Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:06 WIB
Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT
Posko PNM Peduli, selain menggelar dapur umum, PNM terus mengikuti perkembangan di lapangan dan menjangkau wilayah yang membutuhkan dukungan. (Dok: PNM)

Suara.com - Bagi warga yang masih bertahan di pengungsian setelah gempa mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), kebutuhan sehari-hari menjadi hal yang tidak bisa ditunda.

Melihat kondisi tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melalui PNM Peduli terus bergerak. Setelah memastikan kondisi karyawan dan memetakan nasabah serta masyarakat terdampak, PNM mulai menjangkau titik-titik pengungsian untuk menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan.

Gempa yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) turut berdampak pada 47 unit kerja PNM di wilayah Flores. Hingga proses pemantauan dilakukan, sebanyak 792 karyawan PNM telah berhasil dikonfirmasi kondisinya. Koordinasi dengan jaringan PNM di daerah terus dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi masyarakat, nasabah, dan Insan PNM yang terdampak.

Mulai Minggu (16/8/2026), tim PNM Peduli mulai bergerak membawa kebutuhan awal berupa makanan instan dan obat-obatan. (Dok: PNM)
Mulai Minggu (16/8/2026), tim PNM Peduli mulai bergerak membawa kebutuhan awal berupa makanan instan dan obat-obatan. (Dok: PNM)

Respons tersebut diperkuat dengan mengaktifkan tim RESPATI untuk melakukan kajian cepat di sejumlah wilayah. Pada Minggu (16/8/2026), tim mulai bergerak membawa kebutuhan awal berupa makanan instan dan obat-obatan.

Dari pemetaan di lapangan, kebutuhan masyarakat ternyata tidak hanya berkaitan dengan pangan. Kelompok rentan di pengungsian juga membutuhkan susu dan popok bayi, pembalut, serta perlengkapan kebersihan. PNM turut menyesuaikan bantuan agar lebih dekat dengan kebutuhan tersebut.

Pada Senin (17/8/2026), sebanyak 147 paket bantuan senilai Rp144 juta diberangkatkan dan menjangkau 1.347 penerima manfaat di delapan titik pengungsian dan wilayah terdampak.

“Dalam situasi bencana, kebutuhan masyarakat dapat berubah dengan cepat. Karena itu, PNM Peduli tidak hanya berfokus pada pengiriman bantuan, tetapi terlebih dahulu melihat kondisi dan kebutuhan di lapangan. Kami berharap bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan Insan PNM yang terdampak,” ujar Made Dwantara Wijaya, Pemimpin PNM Cabang Denpasar.

Pada hari Selasa (18/8/2026) tim RESPATI dan tim PNM Cabang Denpasar melakukan distribusi bantuan ke wilayak Alok Timur dan mendistribusikan bantuan berupa sembako dan peralatan kebersihan dan Kesehatan pribadi senilai Rp. 15 juta. Bantuan tersebut kemudian terus bergerak.

Pada Rabu (19/8/2026), tim PNM Cabang Denpasar bersama tim RESPATI dan PNM Peduli kembali menjangkau tiga titik pengungsian di Sambi Rampas dan sekitarnya, yakni Posko Golosita, Posko Wangkung, dan Posko Kecamatan Sambi Rampas.

baca juga
PNM Peduli juga mendukung kebutuhan dapur umum di wilayah Reok dan sekitarnya. (Dok: PNM)
PNM Peduli juga mendukung kebutuhan dapur umum di wilayah Reok dan sekitarnya. (Dok: PNM)

Sedikitnya 1.101 jiwa pengungsi menerima bantuan berupa air mineral, beras, mi instan, telur, sarden, roti, minyak goreng, dan susu. Di Posko Golosita, sebanyak 158 pengungsi yang mayoritas merupakan nasabah PNM Mekaar turut menerima bantuan.

Perjalanan tim tidak berhenti di posko pengungsian. PNM Peduli juga mendukung kebutuhan dapur umum di wilayah Reok dan sekitarnya dengan belanja kebutuhan seperti beras, telur, mi instan, air mineral, roti, minyak goreng, serta kebutuhan makanan lainnya.

Di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih, bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan paling dasar. Namun bagi PNM, respons terhadap bencana tidak berhenti pada penyaluran bantuan.

PNM terus memantau kondisi karyawan dan nasabah di wilayah terdampak. Bagi nasabah PNM Mekaar, dampak bencana juga dapat berarti terhentinya aktivitas usaha dan berkurangnya penghasilan keluarga. Karena itu, kondisi dan kebutuhan mereka akan terus menjadi bagian dari pemantauan PNM dalam proses pemulihan.

“Kami ingin memastikan bahwa ketika masyarakat sedang berada dalam situasi sulit, PNM tidak hanya datang membawa bantuan, tetapi juga tetap bersama mereka sampai kondisi berangsur pulih. Setelah kebutuhan darurat terpenuhi, kami akan terus melihat kebutuhan lanjutan, termasuk bagaimana nasabah dapat kembali menjalankan aktivitas dan usahanya,” ujar Direktur Utama PNM, Kindaris.

Selain mendirikan Posko PNM Peduli dan dapur umum, PNM terus memantau kondisi karyawan dan nasabah di wilayah terdampak. (Dok: PNM)
Selain mendirikan Posko PNM Peduli dan dapur umum, PNM terus memantau kondisi karyawan dan nasabah di wilayah terdampak. (Dok: PNM)

Melalui PNM Peduli, PNM akan terus mengikuti perkembangan di lapangan dan menjangkau wilayah yang membutuhkan dukungan. Dari satu posko ke posko lainnya, bantuan diupayakan hadir berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat.

Hadir di tengah bencana bukan hanya tentang memberikan bantuan. Lebih dari itu, PNM berupaya memastikan mereka yang terdampak tahu bahwa dalam masa sulit sekalipun, mereka tidak berjalan sendiri.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PNM Bangun Ekosistem Pembiayaan Mekaar, Bunga Delapan Persen

PNM Bangun Ekosistem Pembiayaan Mekaar, Bunga Delapan Persen

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:10 WIB

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Semester I 2026, PNM Perluas Pemberdayaan 12,4 Juta Perempuan Pelaku Usaha Ultra Mikro

Semester I 2026, PNM Perluas Pemberdayaan 12,4 Juta Perempuan Pelaku Usaha Ultra Mikro

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:40 WIB

PNM Hadirkan Dampak Berantai Bagi Lingkungan dan Ekonomi Pesisir di Hari Mangrove Sedunia

PNM Hadirkan Dampak Berantai Bagi Lingkungan dan Ekonomi Pesisir di Hari Mangrove Sedunia

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 13:44 WIB

Hari Anak Nasional: Perjuangan Veronika Reni dan Dukungan PNM Mekaar Wujudkan Prestasi Sang Anak

Hari Anak Nasional: Perjuangan Veronika Reni dan Dukungan PNM Mekaar Wujudkan Prestasi Sang Anak

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:38 WIB

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:29 WIB

Terkini

Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora

Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT

Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan

Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya

Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi

Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti

Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Perjuangkan Warisan Abad ke-18, Ahli Waris Raja Pagi Sinurat Gugat 12 Pihak ke Pengadilan

Perjuangkan Warisan Abad ke-18, Ahli Waris Raja Pagi Sinurat Gugat 12 Pihak ke Pengadilan

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba

Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Solo dan Magelang

Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Solo dan Magelang

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan

Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:54 WIB

×