31 Gempa Susulan Guncang NTT, Masih Ada Warga Terjebak di Reruntuhan

Muhamad Yasir, Dea Hardiningsih Irianto

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:25 WIB
31 Gempa Susulan Guncang NTT, Masih Ada Warga Terjebak di Reruntuhan
Pasien di RSUD Ben Mboi, Ruteng, Manggarai, Flores, NTT akibat gempa 7,0 pada Sabtu (15/8/2026). [Istimewa]
baca 10 detik
  • Sebanyak 31 kali gempa susulan terjadi setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang NTT.
  • Gempa tersebut mengakibatkan 38 orang meninggal dunia.
  • Tim SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap warga yang diduga masih terjebak di reruntuhan bangunan.

Suara.com - BNPB mencatat 31 kali gempa susulan terjadi setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang kawasan Laut Flores, NTT, pada Sabtu (15/8/2026). Di tengah aktivitas gempa susulan, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap warga yang diduga terjebak di reruntuhan bangunan.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan dari 31 gempa susulan tersebut, empat di antaranya memiliki magnitudo cukup besar, yakni M6,2, M5,5, M6,2, dan M5,6.

“Yang pertama gempa susulan yang cukup besar magnitudenya 6,2, itu terjadi pada pukul 05.13 WIB, ya tepatnya hampir sama dengan gempa yang pertama, cuma kedalamannya ini naik. Jadi yang gempa susulan pertama itu di kedalaman 10 kilometer dan tetap berada di laut,” kata Suharyanto dalam konferensi pers daring, Sabtu (15/8/2026).

Gempa susulan berikutnya tercatat berkekuatan M5,5. Gempa tersebut terjadi pada pukul 05.13.53 WIB dengan kedalaman 10 kilometer dan masih berada di laut.

“Kemudian gempa susulan yang kedua, ini yang saya katakan yang cukup besar ya, ada di magnitudo 5,5. Waktunya di 05.13.53 WIB. Lintangnya di 8,14 Lintang Selatan, 120,11 Bujur Timur, dan kedalamannya di 10 kilometer tetap di laut,” tambah dia.

Gempa susulan signifikan lainnya berkekuatan M6,2 terjadi pada pukul 05.28 WIB dengan kedalaman 10 kilometer. Sementara satu gempa lainnya berkekuatan M5,6 terjadi pada pukul 05.37 WIB.

“Kemudian gempa-gempa susulan yang lainnya yang tadi saya katakan 31 kali menurut informasi BMKG itu tidak ada lagi yang kekuatannya di atas yang tadi saya sebutkan,” ujar Suharyanto.

Suharyanto memastikan aktivitas gempa dengan kekuatan besar mulai mereda setelah pukul 07.00 WIB.

“Sejak pukul atau pukul 7 pagi sampai sekarang sudah tidak ada lagi gempa-gempa yang magnitude-nya besar,” tandas dia.

baca juga
Proses evakuasi oleh tim SAR pascagempa di Flores, Sabtu (15/8/2026). ANTARA/ho-Kantor Sar Maumere
Proses evakuasi oleh tim SAR pascagempa di Flores, Sabtu (15/8/2026). ANTARA/ho-Kantor Sar Maumere

Masih Ada Warga Terjebak

Di tengah meredanya gempa kuat, proses pencarian dan penyelamatan korban masih menjadi prioritas. BNPB menerima laporan adanya warga yang diduga masih terjebak di dalam reruntuhan bangunan.

Suharyanto menyebut jumlah warga yang dilaporkan terjebak diperkirakan kurang dari 10 orang. Namun, angka tersebut masih divalidasi petugas di lapangan.

Tim gabungan Basarnas, TNI, dan Polri dikerahkan untuk mencari dan mengevakuasi warga yang masih membutuhkan pertolongan.

“Prioritas utama saat ini penyelamatan masyarakat yang disinyalir masih memerlukan pertolongan atau terjebak di bangunan,” ujarnya.

Hingga pukul 15.00 WIB, BNPB mencatat 38 orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, dan 11 lainnya luka ringan.

Korban meninggal tersebar di Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, dan Manggarai Barat.

Di Manggarai, dari 16 korban meninggal, baru enam yang berhasil diidentifikasi, sementara 10 lainnya masih dalam proses identifikasi.

Sebanyak 17 korban meninggal di Manggarai Timur juga masih dalam proses pendataan identitas.

Selain korban jiwa, sekitar 2.000 warga memilih mengungsi secara mandiri untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.

Gempa juga menyebabkan sejumlah ruas jalan tertutup longsor. Kerusakan dilaporkan terjadi pada rumah warga, puskesmas, serta satu rumah sakit di Maumere.

Untuk sektor transportasi, lima bandara dan dua pelabuhan turut terdampak. BNPB menegaskan data kerusakan dan korban masih dapat berubah karena proses pendataan di lapangan terus berjalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan

Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi

Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:12 WIB

Terkini

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:09 WIB

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:58 WIB

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:57 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:55 WIB

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:39 WIB

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 07:38 WIB

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

×