- Sekretaris jenderal partai koalisi pemerintah menggelar pertemuan di Jakarta untuk mengevaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
- Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat komunikasi politik guna mengawal jalannya Kabinet Merah Putih.
- Para sekjen membahas tantangan pembangunan serta mengajak seluruh elemen menjaga persatuan.
Suara.com - Sekretaris jenderal (sekjen) partai politik pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan di Jakarta menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Pertemuan dikemas dalam suasana makan malam dan dipimpin Sekjen DPP Partai Gerindra Sugiono. Hadir pula Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi serta para sekjen partai anggota koalisi, baik dari partai parlemen maupun nonparlemen.
Sejumlah partai yang hadir antara lain Golkar, PKB, Demokrat, PAN, PKS, NasDem, PSI, PBB, Gelora, Garuda, dan PRIMA. Sementara Sekjen PPP berhalangan hadir dan telah menyampaikan permohonan maaf.
Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat komunikasi politik sekaligus mengevaluasi perjalanan hampir dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Sugiono mengatakan pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi para sekjen partai koalisi untuk memperkuat komunikasi yang selama ini belum sempat dilakukan.
"Kami berkumpul dalam suasana kekeluargaan untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI sekaligus merefleksikan perjalanan koalisi selama hampir dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto- Gibran Rakabuming Raka,” kata Sugiono dikutip dalam keterangan yang diterima Suara.com, Jumat (14/8/2026).
Menurut Sugiono, pertemuan itu juga menjadi bentuk komitmen partai-partai pendukung pemerintah dalam menjaga komunikasi politik untuk mengawal jalannya Kabinet Merah Putih.
Ia menyebut sejumlah persoalan yang dihadapi pemerintah merupakan masalah menahun sehingga membutuhkan waktu dan kerja bersama untuk menyelesaikannya.
“Karena itu, memperbaikinya juga membutuhkan waktu, kesinambungan, dan kerja bersama. Tidak semua persoalan bangsa dapat diselesaikan hanya dalam satu periode pemerintahan,” tutur Sugiono.
![Presiden Prabowo Subianto didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berfoto bersama jajaran Menteri dan Kepala Lembaga Tinggi Negara Kabinet Merah Putih yang baru dilantik di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/10/2024). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Lmo/nym]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/30/94291-kabinet-merah-putih.jpg)
Sekjen Koalisi Bahas Tantangan Pemerintahan
Dalam pertemuan tersebut, para sekjen juga bertukar pandangan mengenai tantangan pembangunan ke depan.
Sugiono menilai pemerintah membutuhkan dukungan politik yang konstruktif agar kebijakan yang diambil benar-benar berdampak bagi masyarakat.
“Semua itu merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Tujuan akhirnya harus tetap sama, yaitu menghadirkan kesejahteraan dan kehidupan yang lebih baik bagi rakyat Indonesia,” katanya.
Sugiono juga mengajak seluruh partai politik menjaga komunikasi agar dinamika politik tetap sejuk.
Menurutnya, perbedaan pandangan tetap diperlukan dalam demokrasi, tetapi harus ditempatkan dalam kepentingan nasional.
"Persatuan bukan berarti menghilangkan perbedaan, tetapi memastikan setiap perbedaan tetap ditempatkan dalam bingkai kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen politik menjadikan semangat kemerdekaan sebagai dorongan untuk memperkuat persatuan dan kerja bersama.
“Kita perlu mengingat kembali bahwa Indonesia dibangun melalui persatuan, pengorbanan, dan gotong royong. Semangat itulah yang harus terus kita rawat untuk mendukung pemerintahan dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” pungkasnya.