- Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti maraknya informasi palsu dan hoaks yang mengatasnamakan lembaga DPR.
- Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI.
- Puan mengingatkan bahwa disinformasi digital berisiko memperuncing polarisasi serta memecah belah persatuan masyarakat Indonesia.
Puan juga mengingatkan agar DPR dan masyarakat tidak ditempatkan sebagai dua pihak yang saling berhadapan. Sebagai lembaga perwakilan, DPR harus terus membangun komunikasi dengan konstituen.
"DSebagai lembaga perwakilan rakyat, DPR RI berkewajiban untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat melalui keterbukaan, kesediaan mendengar, komunikasi, serta kerja nyata yang dapat dirasakan manfaatnya," katanya.
Ia pun mendorong masyarakat, media, platform digital, serta lembaga negara bersama-sama menjaga ruang digital tetap sehat.
Menurut Puan, perbedaan pandangan politik merupakan bagian yang wajar dalam demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menghilangkan tujuan bersama sebagai bangsa.
"Kita harus bersatu dalam tujuan: melindungi rakyat; memperkuat kedaulatan; memajukan kesejahteraan; dan mewujudkan keadilan sosial," pungkasnya.