- Rumah Susanah di Cileungsi, Bogor, dipasangi garis polisi oleh perangkat desa pada Senin, 17 Agustus 2026, karena rumahnya terus didatangi wartawan setelah ia viral.
- Presiden Prabowo sebelumnya mengklaim dalam pidato kenegaraan bahwa Susanah adalah buruh pengupas bawang berupah Rp 700 ribu per kilogram yang kehidupannya terbantu program pemerintah.
- Faktanya, Susanah merupakan buruh penjahit kain majun berupah Rp 700 perak per kilogram yang tinggal di rumah semi-permanen sederhana bersama keluarganya.
Bagian dalamnya hanya disekat menggunakan triplek untuk membagi ruang tamu, dapur, dan dua kamar tidur.
Sedangkan di halaman rumah tak ditemukan tumpukan bawang. Yang ada adalah kain majun, sekarung kain perca serta mesin jahit usang.
Iis Isnawati, tetangganya, Susanah bukanlah buruh pengupas bawang. "Di sini tak ada yang kerja sebagai pengupas bawang."
Susanah sehari-hari membuat kain majun. Tak hanya itu, dia juga masih mencari uang tambahan dengan mencuci alat makan program MBG di SPPB.
"Siang hari sampai sore dia cuci ompreng MBG. Kalau suaminya kuli bangunan," kata Iis.
Soal pemasangan garis polisi, Iis mengatakan itu adalah inisiatif perangkat desa karena rumah Susanah terus didatangi wartawan.
"Ya kan ada anak-anaknya. Takunya terpengaruh, belum siap begitu karena orangtuanya viral," kata dia.