Kritik Eksploitasi Tambang Ugal-Ugalan, Megawati Khawatir Generasi Mendatang Jatuh Miskin

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:13 WIB
Kritik Eksploitasi Tambang Ugal-Ugalan, Megawati Khawatir Generasi Mendatang Jatuh Miskin
Megawati Soekarnoputri di Sekolah PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026). (Suara.com/Faqih Fathurrahman)
baca 10 detik
  • Megawati Soekarnoputri mengecam pengerukan tambang dan hutan masif yang hanya menguntungkan segelintir pihak di Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026).
  • Eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan tanpa perencanaan dinilai berisiko membuat anak cucu menjadi miskin di masa depan.
  • Megawati mendorong PDIP memperjuangkan konsep Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana Abad 21 demi kepentingan jangka panjang negara.

Suara.com - Presiden kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, mengecam praktik pengerukan tambang dan hutan secara masif yang dinilainya hanya menguntungkan segelintir orang. Menurut Megawati, eksploitasi sumber daya alam (SDA) secara berlebihan tanpa perencanaan yang matang justru berisiko merugikan negara dan generasi mendatang.

Megawati menegaskan kekayaan mineral serta hutan, baik di darat maupun laut, semestinya dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, bukan menjadi sumber keuntungan bagi kelompok tertentu.

"Sekarang ini orang kan mulai menggaruk tambang terus, tapi bukan buat pemerintah, bukan buat rakyat, tapi buat dirinya sendiri, keuntungan bagi dirinya sendiri. Lah gimana nanti anak cucu kita miskinlah," kata Megawati di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026).

Menurut Megawati, Indonesia memiliki potensi SDA yang sangat besar sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara rasional, terencana, dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang.

Ia kemudian menyinggung konsep Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) Abad 21 yang menurutnya dapat menjadi salah satu kerangka dalam mengelola pembangunan Indonesia secara lebih terarah.

Megawati mengatakan, konsep pembangunan tersebut sejatinya telah dirumuskan sejak era Presiden Soekarno dengan melibatkan ratusan doktor dan ahli dari berbagai bidang.

"Sudah dibuat oleh 600 doktor, tapi pada zaman Pak Harto tidak dipakai, disembunyikan, dibuang begitu saja," ujar Megawati.

Ia menilai gagasan pembangunan yang pernah dirumuskan tersebut masih relevan untuk kembali dikaji, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan dan pengelolaan kekayaan alam Indonesia saat ini.

Megawati pun menyatakan akan mendorong PDIP untuk kembali memperjuangkan konsep pembangunan tersebut dalam agenda politik partainya ke depan.

baca juga

Ia berencana menginstruksikan seluruh jajaran PDIP pada kongres partai mendatang agar kembali membahas dan memperjuangkan penerapan konsep pembangunan yang dinilainya dapat menjadi landasan bagi pembangunan nasional.

Bagi Megawati, pengelolaan SDA tidak seharusnya hanya mengejar keuntungan dalam jangka pendek. Kekayaan alam Indonesia, menurutnya, harus dijaga dan dimanfaatkan secara bijaksana agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat sekaligus tetap menjadi warisan bagi generasi berikutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?

Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Sindir Orde Baru, Megawati: Soekarno Ditahan Tanpa Pengadilan karena Pak Harto Ingin Jadi Presiden

Sindir Orde Baru, Megawati: Soekarno Ditahan Tanpa Pengadilan karena Pak Harto Ingin Jadi Presiden

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:48 WIB

Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam

Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:44 WIB

Terkini

Susunan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 Sesuai Pedoman Kementerian Kebudayaan

Susunan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 Sesuai Pedoman Kementerian Kebudayaan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Bukan Sekadar Mandi Biasa, Ini 6 Fakta Unik Festival Air Terbesar di Bhutan

Bukan Sekadar Mandi Biasa, Ini 6 Fakta Unik Festival Air Terbesar di Bhutan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Apindo Singgung RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, Ancam Penciptaan Lapangan Kerja

Apindo Singgung RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, Ancam Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:35 WIB

6 Zodiak yang Bakal Kaya Raya di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

6 Zodiak yang Bakal Kaya Raya di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Tema Hari Kesaktian Pancasila 2026, Lengkap dengan Pedoman Peringatannya

Tema Hari Kesaktian Pancasila 2026, Lengkap dengan Pedoman Peringatannya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:35 WIB

1 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila

1 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:25 WIB

7 Sepatu Lari Ortuseight Terbaru Murah dan Empuk

7 Sepatu Lari Ortuseight Terbaru Murah dan Empuk

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

×