- Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira merespons positif pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada 14 Agustus 2026.
- Andreas menegaskan bahwa hal paling penting adalah sinkronisasi antara capaian pidato presiden dan realita yang dirasakan rakyat Indonesia.
- Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Komplek Parlemen Jakarta digelar untuk mendengarkan laporan kinerja lembaga negara.
Suara.com - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, merespons pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026.
Andreas menilai isi pidato yang disampaikan Presiden Prabowo secara umum sangat positif dan menunjukkan berbagai progres capaian pemerintah.
"Ya kalau saya sih perhatikan Bapak Presiden pidato sih bagus, selalu bagus kan harusnya apa yang dipidatokan itu. Dan tadi juga beliau menyampaikan banyak hal yang ya progres yang bagus gitu kan. tidak ada hal, tidak ada masalah dalam pidatonya," ujar Andreas ditemui usai agenda sidang di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026).
Meski memberikan apresiasi terhadap materi pidato tersebut, legislator dari fraksi PDI Perjuangan ini menekankan bahwa hal terpenting bukanlah sekadar narasi yang disampaikan, melainkan implementasi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat Indonesia.
Saat ditanya apakah ada poin-poin khusus yang menjadi catatan atau sorotannya, Andreas menitikberatkan pada sinkronisasi antara pernyataan Presiden dengan realita di lapangan.
"Ya persoalannya kan tinggal apa, apa yang dicapai dan apa yang dirasakan, nah itu aja. Artinya antara ya yang disampaikan dengan yang dirasakan masyarakat. Ya tinggal masyarakat memberikan respon terhadap itu," pungkasnya.
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tanggal 14 Agustus menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sidang itu guna mendengarkan laporan kinerja lembaga-lembaga negara serta pidato kenegaraan Presiden.