- Warga Flores Timur sebelumnya harus berjalan jauh dan memanjat pohon demi mendapatkan sinyal telekomunikasi.
- BAKTI membangun enam BTS dan menyediakan akses internet untuk sekolah, fasilitas kesehatan, serta pemerintahan di Flores Timur.
- Akses internet kini mendukung pendidikan, pengiriman laporan, serta meningkatkan peluang ekonomi masyarakat desa di wilayah 3T.
Sementara itu, Palapa Ring menjadi tulang punggung jaringan serat optik di wilayah non-komersial dengan bentang sekitar 12.148 kilometer dan melayani 131 titik Network Operation Center (NOC) di 57 kabupaten/kota.
Melalui BAKTI AKSI, layanan internet gratis juga telah direalisasikan di lebih dari 31.864 titik layanan publik. Adapun pembangunan BTS 4G melalui BAKTI SINYAL telah mencapai 6.747 titik di wilayah 3T dan perbatasan.
Konektivitas tersebut selanjutnya diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui literasi digital, pemberdayaan UMKM, digitalisasi pariwisata, serta kemitraan dengan BUMDes dan BUMDesma.
Di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, misalnya, akses internet mulai membantu petani memperoleh informasi harga komoditas. Masyarakat tidak lagi sepenuhnya bergantung pada informasi dari pembeli lokal ketika hendak menjual hasil pertanian.
Kepala Desa Baina Barat Yuslan mengatakan warga kini dapat membandingkan harga dan mencari calon pembeli yang menawarkan harga lebih baik. Media sosial juga dimanfaatkan untuk mempromosikan produk UMKM hingga menjangkau konsumen di luar desa.
Dengan demikian, bagi masyarakat di wilayah yang sebelumnya harus naik pohon demi mencari sinyal, kehadiran konektivitas bukan sekadar soal bisa membuka internet. Akses tersebut mulai membuka jalan bagi pendidikan, pelayanan publik, komunikasi, hingga peluang ekonomi masyarakat desa.