- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung korban gempa di Manggarai dan Manggarai Timur, NTT, pada tanggal 18 Agustus.
- Polri bersama TNI dan BNPB mengerahkan kekuatan penuh untuk mempercepat proses evakuasi korban dan distribusi logistik bantuan.
- Analis Boni Hargens mengapresiasi respons cepat Polri dalam aksi kemanusiaan tersebut untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi.
Menurut Boni Hargens, bahwa langkah cepat yang diambil Polri secara otomatis memberikan dampak positif terhadap penguatan citra institusi di mata publik.
Kepercayaan masyarakat dinilai akan tumbuh secara otentik ketika melihat aparat penegak hukum tidak hanya fokus pada urusan keamanan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan.
Mantan Dewan Pengawas LKBN Antara tersebut juga menggarisbawahi bahwa tindakan Polri merupakan cerminan nyata dari semangat Asta Cita.
Program ini merupakan fondasi dasar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang menempatkan kesejahteraan serta keselamatan rakyat sebagai inti dari setiap kebijakan negara.
Menurut dia, konsistensi Polri dalam menangani berbagai bencana, mulai dari banjir bandang di Sumatera hingga gempa bumi di NTT, membuktikan bahwa komitmen kemanusiaan ini telah menjadi bagian dari sistem kelembagaan yang terstruktur, bukan sekadar aksi insidental.
Boni menegaskan bahwa model koordinasi antara Polri, TNI, BNPB, dan pemerintah daerah dalam penanganan bencana di NTT harus menjadi acuan nasional untuk penanganan darurat di masa depan.
Sinergi yang solid ini dianggap sebagai kunci keberhasilan dalam meminimalisir dampak bencana dan mempercepat pemulihan sosial-ekonomi masyarakat terdampak.