-
Menteri Perumahan Kolombia Jaime Andres Beltran dikritik tajam akibat berlibur saat bencana gempa.
-
Gempa magnitudo 7,4 menghancurkan 27 ribu rumah dan menewaskan hampir 300 warga Kolombia.
-
Shakira menggalang dana 1 juta dolar AS untuk membangun kembali sekolah yang hancur.
Shakira berkomitmen membangun kembali 10 sekolah runtuh dan menggalang dana awal senilai 1 juta dolar AS.
Aksi nyata ini menyoroti lambatnya respons pemerintah dalam memulihkan fasilitas publik yang rusak.
"Ada utang sejarah yang harus dibayar kepada Choco," kata Shakira.
"Wilayah ini telah dibiarkan berjuang sendiri dan sangat sulit untuk membuat kemajuan di sini, tetapi kita tahu itu mungkin."
Presiden Abelardo de la Espriella menghadapi ujian kepemimpinan pertamanya sejak dilantik beberapa hari sebelum gempa terjadi.
Ia telah meninjau lokasi bencana dan menjanjikan subsidi sewa rumah bagi keluarga terdampak.
Presiden juga meminta sekutunya, Presiden AS Donald Trump, untuk menghapus tarif impor produk Kolombia demi memulihkan ekonomi.
Namun, kebijakan serta langkah politik sang presiden tak luput dari kritik keras.
Espriella menuai kecaman usai membagikan bola bermerek slogan kampanye dari dalam mobil lapis bajanya saat mengunjungi pusat gempa.
Para pengkritik menilai tindakan tersebut memanfaat penderitaan korban demi kepentingan pencitraan politik semata.
Pendukung presiden membela aksi tersebut sebagai upaya memberikan sedikit kegembiraan bagi warga terdampak.
Meski demikian, aksi pembagian bola tersebut memicu kontroversi luas di tengah penderitaan pengungsi.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada 10 Agustus lalu dan menewaskan hampir 300 jiwa. Bencana ini tercatat sebagai gempa terdahsyat yang melanda negara tersebut dalam hampir setengah abad terakhir. Peristiwa naas ini terjadi hanya tiga hari setelah Presiden kanan Abelardo de la Espriella resmi memegang tampuk pemerintahan.