Lebih Banyak Mudaratnya! Menkes Kabinet Bayangan Desak MBG Dihentikan

Muhamad Yasir

Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:59 WIB
Lebih Banyak Mudaratnya! Menkes Kabinet Bayangan Desak MBG Dihentikan
Aktivis yang tergabung dalam MBG Watch melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (15/7/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Menteri Kesehatan Kabinet Bayangan Irma Suryani mendesak program MBG dihentikan.
  • Berdasarkan riset MBG Watch, program tersebut dinilai memicu masalah kesehatan seperti keracunan dan tata kelola buruk.
  • Irma mengusulkan agar pemerintah mengganti program MBG dengan mekanisme bantuan langsung tunai.

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Kabinet Bayangan Irma Hidayana mendesak pemerintah menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai program unggulan pemerintah tersebut belum memberikan manfaat yang sebanding dengan berbagai persoalan yang muncul.

Seruan itu disampaikan Irma saat mengikuti Aksi Kamisan ke-921 di Jakarta, Kamis (20/8/2026). Menurutnya, evaluasi terhadap MBG perlu dilakukan secara menyeluruh, terutama dari sisi kesehatan, gizi, dan tata kelola program.

“Perlu dihentikan, stop, stop,” kata Irma kepada Suara.com di sela Aksi Kamisan, Kamis (20/8/2026).

Irma mengaku tergabung dalam MBG Watch di bawah Kementerian Kabinet Bayangan. Wadah tersebut menjadi bagian dari upaya masyarakat sipil dalam menyuarakan berbagai persoalan terkait pelaksanaan MBG.

Menurut Irma pihaknya juga telah melakukan riset mengenai program MBG dengan mengacu pada berbagai data dan persoalan yang terjadi di lapangan.

“Jadi kami sudah bekerja, udah bikin riset, karena kita ngomong nggak mau tidak berbasis data ya, media udah banyak meliput kejadian keracunan,"katanya.

Menurut Irma, persoalan MBG tidak sebatas kasus kesehatan dan gizi. Ia juga menyoroti aspek tata kelola yang dinilainya masih bermasalah.

“Intinya dari apa yang kami lakukan, baik melihat MBG dari sektor kesehatan dan gizi maupun tata kelola itu yang ada mudarat aja, manfaat nggak ada,” katanya.

Soroti Keracunan hingga Stunting

Irma yang berlatar belakang kesehatan juga mempertanyakan sejauh mana MBG mampu memperbaiki status gizi anak, termasuk mencegah stunting.

baca juga

Ia menilai persoalan keracunan yang muncul dalam pelaksanaan MBG justru menjadi catatan serius yang harus diperhatikan pemerintah.

“Program MBG tidak mungkin mendongkrak atau memperbaiki status gizi, alih-alih stunting, pertama keracunan, habis itu stunting itu tidak bisa diobati, hanya bisa dicegah," jelas Irma.

Ia kemudian menjelaskan bahwa stunting merupakan kondisi kronis yang berkaitan dengan masalah gizi pada periode awal kehidupan anak. Karena itu, menurut dia, intervensi untuk mencegah stunting harus dilakukan sebelum kondisi tersebut terjadi.

“Stunting itu irreversible condition kronik gizi akut yang dialami oleh anak di 1000 hari kehidupannya, jadi intervensinya harus sebelumnya,jadi gagal harus di-stop aja,” ujarnya.

Usul MBG Diubah Jadi Bantuan Tunai

Tak hanya meminta MBG dihentikan, Irma juga mengusulkan pemerintah mengubah pola bantuan menjadi transfer tunai kepada masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Adat Gelar Aksi Tolak PSN Mbay Lambo, Aparat: Wah Saya Lagi Nonton Film Porno

Perempuan Adat Gelar Aksi Tolak PSN Mbay Lambo, Aparat: Wah Saya Lagi Nonton Film Porno

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan

Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Kabinet Bayangan Bersama Petani Kendeng Gelar Upacara Rakyat Peringati Kemerdekaan

Kabinet Bayangan Bersama Petani Kendeng Gelar Upacara Rakyat Peringati Kemerdekaan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:41 WIB

Terkini

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:28 WIB

16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?

16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:25 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

×