11 Kantor Pemerintah Dibakar di Puncak Papua, DPR Desak Pemerintah Bongkar Akar Kerusuhan

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:39 WIB
11 Kantor Pemerintah Dibakar di Puncak Papua, DPR Desak Pemerintah Bongkar Akar Kerusuhan
Anggota Komisi II DPR RI Indrajaya. (ANTARA/HO-DPR)
baca 10 detik
  • Sebelas kantor pemerintahan di Kabupaten Puncak rusak akibat dibakar warga dalam kerusuhan Selasa malam.
  • DPR RI mendesak Mendagri dan Gubernur Papua Tengah segera mengatasi konflik penyaluran Dana Desa.
  • Pemerintah dan masyarakat diminta mengutamakan dialog terbuka guna menyelesaikan masalah serta memulihkan keamanan.

Suara.com - Kericuhan yang berujung pada pembakaran 11 kantor pemerintahan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, memicu keprihatinan serius dari parlemen. Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKB, Indrajaya, mendesak Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Gubernur Papua Tengah untuk segera mengambil langkah konkret guna meredakan situasi di wilayah tersebut. 

Peristiwa yang terjadi pada Selasa malam (11/8/2026) tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah fasilitas vital, termasuk Kantor Bupati Puncak dan Kantor DPRD. 

Kerusuhan ini diduga kuat dipicu oleh ketidakpuasan sekelompok warga terkait mekanisme penyaluran Dana Desa. 

Indrajaya menegaskan, bahwa pemerintah pusat dan daerah tidak boleh membiarkan konflik ini berlarut-larut karena dampaknya akan melumpuhkan pelayanan publik dan mengancam stabilitas keamanan. 

“Gubernur Papua Tengah dan Menteri Dalam Negeri harus segera turun tangan. Kerusuhan seperti ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Harus ada langkah cepat untuk meredakan situasi sekaligus mencari akar persoalannya,” ujar Indrajaya kepada wartawan, Kamis (13/8/2026). 

Ia menekankan pentingnya pendekatan persuasif melalui dialog terbuka. Menurutnya, pemerintah daerah harus bersedia duduk bersama untuk mendengar keluhan warga, terutama yang berkaitan dengan transparansi anggaran desa. 

"Masalah ini harus diselesaikan secara dialog. Pemerintah daerah harus duduk bersama dengan pihak-pihak yang mengajukan protes terkait penyaluran Dana Desa. Apa sebenarnya masalahnya? Apakah persoalannya menyangkut mekanisme, transparansi, penerima manfaat, atau hal lainnya? Semua harus dibahas bersama,” katanya. 

Indrajaya menambahkan, bahwa keterbukaan informasi adalah kunci untuk meredam kesalahpahaman. 

Pemerintah diwajibkan memberikan penjelasan gamblang mengenai prosedur penyaluran dana agar tidak muncul kecurigaan di tengah masyarakat. 

baca juga

"Jangan sampai persoalan administrasi atau ketidakpuasan terhadap penyaluran anggaran kemudian berkembang menjadi konflik dan berujung pada perusakan fasilitas pemerintahan. Pemerintah harus hadir untuk menjelaskan dan masyarakat juga harus diberikan ruang untuk menyampaikan keberatan,” tuturnya. 

Meski meminta pemerintah responsif, Indrajaya juga memberikan peringatan keras kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa perusakan fasilitas publik adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan, apa pun alasannya. 

“Pemerintah harus responsif, tetapi masyarakat juga harus menjaga ketertiban. Fasilitas pemerintahan adalah aset negara dan digunakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, penyelesaian masalah harus ditempuh melalui dialog, bukan kekerasan,” tegasnya. 

Indrajaya optimis situasi di Puncak, Papua Tengah, dapat kembali kondusif jika semua pihak mengedepankan kepala dingin dan semangat mencari solusi bersama. 

“Saya yakin masalah ini bisa diselesaikan dengan dialog dan komunikasi yang baik. Yang paling penting sekarang adalah meredakan situasi, mencari akar masalah, kemudian duduk bersama untuk menentukan solusi yang adil dan dapat diterima semua pihak,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus

Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Mal Berpagar Tinggi Simbol Krisis Kepercayaan, Negara Dinilai Gagal Lindungi Rakyat dan Pengusaha

Mal Berpagar Tinggi Simbol Krisis Kepercayaan, Negara Dinilai Gagal Lindungi Rakyat dan Pengusaha

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:22 WIB

Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?

Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Terkini

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

×