UPH Festival 2026 Bekali Ribuan Mahasiswa Baru Temukan Jati Diri untuk Jadi Pemimpin Berdampak

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:13 WIB
UPH Festival 2026 Bekali Ribuan Mahasiswa Baru Temukan Jati Diri untuk Jadi Pemimpin Berdampak
UPH menyiapkan lulusan yang kompeten dan profesional, juga pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan, berkarakter, serta berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.  (Dok: Universitas Pelita Harapan)

Sejalan dengan hal tersebut, Dr. Stephanie Riady, B.A., M.Ed., President of UPH, mengajak mahasiswa memahami bahwa keberadaan mereka di UPH bukanlah sebuah kebetulan. Melalui tema Imago Dei, mahasiswa diajak menyadari bahwa setiap pribadi diciptakan menurut gambar Allah.

“UPH percaya bahwa pendidikan bukan sekadar alat untuk memperoleh pengetahuan. Pendidikan adalah tentang menjadi diri kita sebagaimana kita diciptakan, serta menggunakan apa yang telah kita pelajari untuk mengasihi Tuhan, melayani sesama, dan mentransformasi masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., Rektor UPH, menegaskan bahwa perjalanan mahasiswa di UPH tidak hanya diarahkan untuk meraih gelar, tetapi juga untuk bertumbuh sebagai pribadi yang utuh dan menemukan panggilan hidupnya sebagai ciptaan yang segambar dan serupa dengan-Nya.

“Kami berkomitmen untuk membina perkembangan diri secara utuh, baik secara intelektual, spiritual, emosional, maupun sosial. Setiap mahasiswa akan diperlengkapi bukan hanya untuk sebuah karier, melainkan untuk sebuah panggilan. 

Di UPH, iman dan pembelajaran menyatu, keunggulan dikejar dengan kerendahan hati, dan pengetahuan digunakan untuk melayani sesama. Inilah yang membuat UPH menjadi rumah bagi setiap mahasiswa,” pungkasnya.

Memahami Identitas, Dunia, dan Panggilan Hidup

Landasan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam perjalanan UPH Festival 2026 melalui lima pertanyaan mendasar yang menjadi benang merah kegiatan selama tiga hari: Siapa saya? (Who am I?); Apa yang salah dengan dunia ini? (What is wrong with the world?); Apa jawabannya? (What is the answer?); Mengapa saya ada di sini? (Why am I here?); dan Apa yang akan saya lakukan dengan hidup saya? (What will I do with my life?).

Kelima pertanyaan tersebut mengajak mahasiswa melihat masa perkuliahan bukan sekadar perjalanan meraih gelar, tetapi sebagai kesempatan untuk memahami identitas, mengenali tantangan dunia, menemukan panggilan, serta mengarahkan pengetahuan dan talenta yang dimiliki akan digunakan dalam kehidupan.

Pertanyaan “Who Am I?” menjadi fokus pada hari pertama. Mahasiswa diajak memahami identitas diri sebagai manusia yang diciptakan menurut gambar Allah yang diberikan martabat dan tujuan. 

baca juga

Perjalanan hari pertama kemudian ditutup melalui Imago Dei Night, sebuah drama musikal persembahan Fakultas Musik UPH yang menggambarkan kisah mengenai martabat dan identitas manusia.

Hari kedua mengangkat pertanyaan “What Is Wrong with the World?”. 

Melalui sesi ibadah, diskusi, dan talkshow lintas disiplin ilmu, mahasiswa diajak memahami berbagai tantangan yang dihadapi dunia melalui perspektif iman Kristen, termasuk isu kesehatan, teknologi dan kecerdasan buatan (AI), sains, hukum, bisnis, serta pentingnya komunitas.

Memasuki hari ketiga, pertanyaan “Why Am I Here?” mengajak mahasiswa baru untuk merefleksikan tujuan, perjalanan, dan panggilan hidup mereka. 

Hari diawali dengan tradisi Founder’s 5K Run sebagai simbol dimulainya perjalanan bersama sebagai bagian dari keluarga besar UPH. Mengusung tagline “Finish What You Start”, 5K Run menjadi pengingat bagi mahasiswa untuk menjalani dan menyelesaikan perjalanan pendidikan yang telah mereka mulai di UPH dengan komitmen dan ketekunan.

Semangat kebersamaan kemudian dilanjutkan melalui berbagai aktivitas olahraga sekaligus pengenalan fasilitas olahraga UPH, seperti gym, kolam renang Olympic-size, dan lapangan basket, serta Mentor-Mentee Fellowship dan sesi refleksi yang mengajak mahasiswa untuk semakin memahami perjalanan, tujuan, dan panggilan hidup mereka.

Menjelang sore di hari ketiga, Parents Gathering menjadi ruang bagi orang tua untuk lebih memahami visi dan nilai pendidikan UPH sekaligus memperkuat kolaborasi antara keluarga dan universitas, dengan turut menghadirkan Dr. James Riady dan Aileen H. Riady selaku Chairwoman Pelita Harapan Group.

Rangkaian hari ini terakhir juga dimeriahkan melalui kegiatan Alumni Homecoming, yang mengundang seluruh alumni UPH untuk kembali terhubung dengan almamater, mempererat tali silaturahmi, dan merayakan perjalanan bersama sebagai bagian dari keluarga besar UPH.

Seluruh rangkaian UPH Festival 2026 kemudian ditutup melalui Imago Dei Celebration Concert and Fireworks, sebuah perayaan yang menandai dimulainya perjalanan baru bagi para mahasiswa baru untuk belajar, bertumbuh, menemukan panggilan, dan mempersiapkan diri menjalani kehidupan yang bermakna serta berdampak bagi sesama.

UPH Festival Menjadi Langkah Awal dalam Pendidikan Holistis

UPH Festival menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk memasuki ekosistem pendidikan holistis UPH, sebagai universitas terakreditasi UNGGUL yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani dan dirancang untuk mendampingi mahasiswa bertumbuh secara utuh, baik dalam kompetensi, karakter, maupun kesiapan menghadapi dunia profesional.

Keunggulan tersebut diwujudkan melalui 78 program studi dalam berbagai disiplin ilmu dan perjalanan lebih dari 60.000 alumni yang kini berkarya di beragam sektor, baik di Indonesia maupun di tingkat global. Proses pembelajaran didukung oleh tenaga pengajar yang kompeten serta pendekatan yang mengintegrasikan pembelajaran, industri, dan riset, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan sekaligus tuntutan dunia profesional.

Pengalaman tersebut semakin diperkaya melalui jejaring lebih dari 600 mitra strategis, yang mencakup institusi pendidikan tinggi dan industri di tingkat nasional maupun internasional. Kemitraan ini membuka ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, mengasah pengalaman praktis, dan membangun jejaring profesional sejak berada di bangku kuliah.

Selanjutnya di tahun 2026, melalui Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Rankings, UPH berhasil masuk dalam Top 3 universitas swasta di Indonesia, Top 40 di ASEAN, serta menempati peringkat 401–600 dunia. 

Capaian tersebut diperkuat dengan performa UPH pada sejumlah pilar Sustainable Development Goals (SDGs). Pada SDG 1 (No Poverty), UPH menempati Top 12 Indonesia sekaligus Top 3 perguruan tinggi swasta. 

Selanjutnya, pada SDG 3 (Good Health and Well-being), UPH berada di Top 5 Indonesia, sementara pada pilar SDG 4 (Quality Education) UPH menempati Top 13 Indonesia. Untuk SDG 5 (Gender Equality), UPH berhasil masuk Top 9 Indonesia sekaligus Top 2 perguruan tinggi swasta, dan pada SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions), UPH menempati Top 7 Indonesia. 

Capaian ini menunjukkan bahwa kontribusi UPH tidak hanya berfokus pada kualitas pendidikan, tetapi juga mencakup berbagai upaya untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Pendidikan holistis di UPH tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu dan kesiapan karier yang bersifat akademik, tetapi juga mencakup pengembangan intelektual, pembentukan karakter, kepemimpinan, kehidupan spiritual, kesehatan dan kesejahteraan (health and wellness), serta kepedulian terhadap sesama. 

Pendekatan tersebut diwujudkan melalui berbagai pengalaman dan program pengembangan mahasiswa yang berlangsung sepanjang perjalanan mereka di UPH. 

Program Mentoring, misalnya, menjadi salah satu langkah awal untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan kehidupan kampus, membangun relasi, dan bertumbuh bersama pendamping dari mahasiswa senior selama minimal satu tahun.

Sejalan dengan visi UPH untuk mempersiapkan generasi pemimpin masa depan yang unggul dan takut akan Tuhan, perjalanan mahasiswa baru dilanjutkan melalui Leadership Journey, sebuah rangkaian pembinaan yang dirancang untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan sekaligus membentuk mahasiswa menjadi transformational servant leaders. 

Proses pembinaan ini berlangsung secara bertahap melalui Keystone, Cornerstone, Intermediate Leadership Training (ILT), hingga Advanced Leadership Training (ALT), yang secara berkesinambungan membantu mahasiswa mengenali potensi dan tujuan hidup mereka, mengembangkan karakter dan kapasitas kepemimpinan, serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang berintegritas, melayani, dan membawa perubahan.

Komitmen pendidikan holistis juga diwujudkan melalui kesempatan untuk belajar sekaligus melayani masyarakat. 

UPH Festival 2026 (Dok: Universitas Pelita Harapan)
UPH Festival 2026 adalah awal dari perjalanan pembentukan diri yang berkelanjutan. (Dok: Universitas Pelita Harapan)

Melalui Service Learning Community (SLC), mahasiswa menerapkan pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh di bangku kuliah untuk menjawab kebutuhan nyata di tengah masyarakat. Berbagai inisiatif seperti Mari Membaca, Mari Sehat, Ocean Sustainability Movement (OSMO), Heart to Serve, dan Organization Visit (Orvis) memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkontribusi di berbagai bidang yang ada di tengah masyarakat.

Mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan minat, bakat, dan potensi diri melalui program lainnya yang ada dalam Organisasi Kemahasiswaan (OK), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), maupun Unit Layanan Mahasiswa (ULM). 

Pertumbuhan mereka turut didukung melalui ekosistem health and wellness yang mencakup fasilitas olahraga, gym, klinik, layanan HOPE Counselling, serta komunitas olahraga untuk mendukung keseimbangan fisik, emosional, dan sosial.

Pengalaman mahasiswa juga diperluas melalui proyek nyata, praktik profesional, kompetisi, dan program internasional yang membantu mengembangkan kompetensi, memperluas jejaring, serta membangun perspektif global. 

Setelah menyelesaikan studi, pengalaman tersebut terus berlanjut melalui berbagai program Alumni Engagement, seperti networking, career expo, gathering, dan sesi berbagi pengalaman.

Dengan demikian, UPH Festival bukan sekadar gerbang menuju kehidupan perkuliahan, tetapi awal dari perjalanan pembentukan diri yang berkelanjutan. Nilai dan refleksi yang diperkenalkan melalui Festival akan terus dikembangkan melalui berbagai pengalaman pendidikan dan pengembangan diri di UPH.

Melalui ekosistem tersebut, UPH mempersiapkan mahasiswa tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten dan profesional, tetapi juga pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan, berkarakter, serta berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan dunia. 

Tentang Universitas Pelita Harapan

Berdiri sejak 1994, UPH memiliki Visi: Menjadi universitas yang berpusatkan pada Kristus, yang dibangun dan dikembangkan di atas dasar pengetahuan sejati, iman dalam Kristus, dan karakter Ilahi. 

UPH senantiasa berkontribusi bagi bangsa dan negara melalui pendidikan tinggi yang unggul, holistik, dan transformatif; dengan tujuan menghasilkan pemimpin masa depan yang takut akan Tuhan, kompeten, dan profesional.

UPH adalah universitas berbasis iman Kristiani yang berkomitmen pada pendidikan berkualitas berstandar global dan telah meraih Akreditasi UNGGUL. 

Melalui program Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana (S2 dan S3), UPH telah mencetak lebih dari 60.000 alumni yang berkontribusi di berbagai sektor industri, baik di Indonesia maupun di dunia.

Dengan 78 program studi yang mencakup berbagai disiplin ilmu, UPH mengusung pendekatan pembelajaran berbasis industri dan riset. UPH juga telah menjalin lebih dari 600 kemitraan strategis dengan universitas dan industri, baik di tingkat nasional maupun internasional. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"

Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:02 WIB

Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor

Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun

Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 20:11 WIB

Mendagri Tito Wisuda 1.404 Praja IPDN, Siap Jadi ASN Profesional dan Berintegritas

Mendagri Tito Wisuda 1.404 Praja IPDN, Siap Jadi ASN Profesional dan Berintegritas

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:27 WIB

Perkuat Kemitraan Strategis, UPH Gelar Media Gathering 2026 Bersama Puluhan Media Nasional

Perkuat Kemitraan Strategis, UPH Gelar Media Gathering 2026 Bersama Puluhan Media Nasional

News | Sabtu, 07 Maret 2026 | 09:10 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×