Amankan Uang Rp1,5 Miliar, Kenapa KPK Belum Tetapkan Tersangka Kasus Bapenda Kabupaten Bogor?

Muhamad Yasir

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:40 WIB
Amankan Uang Rp1,5 Miliar, Kenapa KPK Belum Tetapkan Tersangka Kasus Bapenda Kabupaten Bogor?
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. [ANTARA/Rio Feisal]
baca 10 detik
  • KPK mengamankan uang sekitar Rp1,5 miliar terkait dugaan korupsi di Pemkab Bogor.
  • KPK menegaskan kegiatan di Bogor merupakan penyelidikan dan membantah adanya OTT.
  • Penyidik belum menetapkan tersangka karena masih memerlukan kecukupan alat bukti.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menetapkan satu pun tersangka dalam dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meski telah mengamankan uang sekitar Rp1,5 miliar.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik masih membutuhkan kecukupan alat bukti untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab dalam perkara tersebut.

"Belum ada kecukupan alat bukti untuk penetapan tersangka ataupun pihak-pihak yang kemudian bertanggung jawab dalam dugaan tindak pidana korupsi tersebut," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Budi menjelaskan, uang Rp1,5 miliar tersebut diamankan KPK saat perkara masih berada pada tahap penyelidikan. Karena itu, uang tersebut belum berstatus barang bukti hasil penyidikan.

"Memang ada sejumlah uang yang diamankan dalam rangkaian kegiatan penyelidikan tersebut dengan nilai sekitar Rp1,5 miliar. Uang yang diamankan pada tahap penyelidikan tersebut tentu nanti juga dilakukan penyitaan di tahap penyidikan," katanya.

Bukan OTT

Sebelumnya, KPK sempat menjadi sorotan setelah beredar informasi mengenai operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pemkab Bogor pada 20 Agustus 2026.

KPK kemudian membantah adanya OTT tersebut. Lembaga antirasuah menyatakan kegiatan yang dilakukan di Bogor merupakan bagian dari penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi.

Sehari setelahnya, KPK mengumumkan telah menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) umum terkait dugaan penerimaan uang oleh penyelenggara negara di lingkungan Pemkab Bogor.

baca juga

Dugaan tersebut berkaitan dengan pemotongan upah pungut di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bogor.

Karena sprindik yang diterbitkan masih bersifat umum, KPK hingga kini belum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti sekaligus mendalami pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Dibawa KPK ke Jakarta! Warek Unsoed Prof Noor Farid Masih Terlihat Santai dan Guyon di Kampus

Tak Dibawa KPK ke Jakarta! Warek Unsoed Prof Noor Farid Masih Terlihat Santai dan Guyon di Kampus

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:22 WIB

Ruang Pimpinan Unsoed di Lantai 3 Disegel KPK, Usai Rektor dan Wakilnya Kena OTT!

Ruang Pimpinan Unsoed di Lantai 3 Disegel KPK, Usai Rektor dan Wakilnya Kena OTT!

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:08 WIB

Bukan Prof Noor Farid, KPK Pastikan 2 Wakil Rektor Unsoed Ini yang Kena OTT Bareng Rektor

Bukan Prof Noor Farid, KPK Pastikan 2 Wakil Rektor Unsoed Ini yang Kena OTT Bareng Rektor

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Terkini

Amankan Uang Rp1,5 Miliar, Kenapa KPK Belum Tetapkan Tersangka Kasus Bapenda Kabupaten Bogor?

Amankan Uang Rp1,5 Miliar, Kenapa KPK Belum Tetapkan Tersangka Kasus Bapenda Kabupaten Bogor?

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Pengantin Pesanan: Saat Pernikahan Jadi Modus Perdagangan Orang

Pengantin Pesanan: Saat Pernikahan Jadi Modus Perdagangan Orang

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:40 WIB

BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT

BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Jakarta | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:40 WIB

BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank

BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank

Batam | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:39 WIB

BRI Group Raih Penghargaan Atas Kepemimpinan, ESG, Hingga Inklusi Keuangan

BRI Group Raih Penghargaan Atas Kepemimpinan, ESG, Hingga Inklusi Keuangan

Jogja | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:38 WIB

BRI Group Makin Diakui, Raih Enam Penghargaan Bergengsi Asia 2026

BRI Group Makin Diakui, Raih Enam Penghargaan Bergengsi Asia 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:34 WIB

BRI Group Raih Enam Penghargaan Internasional, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global

BRI Group Raih Enam Penghargaan Internasional, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global

Bali | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:33 WIB

Bahaya Laten Self-Diagnosis: Saat Gangguan Mental Berubah Jadi Tren Estetika di Media Sosial

Bahaya Laten Self-Diagnosis: Saat Gangguan Mental Berubah Jadi Tren Estetika di Media Sosial

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Enam Penghargaan untuk BRI Group, Bukti Kinerja dan Transformasi Berkelanjutan

Enam Penghargaan untuk BRI Group, Bukti Kinerja dan Transformasi Berkelanjutan

Jatim | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Menjelajahi Kedalaman Luka dan Nostalgia dalam The Grand Budapest Hotel

Menjelajahi Kedalaman Luka dan Nostalgia dalam The Grand Budapest Hotel

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:30 WIB

×