Tolak Narasi Pigai, KNPB: Papua Punya Hak Merdeka Sesuai Prinsip Menentukan Nasib Sendiri!

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:19 WIB
Tolak Narasi Pigai, KNPB: Papua Punya Hak Merdeka Sesuai Prinsip Menentukan Nasib Sendiri!
Ketua Umum Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Agus Kossay. [SuaraPapua]
baca 10 detik
  • Ketua KNPB Agus Kosay menentang pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai.
  • Agus menyatakan orang Papua berhak menentukan nasib sendiri berdasarkan hukum nasional dan kovenan internasional.
  • Ia menilai persoalan Papua menyangkut status politik, bukan sekadar pembangunan atau tuntutan kesejahteraan masyarakat.

Suara.com - Ketua Umum Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Pusat,  Agus Kossay menentang pernyataan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai yang menyebut masyarakat Papua dapat memperjuangkan kesejahteraan dan pemenuhan hak, tetapi tidak menuntut kemerdekaan atau memisahkan diri dari Indonesia.

Agus menilai pernyataan tersebut bertentangan dengan prinsip hak menentukan nasib sendiri yang menurutnya dijamin dalam berbagai instrumen hukum, termasuk Pembukaan UUD 1945 dan kovenan internasional tentang hak asasi manusia.

"Mukaddimah Undang-Undang Republik Indonesia menyatakan demikian, kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa, maka orang Papua punya hak untuk menentukan nasib sendiri sesuai dengan Undang-Undang Kovenan Internasional juga Undang-Undang Republik Indonesia yang berlaku tentang hak peninduan nasib sendiri," kata Agus dalam pernyataannya, Rabu (19/8/2026).

Menurut Agus, Indonesia sebagai anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) semestinya menjalankan ketentuan hukum dan mekanisme internasional terkait hak asasi manusia.

"Juga harusnya melaksanakan kovenan dan hukum internasional yang berlaku di dalam mekanisme internasional," ujarnya.

Agus secara khusus menyoroti pernyataan Pigai yang meminta masyarakat Papua tidak menuntut hak menentukan nasib sendiri, melainkan berfokus pada kesejahteraan.

Menurut dia, persoalan Papua tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan atau kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menyangkut apa yang disebutnya sebagai status politik Papua.

"Jadi, sekelas seorang Natalius Pigai mengatakan bahwa orang Papua tidak perlu menuntut hak peninduan nasib sendiri, tetapi harus tuntut kesejahteraan. Itu saya pikir, mungkin itu juga dia dipakai sebagai alat politik kolonial Indonesia sehingga dia bisa bicara itu," katanya.

Agus menilai pernyataan tersebut juga berpotensi merendahkan kredibilitas Pigai sebagai Menteri HAM, khususnya dalam mencari penyelesaian atas persoalan Papua.

baca juga

"Tapi, saya pikir itu dia merendahkan kribilitas dia sebagai seorang kementerian hukum dan HAM menunjukkan ketidakmampuan terhadap penyelesaian status politik bangsa Papua di Papua," tutur Agus.

Ia menegaskan, perjuangan yang dilakukan kelompoknya selama puluhan tahun tidak dapat direduksi hanya sebagai tuntutan peningkatan kesejahteraan.

"Perjuangan bangsa Papua selama 64 tahun di Papua itu adalah perjuangan tentang hak penentuan nasib sendiri," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Sebut Silakan Tuntut Keadilan, Tapi Jangan Minta Papua Merdeka!

Menteri HAM Natalius Pigai Sebut Silakan Tuntut Keadilan, Tapi Jangan Minta Papua Merdeka!

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:52 WIB

Otsus Papua Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Besaran Anggaran

Otsus Papua Harus Beri Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Besaran Anggaran

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×