instruksi Negara, Koordinator KPPG Surabaya Langsung Dicopot Mentan Amran Saat Rapat

Tak Jalankan Instruksi Negara, Koordinator KPPG Surabaya Langsung Dicopot Mentan Amran Saat Rapat

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:24 WIB

Ketika Cinta Tak Bisa Dimiliki: Menelusuri Makna Kehilangan dalam The Zahir

Ketika Cinta Tak Bisa Dimiliki: Menelusuri Makna Kehilangan dalam The Zahir

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:20 WIB

×